
Bola.net - AC Milan sukses membungkus kemenangan telak dalam lawatan mereka ke markas Bologna. Namun, skor mencolok 3-0 ternyata belum cukup memuaskan hasrat perfeksionis Massimiliano Allegri.
Rossoneri tampil trengginas di Stadio Dall’Ara pada Rabu (5/2/2026) dini hari WIB, meski harus turun gelanggang tanpa trisula andalan mereka. Absennya Rafael Leao, Christian Pulisic, dan Alexis Saelemaekers tak menyurutkan daya gedor tim tamu.
Tiga gol tanpa balas yang dilesakkan Ruben Loftus-Cheek, Christopher Nkunku, dan Adrien Rabiot menjadi bukti kedalaman skuad Milan. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor impresif mereka: tak terkalahkan dalam 22 pertandingan Serie A secara beruntun.
Kendati demikian, Allegri enggan terlena dengan euforia sesaat. Juru taktik berpengalaman ini menilai masih ada aspek teknis yang perlu dipoles jika Milan ingin mengamankan posisi di papan atas.
Eksperimen Darurat yang Manjur
Kunci kemenangan Milan malam itu terletak pada keberanian Allegri meramu lini depan "dadakan". Tanpa penyerang sayap murni, ia menduetkan Christopher Nkunku dan Ruben Loftus-Cheek sebagai ujung tombak untuk pertama kalinya sejak menit awal.
Perjudian ini terbayar lunas. Kedua pemain tersebut mampu mengacak-acak pertahanan Bologna yang sebenarnya dikenal cukup solid musim ini.
“Nkunku dan Loftus-Cheek adalah pemain dengan kualitas luar biasa besar,” puji Allegri kepada DAZN usai peluit panjang berbunyi.
Sang pelatih mengakui bahwa laga ini menuntut fokus tinggi. Bologna bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata, terutama saat bermain di kandang sendiri.
“Ini adalah pertandingan yang sejak awal harus kami tanggapi dengan serius, karena pertahanan mereka sangat baik. Bologna adalah tim berbahaya yang bermain bagus. Namun, anak-anak tampil apik baik saat bertahan maupun menyerang,” tambahnya.
Menang Telak, Tapi Belum Sempurna
Meski papan skor menunjukkan dominasi mutlak, Allegri menyoroti satu celah dalam permainan timnya: manajemen bola. Ia merasa penguasaan permainan Milan bisa lebih rapi lagi.
Kelancaran aliran bola malam itu, menurutnya, banyak terbantu oleh pergerakan cerdas dua penyerang barunya.
“Malam ini adalah pertandingan yang bagus. Namun menurut pendapat saya, kami harus melakukan manajemen bola dengan lebih baik lagi,” tegas Allegri memberikan evaluasi.
Ia kemudian menjelaskan lebih lanjut mengenai dampak duet barunya.
“Kami bermain bagus karena Nkunku dan Loftus-Cheek tampil baik, memungkinkan kami untuk bermain dengan bola dan memberikan kedalaman serangan,” imbuhnya.
Misi Mengunci Empat Besar
Bagi Allegri, kemenangan di Bologna bukan sekadar soal tiga poin, melainkan pencapaian psikologis. Milan kini telah menyentuh angka 50 poin, sebuah milestone penting dalam upaya mereka mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Pertahanan solid yang tidak membiarkan gawang kebobolan menjadi nilai plus tersendiri di mata sang allenatore.
“Penting bagi kami untuk mencapai 50 poin musim ini karena tujuan kami selalu mencapai empat besar,” ujar Allegri menekankan target utamanya.
Dengan jeda istirahat yang ada karena tidak bermain di hari Minggu, Allegri berharap skuadnya bisa pulih sepenuhnya. Ia ingin seluruh amunisi terbaiknya kembali tersedia untuk mengarungi sisa musim yang panjang.
“Kami bertahan sangat baik dari posisi 3-0, tidak kebobolan itu selalu bagus. Lebih penting untuk menatap ke depan, karena musim masih panjang dan kami masih butuh banyak poin untuk lolos ke Liga Champions. Kami akan menikmati jeda ini,” pungkasnya menutup sesi wawancara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang Besar, Capai 50 Poin, AC Milan yang Tak Pernah Puas
Liga Italia 4 Februari 2026, 14:13
-
Meski Kalahkan Bologna, Max Allegri Minta AC Milan Tidak Besar Kepala!
Liga Italia 4 Februari 2026, 10:30
LATEST UPDATE
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR