
Bola.net - Kemenangan 2-0 atas Cremonese menjadi penanda penting dalam perjalanan AC Milan di pekan ke-27 Serie A. Laga di Stadio Giovanni Zini, Minggu (1/3) malam WIB, memang berjalan alot, namun Rossoneri berhasil memaksimalkan momentum di menit akhir.
Dua gol yang lahir di fase penentuan memastikan Milan pulang dengan poin penuh. Kemenangan ini tidak hanya bernilai secara matematis, tetapi juga krusial dalam menjaga tekanan di papan atas klasemen. Milan tetap berada dalam jalur persaingan musim ini.
Bagi Rafael Leao, hasil di Cremona adalah fondasi mental menuju laga berikutnya. Winger asal Portugal itu menjadi salah satu pembeda, baik lewat kontribusi di lapangan maupun kepemimpinan dalam momen krusial.
Sorotan pun langsung mengarah ke pertandingan selanjutnya. Derby della Madonnina kontra Inter Milan sudah menanti. Leao menyebut duel tersebut sebagai laga dengan bobot emosional dan kompetitif yang jauh melampaui sekadar tiga poin.
Kemenangan Penting dan Fokus Liga Champions
Leao menegaskan bahwa kemenangan atas Cremonese memiliki arti strategis bagi Milan. Bermain di kandang lawan dengan tekanan tinggi, Rossoneri mampu bertahan hingga akhir dan memukul balik di waktu yang menentukan.
“Tujuan utama kami adalah kembali ke Liga Champions. Kami menjalani musim yang hebat dan ini adalah pertandingan yang sangat penting,” kata Leao setelah peluit akhir dibunyikan.
Pernyataan tersebut mencerminkan prioritas Milan musim ini. Fokus Leao tidak semata pada statistik individu, melainkan pada target kolektif yang lebih besar. Liga Champions menjadi tolok ukur kesuksesan Rossoneri.
Secara performa, Leao terus menunjukkan konsistensi. Golnya ke gawang Cremonese menjadi yang kesembilan di Serie A musim ini, sekaligus mengukuhkannya sebagai pencetak gol terbanyak Milan di liga.
Derby yang Lebih dari Sekadar Tiga Poin
Setelah kemenangan di Cremona, perhatian Milan langsung tertuju ke Derby della Madonnina. Inter, yang memimpin klasemen sementara, akan menjadi ujian berikutnya dalam fase krusial musim.
“Kami harus menyelesaikan musim dengan baik dan ini akan menjadi pertandingan besar lainnya melawan Inter, bukan hanya menentukan poin, karena derby selalu merupakan pertandingan pribadi,” kata Leao.
Leao juga menekankan sikap respek terhadap rival sekota. Ia menyadari kualitas Inter, tetapi menegaskan Milan tidak akan datang dengan mental inferior.
“Kami sangat menghormati Inter karena mereka adalah tim yang hebat, tetapi kami akan bermain bagus dan mencoba mendapatkan hasil."
“Derby adalah pertandingan yang hebat untuk dimainkan, Anda dapat merasakannya bahkan di luar Milan. Semua orang ingin bermain dalam pertandingan seperti ini, untuk menang atau mati," tegasnya.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Man of the Match Cremonese vs AC Milan: Strahinja Pavlovic
- Hasil Cremonese vs Milan: 2 Gol Menit-Menit Akhir Pastikan Kemenangan Rossoneri
- Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
- Roma vs Juventus: Alasan Mengapa Si Nyonya Tua Layak Diunggulkan Meraup Poin Penuh
- Momentum Kebangkitan Inter usai Tersingkir dari Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Cremonese vs AC Milan: Strahinja Pavlovic
Liga Italia 1 Maret 2026, 21:14
LATEST UPDATE
-
Hasil Man Utd vs Crystal Palace: Setan Merah 'Memasak' Lagi!
Liga Inggris 1 Maret 2026, 23:02
-
Hasil BRI Super League: Persis Solo dan Bhayangkara FC Ukir Kemenangan
Bola Indonesia 1 Maret 2026, 22:32
-
Man of the Match Cremonese vs AC Milan: Strahinja Pavlovic
Liga Italia 1 Maret 2026, 21:14
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persib 2 Maret 2026
Bola Indonesia 1 Maret 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persita 2 Maret 2026
Liga Italia 1 Maret 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21




















KOMENTAR