
Bola.net - Napoli sukses melaju ke babak final Coppa Italia setelah mengandaskan AS Roma dengan skor 3-0 pada semifinal kedua di San Paolo dini hari tadi (13/2).
Tiga gol kemenangan Partenopei masing-masing dicetak oleh Jose Callejon (33'), Gonzalo Higuain (48'), dan Jorginho di menit ke 51.
Laga ini menjadi pertarungan habis-habisan bagi kedua tim. Pasalnya, baik Napoli maupun Roma masih berpeluang lolos ke partai puncak.
Namun jika dilihat dari apa yang terjadi di lapangan pada babak pertama, angin keberuntungan berhembus untuk Napoli. Benar saja, meski menyerang sejak awal laga, Roma harus tertinggal lebih dulu setelah tuan rumah berhasil mencuri gol melalui Callejon.
Tertinggal satu gol, Giallorossi berusaha bangkit dan membalas. Beberapa serangan mereka sempat mengancam gawang Partenopei. Namun gol yang dinantikan tim tamu tak kunjung datang.
Upaya tersebut berlanjut hingga lima menit menjelang babak pertama berakhir. Namun sayang, hingga turun minum Napoli masih tangguh mempertahankan keunggulan dan membuat skor agregat sementara menjadi 3-3.
Memasuki babak kedua, alih-alih membalas gol dari Napoli, Roma justru kembali kebobolan. Tiga menit pertandingan paruh kedua dimulai, Higuain sukses melesakkan bola ke gawang tamunya setelah memanfaatkan umpan dari Callejon.
Langkah Giallorossi untuk menembus final semakin berat tentunya dengan kedudukan 2-0 ini. Namun mereka tak mampu menahan permainan menyerang tuan rumah.
Alhasil di menit ke 56, gawang Morgan De Sanctis harus kembali jebol untuk yang ke tiga kalinya di laga ini. Melalui aksi Jorginho, Napoli semakin memantapkan keunggulan menjadi 3-0.
Tertinggal telak, Roma mulai melakukan perubahan. Alessandro Florenzi dan Fransesco Totti dimasukkan guna menambah daya dobrak mereka. Namun perubahan tersebut belum membuahkan hasil hingga laga memasuki menit ke 70.
Sebaliknya, tuan rumah semakin nyaman melakoni laga. Dengan kedudukan 3-0, tentu laga final telah berada di depan mata para penggawa Napoli. Mereka pun mengendurkan serangan dengan sesekali melakukan serangan balik cepat.
Tim tamu mulai frustrasi dengan laga ini. Terancam gagal lolos ke final, bukannya mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan, Roma justru harus bermain dengan 10 pemain. Kevin Strootman harus di-espulso wasit setelah mengantongi dua kartu kuning.
Bermain 10 orang tentu membuat tim tamu semakin berat melakoni laga. Dan benar saja mereka gagal mencetak gol di laga ini. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit tanda berakhirnya laga, tak ada gol lagi tercipta. Napoli pun lolos ke final dengan agregat gol 5-3. Mereka bakal bertemu Fiorentina di partai puncak nanti.
Susunan line-up kedua tim:
Napoli (4-2-3-1): Reina; Maggio, Fernandez, Albiol, Ghoulam; Inler, Jorginho (Henrique 85'); Mertens, Hamsik (Behrami 76'), Callejon; Higuain (Insigne 82').
Roma (4-3-3): De Sanctis; Torosidis (Maicon 49'), Benatia, Castan, Bastos; Pjanic (Totti 62'), De Rossi, Strootman; Ljajic (Florenzi 56'), Destro, Gervinho. (bola/gag)
Tiga gol kemenangan Partenopei masing-masing dicetak oleh Jose Callejon (33'), Gonzalo Higuain (48'), dan Jorginho di menit ke 51.
Laga ini menjadi pertarungan habis-habisan bagi kedua tim. Pasalnya, baik Napoli maupun Roma masih berpeluang lolos ke partai puncak.
Namun jika dilihat dari apa yang terjadi di lapangan pada babak pertama, angin keberuntungan berhembus untuk Napoli. Benar saja, meski menyerang sejak awal laga, Roma harus tertinggal lebih dulu setelah tuan rumah berhasil mencuri gol melalui Callejon.
Tertinggal satu gol, Giallorossi berusaha bangkit dan membalas. Beberapa serangan mereka sempat mengancam gawang Partenopei. Namun gol yang dinantikan tim tamu tak kunjung datang.
Upaya tersebut berlanjut hingga lima menit menjelang babak pertama berakhir. Namun sayang, hingga turun minum Napoli masih tangguh mempertahankan keunggulan dan membuat skor agregat sementara menjadi 3-3.
Memasuki babak kedua, alih-alih membalas gol dari Napoli, Roma justru kembali kebobolan. Tiga menit pertandingan paruh kedua dimulai, Higuain sukses melesakkan bola ke gawang tamunya setelah memanfaatkan umpan dari Callejon.
Langkah Giallorossi untuk menembus final semakin berat tentunya dengan kedudukan 2-0 ini. Namun mereka tak mampu menahan permainan menyerang tuan rumah.
Alhasil di menit ke 56, gawang Morgan De Sanctis harus kembali jebol untuk yang ke tiga kalinya di laga ini. Melalui aksi Jorginho, Napoli semakin memantapkan keunggulan menjadi 3-0.
Tertinggal telak, Roma mulai melakukan perubahan. Alessandro Florenzi dan Fransesco Totti dimasukkan guna menambah daya dobrak mereka. Namun perubahan tersebut belum membuahkan hasil hingga laga memasuki menit ke 70.
Sebaliknya, tuan rumah semakin nyaman melakoni laga. Dengan kedudukan 3-0, tentu laga final telah berada di depan mata para penggawa Napoli. Mereka pun mengendurkan serangan dengan sesekali melakukan serangan balik cepat.
Tim tamu mulai frustrasi dengan laga ini. Terancam gagal lolos ke final, bukannya mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan, Roma justru harus bermain dengan 10 pemain. Kevin Strootman harus di-espulso wasit setelah mengantongi dua kartu kuning.
Bermain 10 orang tentu membuat tim tamu semakin berat melakoni laga. Dan benar saja mereka gagal mencetak gol di laga ini. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit tanda berakhirnya laga, tak ada gol lagi tercipta. Napoli pun lolos ke final dengan agregat gol 5-3. Mereka bakal bertemu Fiorentina di partai puncak nanti.
Susunan line-up kedua tim:
Napoli (4-2-3-1): Reina; Maggio, Fernandez, Albiol, Ghoulam; Inler, Jorginho (Henrique 85'); Mertens, Hamsik (Behrami 76'), Callejon; Higuain (Insigne 82').
Roma (4-3-3): De Sanctis; Torosidis (Maicon 49'), Benatia, Castan, Bastos; Pjanic (Totti 62'), De Rossi, Strootman; Ljajic (Florenzi 56'), Destro, Gervinho. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Totti, Pemain Italia Terhebat Sepanjang Masa
Liga Italia 13 Februari 2014, 21:41
-
Inilah Pemain Italia Terbaik Menurut Roberto Carlos
Liga Italia 13 Februari 2014, 12:26
-
Higuain: Kami Sangat Pantas Singkirkan Roma
Liga Italia 13 Februari 2014, 12:12
-
Rudi Garcia: Semua Salah Sejak Leg Pertama
Liga Italia 13 Februari 2014, 11:56
-
Gervinho: Duet Saya dan Totti Ditakuti Lawan
Liga Italia 13 Februari 2014, 10:38
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR