Inter yang sempat 'tertidur' dan tertinggal dua gol pada babak pertama mampu bangkit dan membalik keadaan. Aktor utama kebangkitan Inter dalam laga ini adalah penyerang asal Argentina, Rodrigo Palacio.
Inter yang butuh kemenangan untuk mengejar target finis di posisi tiga mengawali laga dengan buruk. Pertandingan baru berjalan tujuh menit, Inter sudah kebobolan lewat gol Gonzalo Bergessio.
Bek muda Inter Juan Jesus gagal melindungi bola di kotak penalti sendiri dan kesalahan itu dimanfaatkan Bergessio untuk melepas tembakan yang tak mampu dihalau Samir Handanovic. Inter yang terkejut tak lantas tersengat untuk bangkit.
Catania bahkan bisa menggandakan keunggulan pada menit 19 lewat Giovanni Marchese, lagi-lagi karena kesalahan lini belakang Inter. Pada menit 19 umpan panjang Francesco Lodi lewat tendangan bebas berhasil dimanfaatkan Marchese untuk mencetak gol lewat heading manis. Marchese sama sekali tak terkawal di kotak penalti Inter yang penuh.
Inter seperti tak memiliki kreativitas di lini depan; mereka nampaknya harus membayar mahal banyaknya pemain yang absen dalam laga ini. Sementara itu, Catania tampak bermain nyaman dan berhasil mempertahankan keunggulan dua gol hingga babak pertama usai.
Andrea Stramaccioni menyadari perlunya penyegaran dalam skuadnya dan akhirnya melakukan dua pergantian pemain pada waktu jeda. Rodrigo Palacio dan Dejan Stankovic masuk menggantikan Tommaso Rocchi dan Zdravko Kuzmanovic pada awal babak kedua.
Perubahan ini terbukti tepat karena Palacio menjadi aktor terpenting kebangkitan Inter. Palacio memberikan assist bagi gol Ricardo Alvarez yang dicetak pada menit 52.
Palacio mencetak gol penyeimbang pada menit 70 dengan memanfaatkan umpan silang Alvaro Pereira. Kedudukan imbang ini membuat pertandingan menjadi menarik dengan kedua tim silih berganti melakukan serangan dan membuat sibuk dua kiper di bawah gawang lawan.
Palacio mengukuhkan predikatnya sebagai pahlawan Inter dalam pertandingan ini dengan mencetak gol kemenangan pada injury time. Memanfaatkan pertahanan Catania yang lengah, Cambiasso mengirim umpan yang mampu dimaksimalkan Palacio untuk melengkapi brace-nya.
Statistik Catania - Internazionale
Penguasaan bola: 43% - 57%
Shot (on goal): 14 (4) - 16 (6)
Corner: 0 - 4
Pelanggaran: 24 - 13
Offside: 2 - 3
Kartu kuning: 4 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 3 - 2
Susunan pemain Catania: Andujar; Alvarez, Spolli, Rolin, Marchese; Biagianti (Almiron, 77'), Lodi; Izco, Castro, Gomez: Bergessio (Cani,85').
Susunan pemain Internazionale: Handanovic; Zanetti, Chivu, Juan Jesus, Pereira; Guarin (Cambiasso, 77'), Kuzmanovic (Stankovic, 46'), Gargano; Schelotto, Rocchi (Palacio, 46'), Alvarez. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Palacio Inspirasi Comeback Inter
Liga Italia 3 Maret 2013, 23:07
-
Data dan Fakta Serie A Giornata 27: Catania vs Inter
Liga Italia 3 Maret 2013, 12:03
-
Preview: Catania vs Inter Milan, Wajib Menang
Liga Italia 3 Maret 2013, 11:30
-
Insiden Ruang Ganti Buat Strama Tepikan Cassano?
Liga Italia 3 Maret 2013, 08:00
-
Mazzarri Tidak Pedulikan Tabel Klasemen
Liga Italia 3 Februari 2013, 11:00
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR