
Bola.net - Keputusan Manchester United melepas Scott McTominay ke Napoli kembali menjadi sorotan. Kali ini, kritik datang dari sosok berpengaruh dalam sepak bola Italia.
Gianfranco Zola secara terbuka menyalahkan Erik ten Hag. Menurutnya, kepindahan McTominay pada 2024 adalah kesalahan besar yang kini berbuah manis bagi Napoli.
Zola juga menyoroti dampak Rasmus Hojlund di Stadio Maradona. Striker muda itu dinilai menjadi elemen penting kebangkitan Partenopei.
Dengan kombinasi McTominay dan Hojlund, Zola yakin Napoli memiliki fondasi kuat. Musim 2025/2026 disebut sebagai momen emas untuk kembali berjaya.
Zola tentang McTominay dan Hojlund

Gazzetta dello Sport meminta Gianfranco Zola memprediksi sosok kunci Serie A pada 2026. Jawabannya menyinggung langsung Manchester United dan Erik ten Hag.
"Hojlund membuat semua orang gila, bahkan orang-orang di Manchester United. Setelah McTominay pergi karena keputusan sembrono Ten Hag, mereka melepaskan striker seperti itu.
“Ada juga Lautaro Martinez atau Marcus Thuram. Atau bahkan Cristian Chivu sendiri, atau Antonio Conte, yang bisa membuat sejarah dengan memenangkan dua gelar berturut-turut di Napoli.”
Bagi Zola, pernyataan itu bukan sekadar nostalgia. Ia melihat langsung bagaimana McTominay memberi keseimbangan dan Hojlund menghadirkan ancaman konstan di lini depan Napoli.
Keyakinan Zola: Napoli Menuju Scudetto

Zola melangkah lebih jauh dengan memprediksi Napoli juara Serie A 2025/2026. Jika terjadi, itu akan menjadi sejarah baru bagi klub asal Italia selatan tersebut.
“Saya pikir Inter tetap menjadi tim terbaik, meskipun hanya sedikit. Tapi saya romantis, dan saya akan mengatakan Napoli karena apa yang telah diwakilinya dalam hidup saya. Anak pertama saya lahir di sana, dan saya telah menerima begitu banyak.”
Saat ini, Napoli berada di peringkat ketiga klasemen Serie A. Mereka hanya terpaut dua poin dari Inter yang memimpin.
Laga penentuan akan hadir pada 11 Januari 2026. Napoli asuhan Antonio Conte dijadwalkan bertandang ke San Siro dalam duel yang bisa menentukan arah Scudetto.
Sumber: Gazzetta dello Sport
Baca Ini Juga:
- Butuh Bek Baru Januari 2026, AC Milan Justru Tolak Dua Nama Besar Ini
- Christensen Cedera Parah, Barcelona Bergerak Diam-Diam: Tiga Bek Serie A Masuk Radar
- Ternyata Spalletti Sempat Marah dan Beri 'Hairdryer Treatment' di Laga Juventus vs Pisa
- Juventus dan Blunder Terbesar Comolli: 1 Keputusan yang Memiliki Efek Berantai Panjang
- AC Milan 2 Laga dalam 60 Jam: Apakah Jadwal Padat vs Genoa dan Fiorentina Sesuai Regulasi?
- Bagaimana AC Milan Membongkar Blok Rendah Verona: Analisis Taktik dari Kemenangan 3-0 di San Siro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikritik karena Tarik Keluar Joshua Zirkzee di Tengah Laga, Begini Penjelasan Bos MU
Liga Inggris 31 Desember 2025, 14:35
LATEST UPDATE
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR