
Bola.net - Serie A menyajikan pertandingan sengit antara dua raksasa Italia, AC Milan melawan Juventus. Laga yang diselenggarakan di San Siro tersebut selesai dengan skor 3-1, di mana Juventus keluar sebagai pemenangnya.
Dua dari tiga gol Juventus dikantongi oleh Federico Chiesa, masing-masing pada menit ke-18 dan 62. Sementara satu lagi dicetak Weston McKennie saat pertandingan telah berjalan selama 76 menit.
AC Milan sendiri hanya bisa membalas lewat gol Davide Calabria pada menit ke-41. Gol ini sendiri mengundang kontroversi, sebab di dalamnya terdapat sebuah pelanggaran yang luput dari pandangan wasit.
Gol ini bermula ketika gelandang Juventus, Adrien Rabiot, sedang menggiring bola di wilayah pertahanan Milan. Lalu, Hakan Calhanoglu berinisiatif merebut bola darinya dengan cara melakukan kontak tubuh.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sudah Ada Pengecekan VAR
Kontak tubuh yang dilakukan Calhanoglu cukup keras hingga membuat Rabiot mengerang kesakitan di atas lapangan. Tapi wasit tidak mengindahkan momen tersebut dan membiarkan pertandingan terus berjalan.
Beberapa pemain Juventus menunjukkan sikap tidak terima terhadap wasit. Mereka melakukan gelombang protes begitu babak pertama usai. Namun wasit, bernama Massimiliano Irrati, tidak mengindahkan protes itu.
Lantas, mengapa VAR tidak mengintervensi? Rupanya, menurut Sky Sports, Irrati sudah melakukan pengecekan terhadap VAR yang saat itu diawasi oleh wasit asal Italia lainnya, Daniele Orsato.
Bukan Kesalahan
Proses diskusi berjalan selama beberapa detik saja dan dilakukan secara tenang. Setelahnya, ia mendapatkan izin untuk mensahkan gol Milan yang dicetak dengan indah oleh Davide Calabria.
Lebih lanjut, laporan tersebut mengemukakan kalau Orsato merasa keputusan wasit lapangan bukan sebuah kesalahan yang jelas. Sehingga Irrati tak perlu melakukan tinjauan di lapangan ataupun menganulir gol Milan.
Gol Calabria sempat membuat kedudukan kembali menjadi imbang 1-1, sebelum Chiesa dan McKennie mencetak gol kedua dan ketiga Juventus. Hasil ini membuat Juventus bisa menempati peringkat ke-4 dengan koleksi 30 poin.
Milan sendiri masih berada di puncak berhubung rival sekotanya, Inter Milan, juga menelan kekalahan saat bertemu Sampdoria hari Rabu (6/1/2021) kemarin. Namun, jarak antara mereka dengan Juventus jadi terpangkas jadi tujuh poin saja.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Terbaik dan Terburuk AC Milan vs Juventus: Federico Chiesa Membara
- AC Milan Setelah Kalah Lawan Juventus: Ambisius dan Percaya Diri Raih Scudetto
- Angkat Topi untuk Juventus, Stefano Pioli Ungkap Alasan Kekalahan AC Milan
- Perjalanan 27 Laga Tanpa Kekalahan AC Milan di Serie A Akhirnya Berakhir di Tangan Juventus
- 6 Pelajaran Duel AC Milan vs Juventus: Tetap Tegakkan Kepala, Rossoneri!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Girangnya Federico Chiesa Buat Dua Gol untuk Juventus
Liga Italia 7 Januari 2021, 22:00
-
Pahlawan Kemenangan Juventus Pastikan Cederanya Tidak Serius
Liga Italia 7 Januari 2021, 21:20
-
Kekalahan AC Milan dari Juventus Bikin Calabria Rindukan Milanisti
Liga Italia 7 Januari 2021, 19:54
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR