
Bola.net - Allenatore Juventus, Maurizio Sarri mendesak gelandang andalannya, Miralem Pjanic untuk bermain seperti layaknya pemain hebat jika mau terus mendapat kesempatan bermain.
Musim ini Pjanic sudah bermain sebanyak 32 kali di semua kompetisi. Gelandang internasional Bosnia itu tercatat sudah mencetak tiga gol dan empat assist.
Belakangan ini, tepatnya sebelum pandemi Covid-19 memaksa kompetisi berhenti, Pjanic mengalami penurunan performa yang cukup signifikan di Juventus.
Desakan Maurizio Sarri
Sarri mengakui bahwa Pjanic bermain di bawah standar. Eks pelatih Napoli itu pun menginginkan adanya perubahan sikap dari Pjanic di atas lapangan.
"Sekarang dia sepertinya sudah jauh membaik dibanding sebelum lockdown. Saya berbicara terang-terangan dengan Miralem, dia merupakan pemain luar biasa dan tak bisa tampil di bawah standar dalam empat atau lima laga, seperti yang terjadi belakangan ini," ujar Sarri kepada Sky Sport Italia.
"Dia sepakat dengan saya, dan awalnya kesulitan menemukan kekuatan untuk bereaksi, tapi dia harus meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia adalah pemain hebat," tambahnya.
"Dia bisa tampil buruk dalam satu pertandingam, tapi dia harus tetap menegakkan kepala dan bereaksi. Dia menjalani petualangan mental yang positif dan dia bisa kembali bangkit," tukasnya.
Rumor Kepergian Pjanic
Musim ini bisa jadi merupakan musim terakhir Pjanic berseragam Juventus. Pasalnya, pemain 30 tahun itu kabarnya diinginkan oleh Barcelona.
Juventus pun tak menutup kemungkinan untuk melepas Pjanic ke Camp Nou. Namun, kubu Si Nyonya Tua diklaim meminta pemain Barca sebagai gantinya.
Sederet pemain sempat dirumorkan menjadi alat pertukaran dengan Pjanic, mulai dari Arthur, Ansu Fati, hingga Ousmane Dembele.
Sumber: Sky Sport Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs AC Milan, Sarri: Laga Akan Berlangsung Terbuka
Liga Italia 11 Juni 2020, 21:45
-
Jadwal Semifinal Coppa Italia: Juventus vs AC Milan
Liga Italia 11 Juni 2020, 13:00
-
Maurizio Sarri Desak Miralem Pjanic Sadari Diri Kalau Dia Pemain Hebat
Liga Italia 11 Juni 2020, 06:30
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR