
Bola.net - Bek andalan Juventus, Matthijs de Ligt menegaskan tekadnya untuk tampil bersinar di dalam lapangan, dan tak mempedulikan ejekan yang ia dapat soal penampilannya di luar lapangan.
De Ligt digaet Juventus dari Ajax pada 2019 lalu dengan biaya mencapai 75 juta euro, sebuah angka yang fantastis untuk pemain yang masih berusia 19 tahun.
De Ligt pun langsung menjadi andalan di lini belakang Juventus, meski musim ini ia beberapa kali sempat absen karena cedera dan positif Covid-19.
Penegasan De Ligt
De Ligt mengaku bahwa dirinya bisa dibilang 'kuno' dalam hal gaya berpakaian sehingga kerap mendapat ejekan. Namun, bek 21 tahun itu menganggap hal tersebut tak menganggunya.
“Saya selalu berpakaian seperti saya sekarang. Saya bukan penggemar berat pakaian desainer mahal. Saya adalah Matthijs, saya adalah diri saya sendiri dan Anda tidak akan melihat saya berlatih dengan setelan yang disesuaikan, sesederhana itu. Profesi saya adalah pemain sepak bola. Saya ingin menjadi bintang di lapangan," ujar De Ligt kepada de Volkskrant.
“Kadang-kadang saya ditertawakan di klub karena apa yang saya kenakan, tapi saya tidak peduli. Selama saya merasa nyaman dengan perilaku saya dan cara saya berpakaian, saya puas," tambahnya.
“Yang paling penting adalah tampil bagus di lapangan, lalu orang-orang lebih menghormati Anda daripada saat Anda mengenakan pakaian tertentu.” tukasnya.
Perubahan Drastis
Lebih lanjut, De Ligt juga mengungkapkan adanya perubahan drastis yang ia rasakan sebagai pesepakbola semenjak tiba di Turin, yakni semangat para masyarakat soal permainan si kulit bundar yang sangat luar biasa.
“Itu hal yang lucu di sini. Apakah Anda bermain bagus atau bermain buruk, Anda tetap menjadi pahlawan bagi para pendukung. Mereka sangat mengagumi pesepakbola di sini," tutur De Ligt.
“Di Belanda, saya hanyalah anak laki-laki biasa yang kebetulan bermain sepak bola. Di Italia, pesepakbola berdiri di atas rata-rata anggota masyarakat. Seperti itulah di sini," lanjutnya.
“Saya suka apresiasinya, tapi menyenangkan juga bisa berjalan-jalan di Belanda tanpa terlalu banyak didekati!” tandasnya.
Sumber: de Volkskrant
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diminta Pilih Mbappe Atau Haaland, Apa Jawaban Ronaldo?
Liga Italia 17 Mei 2021, 22:28
-
Cristiano Ronaldo Balik ke Manchester United? Kenapa Tidak?
Liga Inggris 17 Mei 2021, 20:33
-
Ihwal Pengganti Pirlo, Juventus Pertimbangkan Gattuso
Liga Italia 17 Mei 2021, 17:06
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR