
Bola.net - Kekalahan pahit dialami AC Milan saat menjamu Udinese di San Siro pada pekan ke-32 Serie A 2025-2026. Tim tuan rumah digilas tanpa ampun dan harus menyerah dengan skor telak 0-3 di hadapan pendukungnya sendiri.
Hasil ini datang di momen krusial bagi AC Milan yang tengah berjuang mengamankan posisi empat besar. Alih-alih bangkit setelah kalah dari Napoli, Rossoneri justru tampil di bawah standar.
Tiga gol Udinese lahir dari bunuh diri Davide Bartesaghi serta aksi Jurgen Ekkelenkamp dan Arthur Atta. Lini pertahanan yang rapuh dan penyelesaian akhir yang buruk menjadi faktor utama kekalahan.
Kiper dan Lini Belakang AC Milan

Mike Maignan mendapat nilai 6 meski kebobolan tiga gol sepanjang laga. Ia tampil cukup baik dengan beberapa penyelamatan penting yang mencegah skor lebih besar.
Zachary Athekame hanya bermain 45 menit dan memperoleh nilai 5,5. Kontribusinya minim meski sempat melakukan satu penetrasi menjanjikan ke kotak penalti.
Koni De Winter tampil kurang solid dan mendapat nilai 5. Ia gagal mengantisipasi situasi penting yang berujung gol kedua dan ketiga.
Strahinja Pavlovic juga memperoleh nilai 5 setelah kesulitan menghadapi tekanan lawan. Selain itu, ia menyia-nyiakan peluang emas di depan gawang.
Davide Bartesaghi mendapat nilai 5,5 meski mencetak gol bunuh diri. Ia masih menunjukkan kontribusi dalam fase pembangunan serangan.
Lini Tengah AC Milan

Samuele Ricci tampil datar dengan nilai 5,5 sepanjang pertandingan. Pergerakannya terlihat lambat dan kurang efektif saat menguasai bola.
Luka Modric menjadi pemain terbaik di lini tengah dengan nilai 6. Ia mampu mengalirkan bola dengan baik dan membuka ruang bagi rekan setim.
Adrien Rabiot mendapat nilai 5,5 setelah beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya. Pengambilan keputusannya juga kurang optimal dalam sejumlah momen.
Lini Depan AC Milan

Alexis Saelemaekers memperoleh nilai 5,5 meski nyaris mencetak gol lewat volley. Perubahan posisi membuat kontribusinya tidak maksimal.
Rafael Leao hanya mendapat nilai 5 setelah membuang beberapa peluang emas. Reaksi penonton di akhir laga menggambarkan kekecewaan atas performanya.
Christian Pulisic menjadi salah satu pemain yang cukup aktif dengan nilai 6. Ia menciptakan beberapa peluang meski penyelesaian akhirnya masih perlu ditingkatkan.
Pemain Pengganti AC Milan

Niclas Fullkrug mendapat nilai 5,5 setelah tampil inkonsisten. Ia sempat menciptakan peluang, tapi gagal memanfaatkannya dengan baik.
Youssouf Fofana juga memperoleh nilai 5,5 meski membawa energi baru. Ia menyia-nyiakan peluang besar akibat kontrol bola yang buruk.
Christopher Nkunku, Ardon Jashari, dan Ruben Loftus-Cheek tidak mendapat penilaian. Waktu bermain yang terbatas membuat kontribusi mereka sulit diukur.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Dibantai Udinese 0-3, Rafael Leao Disoraki Fans di San Siro
Liga Italia 12 April 2026, 15:35
-
Adrien Rabiot Ungkap Masalah Milan Usai Kalah dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 14:32
-
AC Milan: Perubahan Formasi yang Justru Membuka Celah Besar di Lini Belakang
Liga Italia 12 April 2026, 07:00
-
Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
-
Joan Laporta: Jika Wasit Adil, Spanyol akan Juara Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR