
Bola.net - Vincenzo Italiano tak bisa menyembunyikan kekecewaan usai Bologna gagal menjuarai Supercoppa Italiana. Timnya harus mengakui keunggulan Napoli di partai final Piala Super Italia.
Laga final yang digelar di Riyadh itu berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Partenopei. Mimpi indah Bologna untuk menambah koleksi trofi harus kandas.
Italiano mengakui secara jantan bahwa lawan bermain jauh lebih superior di lapangan. Skuad asuhannya sudah tampil habis-habisan namun tak cukup kuat membendung Napoli.
Sang pelatih juga pasang badan terkait blunder fatal yang dilakukan kipernya. Ia menolak mencari kambing hitam atas kekalahan menyakitkan ini.
Napoli Fantastis, Neres Menggila
Italiano menilai Napoli tampil di luar ekspektasi dengan level permainan yang sangat tinggi. Sosok David Neres menjadi mimpi buruk nyata bagi pertahanan Bologna.
Bologna sempat punya peluang emas menyamakan skor lewat Lewis Ferguson. Namun, gol kedua Napoli benar-benar membunuh mental bertanding mereka.
"Kami mencoba melakukan segalanya yang kami bisa malam ini melawan tim yang tampil luar biasa, dengan Neres yang bermain menakjubkan," ujar Italiano kepada Sport Mediaset.
Upaya anak asuhnya untuk menaikkan tempo permainan ternyata belum cukup. Napoli dinilai layak menang karena performa mereka yang nyaris tanpa celah.
"Napoli menampilkan performa fantastis, kami memberikan segalanya, tapi tak mampu menaikkan level untuk menyamai mereka," akunya jujur.
Pembelaan untuk Federico Ravaglia
Sorotan tajam mengarah pada kiper Federico Ravaglia yang melakukan kesalahan fatal. Blunder operannya di area pertahanan sendiri berujung pada gol kedua lawan.
Meski begitu, Italiano enggan menyalahkan sang penjaga gawang yang sebelumnya tampil heroik. Ia menegaskan kecintaan Ravaglia pada klub tak perlu diragukan lagi.
"Ravaglia melakukan hal-hal hebat di laga sebelumnya, dia mengalami gangguan, tapi itu tak mengubah apa pun," bela sang pelatih.
Italiano bahkan menggambarkan loyalitas sang kiper dengan kalimat yang sangat emosional. Baginya, satu kesalahan tidak menghapus kontribusi besarnya.
"Dia sangat peduli dengan klub ini, seolah-olah dia memiliki tato warna Bologna di kulitnya," jelas Italiano.
Tak Ada Penyesalan di Final Kelima
Kekalahan ini menambah rekor buruk Italiano di partai puncak berbagai kompetisi. Ia tercatat kalah dalam empat dari lima final terakhir yang dijalaninya sebagai pelatih.
Walau kembali gagal angkat piala, ia tetap bangga pada perjuangan Lewis Ferguson dan kolega. Kesalahan teknis di laga final dianggap pelajaran berharga untuk masa depan.
"Saya tak punya penyesalan malam ini, karena para pemain memberikan segalanya," tegas Italiano.
Ia menyadari timnya kurang sabar saat menghadapi tim sekelas juara bertahan Liga Italia. Namun, mencapai final tetaplah sebuah prestasi tersendiri bagi Bologna.
"Mungkin kesalahan terbesar adalah mencoba memaksakan bola dan kurang sabar, tapi kami menghadapi Juara Bertahan Italia. Kami menghormati kompetisi ini," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli Juara Supercoppa! Antonio Conte Merendah, Tapi Sempat Sindir Manchester United
Liga Italia 23 Desember 2025, 08:54
-
Napoli Juara Supercoppa Italiana, Pesan De Laurentiis: Jangan Ragukan Antonio Conte!
Liga Italia 23 Desember 2025, 08:43
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR