
Bola.net - Pemimpin klasemen AC Milan akan menghadapi tuan rumah Sassuolo pada pekan terakhir (pekan 38) Serie A 2021/22, Minggu 22 Mei 2022. Pertandingan Liga Italia di Mapei Stadium ini dijadwalkan kick-off jam 23:00 WIB.
Scudetto ke-19, yang pertama sejak 2010/11, sudah berada di depan mata Milan. Laga kontra Sassuolo ibarat final. Bagi Milan, di laga ini, mereka tak boleh sampai kalah.
Dengan keunggulan dua poin atas peringkat dua dan juara bertahan Inter Milan, Rossoneri hanya butuh tambahan satu poin lagi untuk jadi juara. Sebab, mereka unggul head-to-head atas sang rival sekota.
Imbang lawan Sassuolo, meski Inter menang saat menjamu Sampdoria, sudah cukup bagi Milan untuk menjadi juara. Namun, Milan tentunya takkan mengincar hasil imbang. Kemenangan adalah target mutlak.
Scudetto pun sepertinya takkan lepas dari genggaman Milan. Berikut beberapa alasannya.
Karena Mainnya di Kandang Sassuolo

Alasan pertama adalah karena laga penentuan ini akan digelar di kandang Sassuolo. Kenapa demikian?
Pada pekan ke-14 musim ini, Milan dipermalukan Sassuolo 1-3 di San Siro. Dengan hasil itu, berarti Milan sudah kalah enam kali dan menang sembilan kali dalam 17 pertemuan kontra Sassuolo di Serie A (M9 S2 K6).
Dari sembilan kemenangan itu, empat diraih Milan di San Siro, sedangkan lima mereka raih di kandang Sassuolo. Mereka justru lebih sering menang di kandang Sassuolo daripada di San Siro.
Musim lalu, Milan menang 2-1 di kandang Sassuolo, kemudian kalah 1-2 di San Siro. Apakah musim ini, setelah kalah 1-3 di San Siro, mereka akan membalasnya dengan kemenangan 3-1 di kandang Sassuolo?
Lima Kemenangan Beruntun di Kandang Sassuolo

Seperti disebutkan di atas, Milan punya catatan bagus di kandang Sassuolo. Milan tercatat selalu menang dalam lima laga tandang terakhirnya melawan Sassuolo di Serie A.
Sassuolo vs AC Milan di Serie A:
- 2020/21 Sassuolo 1-2 AC Milan
- 2019/20 Sassuolo 1-2 AC Milan
- 2018/19 Sassuolo 1-4 AC Milan
- 2017/18 Sassuolo 0-2 AC Milan
- 2016/17 Sassuolo 0-1 AC Milan
- 2015/16 Sassuolo 2-0 AC Milan
- 2014/15 Sassuolo 3-2 AC Milan
- 2013/14 Sassuolo 4-3 AC Milan.
Sassuolo Tak Terlalu Istimewa di Kandang

Sassuolo tak terlalu istimewa di laga-laga kandang. Dalam 18 laga kandang yang sudah mereka mainkan di Serie A musim ini, pencapaian mereka seimbang.
Sassuolo menang enam kali, seri enam kali, dan kalah enam kali (M6 S6 K6), mencetak 27 gol dan kebobolan juga 27 gol.
Sassuolo bahkan selalu gagal menang dalam dua laga kandang terakhirnya, yakni kalah 1-2 dari Juventus dan imbang 1-1 dengan Udinese.
Milan Punya Pertahanan Solid

Salah satu kekuatan Milan musim ini adalah lini pertahanan mereka yang solid. Sejauh ini, bersama Napoli, Milan merupakan tim dengan angka kebobolan paling kecil di Serie A 2021/22 (masing-masing 31 gol).
Sepuluh pertandingan terakhir di Serie A bahkan dilalui Milan dengan delapan kali clean sheet (tak kebobolan). Selama periode itu, pasukan Stefano Pioli cuma kebobolan ketika menang 2-1 atas Lazio dan 3-1 atas Verona.
15 Laga Tak Terkalahkan

Milan tak terkalahkan dalam 15 laga terakhirnya di Serie A. Mereka menang sepuluh kali dan seri lima kali (M10 S5 K0).
Milan juga selalu menang dalam lima yang terkini, di mana mereka berturut-turut menghantam Genoa 2-0, Lazio 2-1, Fiorentina 1-0, Verona 3-1, dan Atalanta 2-0.
Lawan-lawan berat sudah mereka taklukkan. Dengan performa seperti itu, Milan pun layak difavoritkan untuk meraih hasil terbaik di kandang Sassuolo dan menjuarai Serie A.
Tak Mau Lagi Lihat Inter Juara

Musim lalu, Inter harus rela melihat Inter Milan meraih Scudetto dan memutus dominasi sembilan musim Juventus di Serie A. Musim lalu, Inter meraih Scudetto mereka yang ke-19, terbanyak kedua setelah Juventus (36).
Musim ini, Inter sudah menjuarai Supercoppa Italiana dan Coppa Italia. Milan tentu tak ingin melihat rival sekotanya itu juga sampai berjaya di Serie A dengan menyalip mereka.
Scudetto ke-19 (sama dengan jumlah yang diraih Inter) sudah berada di depan mata Milan. Scudetto pertama untuk Milan sejak musim 2010/11 ini sudah berada dalam jangkauan mereka.
Para penggawa Rossoneri pastinya siap berjuang habis-habisan demi memastikan Scudetto tidak lepas dari genggaman di saat-saat terakhir. Ini bukan cuma buat mereka sendiri, tapi juga demi para Milanisti.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah AC Milan Pantas Meraih Scudetto?
Liga Italia 21 Mei 2022, 22:17
-
Zlatan Ibrahimovic Ingin Starter di Laga Penentuan Scudetto AC Milan
Liga Italia 21 Mei 2022, 21:47
-
Sassuolo vs AC Milan: 6 Alasan Scudetto Takkan Lepas dari Genggaman
Liga Italia 21 Mei 2022, 19:19
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR