Bola.net - - Pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya gagal menang melawan Genoa, terutama setelah insiden Daniele De Rossi di dalam kotak penalti.
Sebagaimana diketahui, Roma hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Genoa. Pada pertandingan di Marassi tersebut, Giallorossi unggul lebih dahulu lewat gol Stephan El-Shaarawy. Namun mereka menjatuhkan dua poin berharga itu setelah De Rossi menampar wajah Gianluca Lapadula dan Genoa mendapat hadiah penalti.
Penalti diberikan kepada tuan rumah setelah wasit meninjau ulang situasi yang terjadi di kotak penalti itu lewat bantuan VAR. Dan eksekusi penalti dilakukan dengan baik oleh Gianluca Lapadula.
"Sayang sekali dan De Rossi tahu dia membuat kesalahan, terutama dengan instrumen saat ini, anda tak bisa lolos dengan hal-hal seperti ini," ujarnya kepada Mediaset Premium.
"Saya tak suka kepemimpinan secara umum, karena kami memiliki 70 persen penguasaan bola dan Genoa hanya mendapatkan satu kartu kuning. Rasanya agak absurd dalam kemajuan permainan secara umum dan saya mengatakan itu pada wasit. Penting untuk melindungi tim yang mencoba memainkan sepakbola," sambungnya.
"Genoa memaksa kami bermain lambat. Kami memecahkan kebuntuan, tapi kemudian membayar harga mahal untuk kesalahan naif itu, bukan hanya soal penalti, tapi juga karena kami harus bermain dengan 10 pemain. Sayang sekali, karena kami kehilangan poin. Kami membaik dan kami menyadari itu, jadi ini adalah dua poin yang kami jatuhkan," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Roma Tak Belanja Pemain di Bulan Januari
Liga Spanyol 27 November 2017, 18:43
-
Pelatih Roma Sesalkan Insiden De Rossi dan Kepemimpinan Wasit
Liga Italia 27 November 2017, 12:23
-
De Rossi Minta Maaf Untuk Kartu Merah dan Penalti
Liga Italia 27 November 2017, 11:47
-
Video: Memalukan, De Rossi Tampar Lawan Lalu Diving
Open Play 26 November 2017, 23:59
-
Highlights Serie A: Genoa 1-1 AS Roma
Open Play 26 November 2017, 23:44
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR