
Bola.net - Pelatih Luciano Spalletti sukses menyulap Pierre Kalulu menjadi senjata mematikan baru bagi skuad Juventus. Peran bek ini sangat krusial dalam kemenangan telak 4-1 atas Parma, Senin (2/2/2026) dini hari WIB.
Spalletti memberikan tugas khusus yang membuat Kalulu tampil lebih agresif. Transformasi ini mengingatkan publik pada sosok Giovanni Di Lorenzo di Napoli.
Taktik tersebut terbukti ampuh mengacak-acak pertahanan lawan di Stadio Tardini. Kalulu bahkan menyumbang assist brilian untuk gol voli Weston McKennie.
Eksperimen ini menambah variasi serangan Bianconeri dari sektor sayap kanan. Spalletti pun membeberkan detail instruksi yang ia berikan.
Menciptakan Kekacauan di Pertahanan Lawan

Kalulu kini rajin melakukan overlap jauh ke depan membantu serangan. Pergerakan ini ditujukan untuk merusak struktur penjagaan tim lawan.
Kemampuan membaca momen menjadi kunci utama peran hibrida ini. Juventus kini bisa mengubah tempo permainan dari rapat menjadi melebar dalam sekejap.
"Posisi ini sangat penting untuk memberikan alternatif dan menciptakan kekacauan dalam penjagaan tim lawan," analisis Spalletti.
"Dia memiliki kemampuan untuk mulai berlari pada waktu yang tepat," tambahnya.
Pujian untuk Kapten Napoli

Menariknya, Spalletti juga menyempatkan diri mendoakan Di Lorenzo yang sedang cedera. Ia menyebut Kalulu sedang menuju level permainan yang sama dengan kapten Napoli itu.
Keduanya dianggap sebagai pemain yang lengkap dan cerdas menempatkan diri. Mereka bisa menjadi dirigen tempo permainan bagi rekan-rekannya.
"Dia (Di Lorenzo) adalah ahli dalam penempatan posisi di antar lini, dia pemain yang lengkap, dan Kalulu juga sedang menuju level itu," puji Spalletti.
"Dia mengatur tempo untuk rekan satu timnya," sambungnya.
Hubungan Unik dengan Pemain
Kemenangan telak ini juga diwarnai pujian pemain terhadap gaya melatih Spalletti. Gleison Bremer dan Weston McKennie menyebut sang pelatih sebagai sosok yang "unik".
Namun, Spalletti justru merendah dan meminta pemain memuji rekan setimnya saja. Ia menekankan pentingnya koneksi dan kenikmatan bermain sepak bola di lapangan.
"Apa yang fundamental bagi saya adalah memiliki hubungan baik dengan tim yang ingin menikmati sepak bolanya," ungkap Spalletti.
"Karena begitulah cara Anda mengeluarkan kualitas yang kita lihat hari ini," jelasnya lagi.
Kabar Buruk Kenan Yildiz
Sayangnya, kemenangan pesta gol ini memakan korban cedera. Bintang muda Kenan Yildiz harus ditarik keluar saat jeda babak pertama.
Pemain Turki itu mengeluhkan sakit pada ototnya usai tampil sejak menit awal. Kondisi ini menjadi alarm bahaya jelang laga lanjutan hari Kamis nanti.
"Kami memercayainya, tetapi dia sekarang merasa sedikit sakit bahkan saat berjalan, jadi kami harus mengevaluasinya," terang Spalletti.
"Saya pikir akan sulit untuk menyiapkannya hari Kamis nanti," tutup sang pelatih dengan nada khawatir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bremer Monster di Tardini! Rapor Pemain Juventus Saat Pesta Gol di Markas Parma
Liga Italia 2 Februari 2026, 11:43
-
Efek Luciano Spalletti: Juventus Menggila, Pemain Bahagia
Liga Italia 2 Februari 2026, 08:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 08:00
-
Cristiano Ronaldo dan Menit Bermainnya yang Terasa Janggal
Piala Dunia 29 Juni 2026, 07:00
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
-
Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:31
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Kanada: Stephen Eustaquio
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:16
-
Hasil Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit 90+2 Kirim Kanada ke 16 Besar
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:04
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
-
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:53
-
Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:37
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41

























KOMENTAR