
Bola.net - Internazionale gagal meraup poin penuh saat bertandang ke markas Cagliari. Menargetkan kemenangan, Nerazzurri hanya mampu bermain imbang 1-1 (29/09).
Tim tamu mampu unggul lebih dulu melalui Mauro Icardi (75'). Namun, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan sekaligus menggagalkan kemenangan Inter berkat gol Radja Nainggolan (83').
Dengan hasil ini kutukan Inter saat melawan Cagliari terus berlanjut. Nerazzurri tak mampu menang atas Cagliari. Terakhir, mereka berhasil mengalahkan Cagliari pada tahun 2010 silam dengan skor 1-0 melalui gol Samuel Eto'o.
Bertandang ke Stadio Nereo Rocco, Inter langsung tampil menyerang. Hasilnya Nerazzurri mendapat peluang melalui sundulan Ishak Belfodil. Namun peluang tersebut masih mampu digagalkan Michael Agazzi dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Kondisi lapangan yang tergenang air hujan tak membuat serangan tim tamu mengendur. Mereka terus membombardir pertahanan tuan rumah. Beruntung bagi Cagliari, penampilan Agazzi masih mampu membuat gawang mereka tetap terjaga.
Terus menerus mendapat tekanan, tuan rumah bukannya tanpa peluang. Di menit 30, sundulan Mauricio Pinilla nyaris saja membuat Cagliari unggul. Sayang, Samir Handanovic yang diandalkan Inter di bawah mistar gawang masih mampu mengamankan bola. Hingga turun minum, kedudukan tanpa gol masih bertahan.
Memasuki babak kedua, Walter Mazzarri melakukan perubahan. Ricardo Alvarez ditarik keluar dan digantikan Icardi. Gelandang asal Argentina tersebut tampaknya mengalami cedera dan tak mampu melanjutkan pertandingan.
Masuknya Icardi benar-benar menjadi solusi kebuntuan Inter. Terbukti, pemain berusia 20 tahun tersebut mampu membawa Nerazzurri unggul. Mendapatkan umpan crossing dari Yuto Nagatomo, sundulan Icardi mampu merobek jala gawang Cagliari.
Unggul satu gol tak membuat tim tamu mengendurkan serangannya. Sayang, keasyikan menyerang gawang mereka harus rela dibobol Nainggolan dan membuat kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki detik-detik akhir pertandingan, Inter ngotot menyerang. Mereka tampak memburu gol kemenangan. Namun sayang, hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor imbang 1-1 tak berubah.
Starting line-up kedua tim:
Cagliari (4-3-1-2): Agazzi; Perico, Rossettini, Astori, Murru; Dessena, Conti, Nainggolan; Cabrera (Ibraimi 61'); Pinilla (Sau 74'), Ibarbo.
Internazionale (3-5-1-1): Handanovic; Rolando, Ranocchia (Milito 88'), Juan Jesus; Nagatomo, Guarin, Cambiasso, Kovacic, Pereira; Alvarez (Icardi 46'); Belfodil (Palacio 64'). (bola/gag)
Tim tamu mampu unggul lebih dulu melalui Mauro Icardi (75'). Namun, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan sekaligus menggagalkan kemenangan Inter berkat gol Radja Nainggolan (83').
Dengan hasil ini kutukan Inter saat melawan Cagliari terus berlanjut. Nerazzurri tak mampu menang atas Cagliari. Terakhir, mereka berhasil mengalahkan Cagliari pada tahun 2010 silam dengan skor 1-0 melalui gol Samuel Eto'o.
Bertandang ke Stadio Nereo Rocco, Inter langsung tampil menyerang. Hasilnya Nerazzurri mendapat peluang melalui sundulan Ishak Belfodil. Namun peluang tersebut masih mampu digagalkan Michael Agazzi dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Kondisi lapangan yang tergenang air hujan tak membuat serangan tim tamu mengendur. Mereka terus membombardir pertahanan tuan rumah. Beruntung bagi Cagliari, penampilan Agazzi masih mampu membuat gawang mereka tetap terjaga.
Terus menerus mendapat tekanan, tuan rumah bukannya tanpa peluang. Di menit 30, sundulan Mauricio Pinilla nyaris saja membuat Cagliari unggul. Sayang, Samir Handanovic yang diandalkan Inter di bawah mistar gawang masih mampu mengamankan bola. Hingga turun minum, kedudukan tanpa gol masih bertahan.
Memasuki babak kedua, Walter Mazzarri melakukan perubahan. Ricardo Alvarez ditarik keluar dan digantikan Icardi. Gelandang asal Argentina tersebut tampaknya mengalami cedera dan tak mampu melanjutkan pertandingan.
Masuknya Icardi benar-benar menjadi solusi kebuntuan Inter. Terbukti, pemain berusia 20 tahun tersebut mampu membawa Nerazzurri unggul. Mendapatkan umpan crossing dari Yuto Nagatomo, sundulan Icardi mampu merobek jala gawang Cagliari.
Unggul satu gol tak membuat tim tamu mengendurkan serangannya. Sayang, keasyikan menyerang gawang mereka harus rela dibobol Nainggolan dan membuat kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki detik-detik akhir pertandingan, Inter ngotot menyerang. Mereka tampak memburu gol kemenangan. Namun sayang, hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor imbang 1-1 tak berubah.
Starting line-up kedua tim:
Cagliari (4-3-1-2): Agazzi; Perico, Rossettini, Astori, Murru; Dessena, Conti, Nainggolan; Cabrera (Ibraimi 61'); Pinilla (Sau 74'), Ibarbo.
Internazionale (3-5-1-1): Handanovic; Rolando, Ranocchia (Milito 88'), Juan Jesus; Nagatomo, Guarin, Cambiasso, Kovacic, Pereira; Alvarez (Icardi 46'); Belfodil (Palacio 64'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Serie A: Sassuolo 2-2 Lazio
Open Play 29 September 2013, 23:13
-
Highlights Serie A: Cagliari 1-1 Internazionale
Open Play 29 September 2013, 22:56
-
Conte: Torino Seharusnya Bermain 10 Orang
Liga Italia 29 September 2013, 22:35
-
Review: Nainggolan Gagalkan Kemenangan Inter
Liga Italia 29 September 2013, 21:55
-
Highlights Serie A: Torino 0-1 Juventus
Open Play 29 September 2013, 20:16
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR