Bola.net - Sebastian Giovinco menjadi bintang atas kemenangan Juventus atas tuan rumah Udinese. Pemain mungil ini berhasil mencetak dua dari empat gol Bianconeri.
Juve sukses menggulung Udinese dengan skor 4-1 di laga kedua Liga Italia Serie A. Empat gol Juventus dicetak oleh Arturo Vidal, Mirko Vucinic, dan dua gol dari Giovinco. Satu-satunya gol hiburan Udinese dibuat oleh Andrea Lazzari. Pertandingan ini juga dibumbui dengan kontroversi terkait kartu merah yang diberikan kepada kiper Zeljko Brkic.
Pertandingan masih baru berjalan satu menit Juventus sudah mengancam melalui penyerang mereka, Giovinco yang lolos dari jebakan off side. Akan tetapi, bola lebih dekat kepada Brkic.
Tiga menit berselang, Tim Putih-Hitam kembali mengancam. Kali ini Stephan Lichtsteiner, namun bolanya masih melambung di atas mistar. Meski begitu, melalui tayangan ulang bek kanan ini telah terperangkap off side terlebih dahulu.
Udinese mencoba menyerang lewat Diego Fabrrini, namun bolanya masih belum menemui sasaran. Antonio Di Natale kembali memberikan peluang bagi Zebrette kala back heel-nya mampu membuka ruang tembak bagi Giampiero Pinzi, namun lagi-lagi bola sama sekali tidak mengarah ke gawang Gianluigi Buffon.
Menit 12, Giovinco kembali mendapatkan peluang. Lagi-lagi bola lebih dekat kepada Brkic yang berhasil menghalau bola. Memang nampak terjadi benturan antar keduanya, namun secara mengejutkan wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk kiper Udinese tersebut.
Pelatih Francesco Guidolin memasukkan Danielle Padelli guna menggantikan posisi Brkic. Akibatnya pemain bintang mereka, Fabbrini harus ditarik keluar. Vidal yang menjadi algojo sukses melesakkan bola yang sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tim tamu.
Bermain dengan 10 orang menjadi sangat berat bagi Udinese. Permainan mereka pun akhirnya menjurus sedikit kasar. Menit 17, Pinzi mendapatkan kartu kuning karena mengasari Giorgio Chiellini.
Dengan keunggulan jumlah pemain, praktis Juve menguasai permainan dan mengurung pertahanan Udinese. Akibatnya Pablo Estifer Armero harus melanggar Chiellini yang mencoba memasuki daerah pertahanan timnya.
Juventus kembali mengancam lewat Giovinco. Sayangnya tendangannya masih ditepis Padelli yang tampil apik. Juventus terus menguasai jalannya pertandingan. Meski begitu, serangan sporadis Udinese juga mampu membahayakan pertahanan Juventus yang akhirnya memaksa para pemainnya melakukan pelanggaran.
Tercatat dalam selang waktu dua menit, dua pemain Juve mendapatkan kartu kuning. Mereka adalah Claudio Marchisio dan Leonardo Bonucci yang masing-masing mendapatkan kartu di menit 37 dan 39.
Usaha keras Nyonya Tua akhirnya berbuah hasil. Kwadwo Asamoah yang menyisir dari sisi kiri mampu mengobrak-abrik pertahanan Udinese yang akhirnya mengirimkan umpan manis kepada Vucinic yang sudah berdiri di dalam kotak penalti. Tanpa kesalahan, penyerang asal Montenegro ini berhasil menyarangkan bola tepat di pojok kiri gawang Padelli, Juve unggul 2-0 di akhir babak pertama.
DI babak kedua Juventus terus menekan dan menguasai jalannya pertandingan. Baru empat menit berjalan, Giovinco kembali menebar ancaman. Namun sayangnya lagi-lagi ia masih belum bisa melesakkan bola ke dalam gawang Udinese.
Usaha keras Giovinco akhirnya terbayar di menit 52. Memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Marchisio, ia berhasil mencetak gol pertamanya bersama Juventus sekaligus mengubah skor menjadi 3-0.
Tim kota Turin ini terus menerus mengancam gawang Udinese. Vidal, Marchisio, dan Vucinic secara bergantian membombardir gawang Zebrette. Akan tetapi usaha mereka belum juga membuahkan hasil.
Juventus berhasil memperbesar keunggulan mereka pada menit 70. Lagi-lagi seorang Giovinco lah yang berhasil membawa La Vecchia Signora unggul. Memanfaatkan umpan Andrea Pirlo, pemain yang pernah bermain bersama Parma ini sukses menempatkan bola di tiang jauh dan membuat kiper Padelli tak berkutik. 4-0 Juve memimpin.
Banyak pergantian terjadi jelang berakhirnya pertandingan. Asisten pelatih Juve, Massimo Carrera memasukkan dua penyerang, Alessandor Matri dan Fabio Quagliarella, untuk menggantikan Gioinco dan Vucinic. Di sisi Udinese, pelatih Guidolin memasukkan Allan untuk menggantikan Di Natale.
Menit 77 Udinese kembali menambah jumlah kartu kuning mereka. Kali ini giliran Maurizio Domizzi yang mendapatkan hadiah dari sang pengadil.
Unggul empat gol membuat Juve sedikit mengendurkan serangan. Akibatnya, Udinese mampu keluar menyerang dan berhasil menyarangkan satu gol lewat Andrea Lazzari di menit 78. Kedudukan 1-4 untuk keunggulan tim tamu.
Menit 84, Wasit melihat pelanggaran yang dilakukan Matri terhadap Armero. Keduanya berebut bola yang akhirnya berbuah kartu kuning bagi Matri.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim tidak mampu mencetak gol kembali dan pertandingan pun berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Juventus.
Udinese: Brkic (Kartu Merah), Danilo, Basta, Domizzi, Benatia, Armero, Pereyra (Muriel), Pinzi, Lazzari, Di Natale (Allan), Fabbrini (Padelli).
Juventus: Buffon, Chiellini (Marone), Barzagli, Bonucci, Lichtsteiner, Marchisio, Pirlo, Asamoah, Vidal, Vucinic (Matri), Giovinco (Quagliarella). (fox/gl/bgn)
Juve sukses menggulung Udinese dengan skor 4-1 di laga kedua Liga Italia Serie A. Empat gol Juventus dicetak oleh Arturo Vidal, Mirko Vucinic, dan dua gol dari Giovinco. Satu-satunya gol hiburan Udinese dibuat oleh Andrea Lazzari. Pertandingan ini juga dibumbui dengan kontroversi terkait kartu merah yang diberikan kepada kiper Zeljko Brkic.
Pertandingan masih baru berjalan satu menit Juventus sudah mengancam melalui penyerang mereka, Giovinco yang lolos dari jebakan off side. Akan tetapi, bola lebih dekat kepada Brkic.
Tiga menit berselang, Tim Putih-Hitam kembali mengancam. Kali ini Stephan Lichtsteiner, namun bolanya masih melambung di atas mistar. Meski begitu, melalui tayangan ulang bek kanan ini telah terperangkap off side terlebih dahulu.
Udinese mencoba menyerang lewat Diego Fabrrini, namun bolanya masih belum menemui sasaran. Antonio Di Natale kembali memberikan peluang bagi Zebrette kala back heel-nya mampu membuka ruang tembak bagi Giampiero Pinzi, namun lagi-lagi bola sama sekali tidak mengarah ke gawang Gianluigi Buffon.
Menit 12, Giovinco kembali mendapatkan peluang. Lagi-lagi bola lebih dekat kepada Brkic yang berhasil menghalau bola. Memang nampak terjadi benturan antar keduanya, namun secara mengejutkan wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk kiper Udinese tersebut.
Pelatih Francesco Guidolin memasukkan Danielle Padelli guna menggantikan posisi Brkic. Akibatnya pemain bintang mereka, Fabbrini harus ditarik keluar. Vidal yang menjadi algojo sukses melesakkan bola yang sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tim tamu.
Bermain dengan 10 orang menjadi sangat berat bagi Udinese. Permainan mereka pun akhirnya menjurus sedikit kasar. Menit 17, Pinzi mendapatkan kartu kuning karena mengasari Giorgio Chiellini.
Dengan keunggulan jumlah pemain, praktis Juve menguasai permainan dan mengurung pertahanan Udinese. Akibatnya Pablo Estifer Armero harus melanggar Chiellini yang mencoba memasuki daerah pertahanan timnya.
Juventus kembali mengancam lewat Giovinco. Sayangnya tendangannya masih ditepis Padelli yang tampil apik. Juventus terus menguasai jalannya pertandingan. Meski begitu, serangan sporadis Udinese juga mampu membahayakan pertahanan Juventus yang akhirnya memaksa para pemainnya melakukan pelanggaran.
Tercatat dalam selang waktu dua menit, dua pemain Juve mendapatkan kartu kuning. Mereka adalah Claudio Marchisio dan Leonardo Bonucci yang masing-masing mendapatkan kartu di menit 37 dan 39.
Usaha keras Nyonya Tua akhirnya berbuah hasil. Kwadwo Asamoah yang menyisir dari sisi kiri mampu mengobrak-abrik pertahanan Udinese yang akhirnya mengirimkan umpan manis kepada Vucinic yang sudah berdiri di dalam kotak penalti. Tanpa kesalahan, penyerang asal Montenegro ini berhasil menyarangkan bola tepat di pojok kiri gawang Padelli, Juve unggul 2-0 di akhir babak pertama.
DI babak kedua Juventus terus menekan dan menguasai jalannya pertandingan. Baru empat menit berjalan, Giovinco kembali menebar ancaman. Namun sayangnya lagi-lagi ia masih belum bisa melesakkan bola ke dalam gawang Udinese.
Usaha keras Giovinco akhirnya terbayar di menit 52. Memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Marchisio, ia berhasil mencetak gol pertamanya bersama Juventus sekaligus mengubah skor menjadi 3-0.
Tim kota Turin ini terus menerus mengancam gawang Udinese. Vidal, Marchisio, dan Vucinic secara bergantian membombardir gawang Zebrette. Akan tetapi usaha mereka belum juga membuahkan hasil.
Juventus berhasil memperbesar keunggulan mereka pada menit 70. Lagi-lagi seorang Giovinco lah yang berhasil membawa La Vecchia Signora unggul. Memanfaatkan umpan Andrea Pirlo, pemain yang pernah bermain bersama Parma ini sukses menempatkan bola di tiang jauh dan membuat kiper Padelli tak berkutik. 4-0 Juve memimpin.
Banyak pergantian terjadi jelang berakhirnya pertandingan. Asisten pelatih Juve, Massimo Carrera memasukkan dua penyerang, Alessandor Matri dan Fabio Quagliarella, untuk menggantikan Gioinco dan Vucinic. Di sisi Udinese, pelatih Guidolin memasukkan Allan untuk menggantikan Di Natale.
Menit 77 Udinese kembali menambah jumlah kartu kuning mereka. Kali ini giliran Maurizio Domizzi yang mendapatkan hadiah dari sang pengadil.
Unggul empat gol membuat Juve sedikit mengendurkan serangan. Akibatnya, Udinese mampu keluar menyerang dan berhasil menyarangkan satu gol lewat Andrea Lazzari di menit 78. Kedudukan 1-4 untuk keunggulan tim tamu.
Menit 84, Wasit melihat pelanggaran yang dilakukan Matri terhadap Armero. Keduanya berebut bola yang akhirnya berbuah kartu kuning bagi Matri.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim tidak mampu mencetak gol kembali dan pertandingan pun berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Juventus.
Udinese: Brkic (Kartu Merah), Danilo, Basta, Domizzi, Benatia, Armero, Pereyra (Muriel), Pinzi, Lazzari, Di Natale (Allan), Fabbrini (Padelli).
Juventus: Buffon, Chiellini (Marone), Barzagli, Bonucci, Lichtsteiner, Marchisio, Pirlo, Asamoah, Vidal, Vucinic (Matri), Giovinco (Quagliarella). (fox/gl/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marotta: Van Persie Memang Tak Mungkin ke Juve
Liga Italia 3 September 2012, 23:00
-
Juventus Peringati 23 Tahun Meninggalnya Scirea
Liga Italia 3 September 2012, 22:45
-
Jovetic: Fiorentina Jadi Pilihan Saya
Liga Italia 3 September 2012, 20:15
-
Inter Tak Menyesal Lepas Pazzini
Liga Italia 3 September 2012, 20:00
-
Cech: Chelsea Favorit di Grup E Liga Champions
Liga Champions 3 September 2012, 18:55
LATEST UPDATE
-
Hasil Fulham vs Chelsea: Drama Lima Gol, Era Xabi Alonso Dimulai dengan Manis
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:16
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR