
Bola.net - AC Milan menutup 2025 dengan kemenangan 3-0 atas Hellas Verona di San Siro, hasil yang diraih lewat pendekatan vertikal yang efektif. Gol pembuka baru hadir di pengujung babak pertama, tetapi kontrol permainan sudah terlihat sejak awal.
AC Milan menghadapi blok rendah Verona yang rapi dan disiplin, kondisi yang kerap menyulitkan tim papan atas Serie A/Liga Italia. Pendekatan Massimiliano Allegri kali ini menekankan progresi cepat ke depan untuk memotong jarak antarlini lawan.
AC Milan akhirnya memecah kebuntuan melalui detail taktik, bukan ledakan kreativitas individual semata. Clean sheet dan margin kemenangan memberi konteks penting pada performa yang tampak sederhana di papan skor.
Tekanan Tinggi dan Jalan Vertikal AC Milan

Verona memulai laga dengan pendekatan tak lazim melalui tendangan awal langsung ke luar lapangan. Skema itu bertujuan memaksa situasi lemparan ke dalam lalu menekan secara horizontal.
Dengan garis pertahanan Verona yang rendah, Milan menguasai bola sambil menekan dengan lima pemain di fase awal. Struktur ini menjaga tiga bek tengah dan dua wing-back tetap aman di belakang.
Allegri mendorong Adrien Rabiot lebih tinggi untuk mendekat ke Christian Pulisic dan Christopher Nkunku. Tujuannya jelas, yaitu melewati mid-block Verona lewat umpan langsung dan lari tanpa bola.
Manipulasi Ruang di Lini Tengah AC Milan

Pergerakan bergantian Rabiot, Ruben Loftus-Cheek, dan Luka Modric menjadi kunci untuk menarik marker. Ruang di tengah kemudian terbuka bagi Pulisic dan Nkunku untuk menusuk dari lini kedua.
Milan mencatat peningkatan jumlah umpan panjang dibanding rata-rata laga sebelumnya. Angka tersebut mencerminkan pilihan sadar untuk mempercepat progresi serangan.
Gol pertama lahir dari situasi bola mati yang dieksekusi dengan presisi. Pulisic mengubah sudut dan kecepatan lari setelah Rabiot melakukan flick-on, sementara Loftus-Cheek menghalangi penjaganya.
Kontrol, Penalti, dan Disiplin Bertahan AC Milan

Babak kedua diawali dengan agresif lewat lemparan ke dalam cepat yang berujung pelanggaran terhadap Nkunku. Eksekusi penalti Nkunku menggunakan instep drive memberi keunggulan nyaman.
Gol ketiga hadir tak lama kemudian saat Verona terlalu dalam dan gagal menutup ruang tembak Modric. Pendekatan ini memaksa lawan terus bertahan dan kehilangan inisiatif.
Allegri menurunkan garis pertahanan untuk mengendalikan tempo dan risiko. Milan memenangi lebih banyak duel dan membatasi Verona hanya pada satu tembakan tepat sasaran dengan 0,04 xGOT. Pada akhirnya, kemenangan tiga gol tanpa balas pun sukses diamankan.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prediksi Chelsea vs Bournemouth 31 Desember 2025
- Prediksi Arsenal vs Aston Villa 31 Desember 2025
- Prediksi Man United vs Wolves 31 Desember 2025
- BRI Super League: Eliano Reijnders Memukau Sebagai Gelandang Bertahan Persib Bandung
- Arsenal vs Aston Villa: Duel Arteta vs Emery dalam Laga Krusial Perebutan Puncak
- Arsenal vs Aston Villa: 11 Kemenangan Beruntun Jadi Senjata Mengerikan Tim Tamu
- Man United vs Wolves: Beban Berat 11 Kekalahan Beruntun untuk Lawatan ke Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Biang Kerok AC Milan Belum Sepakati Kontrak Baru dengan Mike Maignan
Liga Italia 30 Desember 2025, 22:26
-
Butuh Bek Baru Januari 2026, AC Milan Justru Tolak Dua Nama Besar Ini
Liga Italia 30 Desember 2025, 16:40
LATEST UPDATE
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Inter 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:43
-
Prediksi Qarabag FK vs Newcastle 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:29
-
Imlek Pertama Ketemu Calon Mertua, Detail Kecil Ini Bisa Menentukan Hasil Akhir
Lain Lain 17 Februari 2026, 09:45
-
Prediksi Persib vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 09:21
-
Rating Pemain Barcelona usai Kalah 1-2 di Markas Girona: Semua Lini di Bawah Standar
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:52
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

























KOMENTAR