
Bola.net - AC Milan sukses membungkam Catania 4-2 di giornata 34 Serie A. Pemain pengganti Giampaolo Pazzini dan striker yang telah bebas dari skorsing, Mario Balotelli, sukses membawa Milan memutus catatan buruk tak pernah menang di tiga laga terakhir mereka. Selain itu, yang paling penting, asa Rossoneri untuk finis di tiga besar musim ini pun kembali menyala.
Menjamu sang peringkat sembilan Catania di San Siro, Senin (29/4), pasukan Massimilano Allegri bertekad meraih tiga angka. Pasalnya, dalam tiga sebelumnya, mereka imbang dengan Fiorentina dan Napoli serta ditekuk Juventus 0-1. Nicola Legrottaglie sempat mengejutkan Milan dengan gol pembukanya, tapi Mathieu Flamini, yang juga baru lepas dari skorsing, menyamakan kedudukan sebelum jeda. Catania kembali memimpin lewat Gonzalo Bergessio di babak kedua. Keputusan Allegri memasukkan Pazzini untuk menggantikan Antonio Nocerino setelah tertinggal 1-2 berbuah manis. Striker Italia itu lalu membalikkan keadaan dengan dua gol yang diciptakannya dalam kurun waktu tiga menit sebelum akhirnya Balotelli mencetak gol penutup dari titik penalti di penghujung laga.
Hasil ini membuat Milan kini memiliki 62 poin di peringkat tiga atau unggul satu atas Fiorentina dengan empat laga tersisa.
Dua gol Catania yang bersarang di gawang Marco Amelia, yakni melalui Legrottaglie dan Bergessio pada menit 30 dan 65, bisa dibilang akibat kelengahan para pemain bertahan Milan. Pasalnya, secara keseluruhan, Milan mendominasi permainan dan menyerang dengan sangat gencar. Total, ada 38 tembakan (13 on target) yang mereka lepaskan, sementara Catania hanya 7 (3 on target).
Equaliser Flamini di menit 45, dua gol pembalik keadaan Pazzini di menit 74 dan 77, serta penalti penyelesaian Balotelli hasil pelanggaran Mariano Izco terhadap dirinya di menit 2 injury time babak kedua merupakan bukti keperkasaan sang raksasa merah-hitam kota Milan. Itu juga menjadi tanda keseriusan mereka untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan.
Gli Elefante pantas berterima kasih kepada kiper Alberto Frison. Jika bukan karena sembilan buah penyelamatannya untuk menggagalkan gempuran-gempuran lain dari Balotelli, Pazzini, Montolivo, Flamini, dan Nocerino, mereka pasti sudah meninggalkan San Siro dalam keadaan terkoyak parah.
Susunan pemain Milan: Amelia; Abate, Bonera, Mexes, De Sciglio (kuning 9'); Flamini (kuning 78'), Montolivo, Nocerino (Pazzini 67'); Boateng (Niang 88'), Balotelli (kuning 72'), El Shaarawy (Muntari 81').
Susunan pemain Catania: Frison (kuning 37'); Izco, Legrottaglie (kuning 41'), Rolin, Marchese (kuning 86'); Lodi (Capuano 88'), Almiron (Biagianti 81'); Barrientos (kuning 78'), Castro, Gomez; Bergessio (kuning 26').
Statistik Milan - Catania (via WhoScored)
Menjamu sang peringkat sembilan Catania di San Siro, Senin (29/4), pasukan Massimilano Allegri bertekad meraih tiga angka. Pasalnya, dalam tiga sebelumnya, mereka imbang dengan Fiorentina dan Napoli serta ditekuk Juventus 0-1. Nicola Legrottaglie sempat mengejutkan Milan dengan gol pembukanya, tapi Mathieu Flamini, yang juga baru lepas dari skorsing, menyamakan kedudukan sebelum jeda. Catania kembali memimpin lewat Gonzalo Bergessio di babak kedua. Keputusan Allegri memasukkan Pazzini untuk menggantikan Antonio Nocerino setelah tertinggal 1-2 berbuah manis. Striker Italia itu lalu membalikkan keadaan dengan dua gol yang diciptakannya dalam kurun waktu tiga menit sebelum akhirnya Balotelli mencetak gol penutup dari titik penalti di penghujung laga.
Hasil ini membuat Milan kini memiliki 62 poin di peringkat tiga atau unggul satu atas Fiorentina dengan empat laga tersisa.
Dua gol Catania yang bersarang di gawang Marco Amelia, yakni melalui Legrottaglie dan Bergessio pada menit 30 dan 65, bisa dibilang akibat kelengahan para pemain bertahan Milan. Pasalnya, secara keseluruhan, Milan mendominasi permainan dan menyerang dengan sangat gencar. Total, ada 38 tembakan (13 on target) yang mereka lepaskan, sementara Catania hanya 7 (3 on target).
Equaliser Flamini di menit 45, dua gol pembalik keadaan Pazzini di menit 74 dan 77, serta penalti penyelesaian Balotelli hasil pelanggaran Mariano Izco terhadap dirinya di menit 2 injury time babak kedua merupakan bukti keperkasaan sang raksasa merah-hitam kota Milan. Itu juga menjadi tanda keseriusan mereka untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan.
Gli Elefante pantas berterima kasih kepada kiper Alberto Frison. Jika bukan karena sembilan buah penyelamatannya untuk menggagalkan gempuran-gempuran lain dari Balotelli, Pazzini, Montolivo, Flamini, dan Nocerino, mereka pasti sudah meninggalkan San Siro dalam keadaan terkoyak parah.
Susunan pemain Milan: Amelia; Abate, Bonera, Mexes, De Sciglio (kuning 9'); Flamini (kuning 78'), Montolivo, Nocerino (Pazzini 67'); Boateng (Niang 88'), Balotelli (kuning 72'), El Shaarawy (Muntari 81').
Susunan pemain Catania: Frison (kuning 37'); Izco, Legrottaglie (kuning 41'), Rolin, Marchese (kuning 86'); Lodi (Capuano 88'), Almiron (Biagianti 81'); Barrientos (kuning 78'), Castro, Gomez; Bergessio (kuning 26').
Statistik Milan - Catania (via WhoScored)
Shots: 38 - 7
Shots on goal: 13 - 3
Penguasaan bola: 69% - 31%
Pelanggaran: 9 - 24
Corner: 13 - 2
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 3 - 5
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nocerino Samakan Balotelli dengan Ibrahimovic
Liga Italia 29 April 2013, 15:21
-
Balotelli Angkat Topi Bagi Pazzini
Liga Italia 29 April 2013, 09:16
-
Galliani: Seedorf Bisa Gantikan Allegri
Liga Italia 29 April 2013, 07:30
-
Highlights Serie A: AC Milan 4-2 Catania
Open Play 29 April 2013, 05:39
-
Review: Pazzini & Balotelli Hidupkan Asa Rossoneri
Liga Italia 29 April 2013, 04:09
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00



















KOMENTAR