Ini merupakan pengingat bagi Roma, yang barus saja cuma bisa meraih hasil imbang menjamu Austria Vienna di Liga Europa. Dalam laga tersebut, Roma kebobolan terlebih dahulu, lalu berbalik memimpin 3-1 lewat dua gol Stephan El Shaarawy dan satu dari Alessandro Florenzi. Namun Roma seolah merasa sudah menang, dan seperti ketiduran di babak kedua. Hasilnya, tim tamu mencetak dua gol hanya dalam kurun waktu 120 detik di penghujung laga dan memaksakan skor imbang 3-3.
Roma tak boleh mengulanginya saat melawan Palermo di tempat yang sama. Pasalnya, ini adalah peluang bagus bagi pasukan Luciano Spalletti untuk memangkas jarak lima poin dengan , karena juara bertahan dan pemimpin klasemen sementara itu akan terlebih dahulu melakoni lawatan sulit ke markas AC Milan.
Palermo mungkin bukan lawan mudah, dan bisa menciptakan ancaman lewat striker Ilija Nestorovski yang sudah mencetak tiga gol di Serie A musim ini.
Anak-anak asuh Roberto De Zerbi masih belum pernah kalah dalam semua laga tandang mereka di Serie A musim ini. Palermo sukses menahan seri 1-1 Inter Milan, Crotone dan Sampdria serta menang 1-0 di kandang Atalanta. Namun, Rosanero sedang berada dalam form buruk, tak pernah menang dalam tiga laga terakhirnya (S1 K2), termasuk 1-0 melawan Juventus dan terakhir tumbang 1-4 menjamu Torino, yang membuat mereka terdampar di zona merah.
Wajar jika Roma, yang rekor kandangnya di Serie A musim ini masih sempurna (M4), lebih difavoritkan menang. Selain unggul kualitas skuat, Roma juga pasti terlecut untuk membayar kesalahan dari laga melawan Vienna sekaligus mencoba memangkas jarak dengan La Vecchia Signora.
Melawan Vienna, kapten Francesco Totti melakoni penampilannya yang ke-100 di Eropa dan menorehkan dua assist - yang membuatnya jadi pengoleksi assist terbanyak sementara (5) di Liga Europa 2016/17. Melawan Palermo nanti, Totti sepertinya tidak bakal jadi starter. Spalletti bakal kembali mengandalkan Edin Dzeko sebagai ujung tombak dengan dukungan Mohamed Salah, Radja Nainggolan dan El Shaarawy di belakangnya dalam formasi 4-2-3-1.
Apapun skemanya dan siapapun pemain yang dipercaya Spalletti untuk turun dari menit awal, Roma tetap punya peluang bagus untuk meraih poin maksimal. Namun, berkaca dari hasil imbang kontra Vienna, Roma harus selalu ingat bahwa laga dimainkan selama 90 menit dan takkan selesai sebelum wasit meniup peluit panjang.
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Roma (4-2-3-1): Szczesny; Florenzi, Manolas, Fazio, Juan Jesus; Paredes, De Rossi; Salah, Nainggolan, El Shaarawy; Dzeko.
Palermo (3-4-2-1): Posavec; Cionek, Goldaniga, Gonzalez; Rispoli, Jajalo, Bruno Henrique, Aleesami; Diamanti, Hiljemark; Nestorovski.
HEAD TO HEAD (6 PERTEMUAN TERAKHIR)
22-02-2016 Roma 5-0 Palermo (Serie A)
04-10-2015 Palermo 2-4 Roma (Serie A)
01-06-2015 Roma 1-2 Palermo (Serie A)
18-01-2015 Palermo 1-1 Roma (Serie A)
30-03-2013 Palermo 2-0 Roma (Serie A)
05-11-2012 Roma 4-1 Palermo (Serie A).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR ROMA
25-09-2016 Torino 3-1 Roma (Serie A)
30-09-2016 Roma 4-0 Astra (UEL)
03-10-2016 Roma 2-1 Inter (Serie A)
15-10-2016 Napoli 1-3 Roma (Serie A)
21-10-2016 Roma 3-3 Vienna (UEL).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR PALERMO
18-09-2016 Crotone 1-1 Palermo (Serie A)
22-09-2016 Atalanta 0-1 Palermo (Serie A)
24-09-2016 Palermo 0-1 Juventus (Serie A)
02-10-2016 Sampdoria 1-1 Palermo (Serie A)
18-10-2016 Palermo 1-4 Torino (Serie A).
PREDIKSI SKOR
Palermo punya kemampuan untuk mencetak gol meski main tandang. Jadi, Roma sama sekali tidak boleh lengah.
Namun, jika sanggup menampilkan performa seperti ketika menang 2-1 menjamu Inter Milan atau saat mengalahkan Napoli 3-1 di San Paolo, dengan kualitas dasar mereka, Roma bisa seharusnya menang. Roma cuma perlu menjaga konsentrasi selama 90 menit penuh, tidak seperti ketika dipaksa main imbang oleh Austria Vienna.
Di Serie A musim lalu, Roma menang 5-0 menjamu Palermo, di mana Dzeko dan Salah masing-masing menyumbang dua gol. Roma punya kualitas untuk kembali menang atas Palermo, tapi mungkin takkan setelak sebelumnya.
Prediksi skor akhir: AS Roma 3-1 Palermo.
Klik di sini untuk melihat data dan fakta penting terkait duel Roma vs Palermo (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Chelsea vs Manchester United 23 Oktober 2016
Liga Inggris 21 Oktober 2016, 17:00
-
Prediksi Atalanta vs Inter Milan 23 Oktober 2016
Liga Italia 21 Oktober 2016, 16:01
-
Prediksi AS Roma vs Palermo 24 Oktober 2016
Liga Italia 21 Oktober 2016, 16:00
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Oktober 2016
Liga Spanyol 21 Oktober 2016, 15:00
-
Prediksi Sevilla vs Atletico Madrid 23 Oktober 2016
Liga Spanyol 21 Oktober 2016, 11:01
LATEST UPDATE
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
-
Tempat Menonton Tottenham vs Arsenal Malam Ini, Tayang di TV Lokal?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:47
-
Manchester United Bisa Daratkan Bintang Newcastle Ini, Tapi...
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:32
-
Tempat Menonton Persib vs Persita Hari Ini: Main Jam Berapa, dan Tayang di TV Mana?
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 15:11
-
Manchester United Siap Uji Keangkeran Stadion Baru Everton
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:02
-
Digosipkan Balik ke MU, Scott McTominay Pilih Bertahan di Napoli?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:52
-
Kabar Terbaru Mason Mount dan Matthijs De Ligt, Bisa Main di Laga Everton vs MU?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR