Bola.net - Sebelum hijrah ke Juventus di awal musim 2014/15, Alvaro Morata sudah merasakan dilatih dua orang berbeda di Real Madrid. Dua pelatih yang dimaksud adalah Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti.
Kini, Morata ditangani Massimiliano Allegri di skuat La Vecchia Signora. Bagaimana penilaian Morata tentang sang mantan arsitek AC Milan?
"Allegri? Dia sedikit seperti Mourinho dan sedikit seperti Ancelotti. Dia kadang sangat kalem, tapi tak jarang juga amarahnya sangat menakutkan. Itu bisa dilihat ketika dia ikut berjuang dengan tim dari tepi lapangan," papar Morata kepada La Gazzetta dello Sport.
Morata lantas mengungkapkan seperti apa sosok seorang Mourinho. Tak lupa, dia juga memberi penilaian terhadap Ancelotti yang datang menggantikan Mourinho. Apa yang Morata pelajari dari mereka berdua?
"Dari Mourinho, saya belajar hasrat untuk menang. Baginya, tak ada yang lain, kecuali kemenangan. Tak peduli bagaimana caranya, hasil akhir lah yang paling penting. Itu cara kerjanya," tutur Morata.
"Ancelotti memberi kesan tenang, tapi konsentrasinya luar biasa jika sedang mempersiapkan sebuah pertandingan. Dia lebih ramah, tapi bukan berarti dia lebih buruk dalam memotivasi tim. Dengan kata lain, setelah kacau bersama Mourinho, kehadirannya sangat dibutuhkan di Madrid," pungkasnya. (gaz/gia)
Kini, Morata ditangani Massimiliano Allegri di skuat La Vecchia Signora. Bagaimana penilaian Morata tentang sang mantan arsitek AC Milan?
"Allegri? Dia sedikit seperti Mourinho dan sedikit seperti Ancelotti. Dia kadang sangat kalem, tapi tak jarang juga amarahnya sangat menakutkan. Itu bisa dilihat ketika dia ikut berjuang dengan tim dari tepi lapangan," papar Morata kepada La Gazzetta dello Sport.
Morata lantas mengungkapkan seperti apa sosok seorang Mourinho. Tak lupa, dia juga memberi penilaian terhadap Ancelotti yang datang menggantikan Mourinho. Apa yang Morata pelajari dari mereka berdua?
"Dari Mourinho, saya belajar hasrat untuk menang. Baginya, tak ada yang lain, kecuali kemenangan. Tak peduli bagaimana caranya, hasil akhir lah yang paling penting. Itu cara kerjanya," tutur Morata.
"Ancelotti memberi kesan tenang, tapi konsentrasinya luar biasa jika sedang mempersiapkan sebuah pertandingan. Dia lebih ramah, tapi bukan berarti dia lebih buruk dalam memotivasi tim. Dengan kata lain, setelah kacau bersama Mourinho, kehadirannya sangat dibutuhkan di Madrid," pungkasnya. (gaz/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Morata: Buffon dan Pirlo Adalah Anugerah
Liga Italia 7 Februari 2015, 23:51
-
Morata Mengaku Lega Bisa Tinggalkan Madrid
Liga Italia 7 Februari 2015, 23:11
-
Morata: Italia Adalah Universitasnya Para Striker
Liga Italia 7 Februari 2015, 22:48
-
Morata Sudah Jatuh Cinta Pada Nyonya Tua
Liga Italia 7 Februari 2015, 21:55
-
Lawan Juventus, Montella Incar Final
Liga Italia 7 Februari 2015, 21:33
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR