
Bola.net - Ruben Amorim mengakui dirinya melakukan banyak kesalahan selama menjalani periode sulit sebagai manajer Manchester United. Pelatih asal Portugal itu menyebut pengalaman di Old Trafford memberinya banyak pelajaran berharga untuk kariernya.
Amorim datang ke Manchester United dengan reputasi besar setelah sukses bersama Sporting CP. Ia membawa klub asal Lisbon itu meraih dua gelar Primeira Liga dalam masa kepemimpinannya selama empat tahun.
Manchester United bahkan harus mengeluarkan hingga 11 juta pounds untuk menebus kontrak Amorim dari Sporting CP. Namun, kebersamaan mereka hanya bertahan selama 14 bulan sebelum sang pelatih dan stafnya diberhentikan.
Setelah meninggalkan Manchester United, Amorim mendapat tantangan baru bersama AC Milan. Ia ditunjuk menggantikan Massimiliano Allegri dan berharap bisa membawa Rossoneri kembali bersaing di papan atas Serie A.
Amorim Jadikan Masa Sulit di MU sebagai Pelajaran

Perjalanan Amorim bersama Manchester United berakhir dengan catatan kurang memuaskan. Ia mencatat rasio kemenangan terburuk di Premier League sepanjang sejarah klub dengan angka 32 persen.
Selain itu, Manchester United di bawah Amorim juga memiliki catatan kebobolan per pertandingan tertinggi dengan 1,53 gol. Persentase clean sheet mereka hanya mencapai 15 persen selama masa kepemimpinannya.
Kini, Amorim memilih melihat masa lalu sebagai pengalaman yang membentuk dirinya. Ia menegaskan fokusnya sudah tertuju pada tantangan baru bersama AC Milan.
“Hal pertama adalah itu tidak penting lagi sekarang. Itu adalah perasaannya. Ada sebuah sejarah, lalu sesuatu terjadi, konteks berubah, dan Anda fokus pada tantangan berikutnya,” ujar Amorim.
“Saya belajar banyak. Akan sulit untuk menunjuk satu hal, tetapi hal penting yang saya tahu dengan jelas adalah saya melakukan banyak kesalahan,” kata Amorim.
Amorim Akui Kesalahan Bukan Hanya dari Pihak MU

Kegagalan Amorim di Manchester United tidak hanya disebabkan oleh hasil buruk di lapangan. Hubungan yang memburuk dengan sejumlah pihak di internal klub juga menjadi salah satu alasan berakhirnya masa kepemimpinannya.
Salah satu momen yang paling disorot terjadi setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United. Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir Amorim sebelum Manchester United memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengannya.
Pelatih berusia 41 tahun itu mengaku melakukan evaluasi terhadap dirinya sendiri setelah meninggalkan Old Trafford. Ia merasa proses refleksi tersebut membuatnya bisa berkembang sebagai pelatih maupun pribadi.
“Ketika Anda melakukan refleksi seperti ini dan memahami bahwa itu bukan hanya kesalahan mereka, tetapi juga kesalahan saya, saya pikir Anda bisa menjadi pelatih yang lebih baik dan menjadi manusia yang lebih baik,” ungkap Amorim.
“Ini adalah sesuatu yang akan saya bawa bersama saya. Saya belajar banyak dari pengalaman tersebut dan saya tahu bahwa saya harus berkembang,” tutur Amorim.
Sumber: FotMob
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Buka-bukaan soal Kegagalannya di Manchester United
Liga Italia 29 Juli 2026, 10:10
-
Danny Welbeck Diminta Tolak Chelsea dan Kembali ke Manchester United
Liga Inggris 29 Juli 2026, 09:10
-
Jadon Sancho yang Terkatung-katung di Bursa Transfer
Liga Inggris 29 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR