
Bola.net - Perjalanan Juventus dalam mengarungi musim 2019-2020 tidak berjalan mulus. Bianconeri sekarang menempati puncak klasemen Serie A tetapi masih berpotensi digeser rival-rivalnya.
Padahal dalam beberapa musim terakhir, Juventus menjadi raja di kasta tertinggi sepak bola Italia tersebut. Klub yang bermarkas di Allianz Stadium itu berhasil meraih scudetto dalam delapan musim terakhir.
Namun, pada musim ini perjuangan Juventus di Serie A tak semudah musim-musim sebelumnya. Dua klub Serie A lainnya, Lazio dan Inter Milan, terus menempel ketat di papan klasemen sementara.
Saat ini, klub pemiliki theme song 'Storia Di Un Grande Amore' itu hanya unggul satu poin atas Lazio yang berada di urutan kedua. Bukan tidak mungkin Lazio akan menyodok ke puncak klasemen jika Juventus sewaktu-waktu terpeleset.
Jika Juventus tak segera berbenah, harapan meraih gelar domestik dan Liga Champions bisa lepas. Ada beberapa masalah yang bisa membuat laju Nyonya Tua terhambat atau bahkan gagal total.
Apa saja masalah yang Juventus? Dirangkum dari Ronaldo.com, berikut ini 4 problem yang bisa membuat Juventus gagal total musim ini.
1. Penampilan Buruk Melawan Tim Kecil
Juventus kerap kesulitan saat bersua klub-klub kecil. Bahkan, saat berhadapan dengan Hellas Verona Binaconeri secara mengejutkan takluk dengan skor 1-2.
Gol cantik Cristiano Ronaldo tak bisa menutupi performa buruk Nyonya Tua. Tak hanya Hellas Verona, Juventus memberikan poin pada Lecce dan Sassuolo.
Penampilan buruk saat bersua klub kecil bisa dibilang jarang ditemui pada masa kepelatihan Massimiliano Allegri selama lima musim di klub.
2. Torehan Gol Cristiano Ronaldo dan Pemain Lain Beda Jauh
Cristiano Ronaldo merupakan mesin gol Juventus musim ini. Ronaldo sudah mencetak 24 gol dari 29 pertandingan di semua ajang sepanjang musim ini.
Dari 24 gol tersebut, 20 di antaranya ia cetak di ajang Serie A musim ini. Menariknya, pemain yang bulan ini genap berusia 35 tahun itu mencetak gol dalam 11 pertandingan secara beruntun.
Raihan Ronaldo tersebut sangat jomplang dengan dua penyerang lainnya, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain. Dybala dan Higuain masing-masing baru mengemas enam dan lima gol di Serie A.
Jika Ronaldo absen, Juventus praktis hanya mengandalkan Dybala dan Higuain. Pasalnya, Nyonya Tua sudah melepas Mario Mandzukic pada Desember lalu.
3. Beberapa Pemain Belum Memberi Dampak Besar
Dua petinggi Juventus, Pavel Nedved dan Fabio Paratici, pantas mendapat pujian karena berhasil mendatangkan pemain hebat dalam beberapa musim terakhir.
Pada musim panas lalu, Nyonya Tua sukses mendapat dua nama besar, Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot dengan status bebas transfer. Selain itu, Bianconeri memboyong bek yang musim lalu tampil apik bersama Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt.
Untuk memboyong pemain asal Belanda tersebut, Juventus harus menggelontorkan 75 juta euro (Rp1,11 triliun). Meski dianggap memiliki nama besar, ketiga pemain tersebut kesulitan beradaptasi pada awal musim.
Pemain-pemain lain seperti Danilo dan Gonzalo Higuain dianggap belum menunjukkan dampak signifikan. Kondisi tersebut semakin parah karena dua pemain lain, Douglas Costa dan Sami Khedira mengalami cedera.
4. Sarriball Tak Berjalan Mulus di Juventus
Sarriball merupakan gaya permainan yang diterapkan Maurizio Sarri. Gaya sepak bola tersebut melibatkan dominasi total dan kontrol bola.
Sarri menerapkan gaya permainan tersebut dengan baik saat menukangi Napoli. Namun, gaya tersebut tampaknya tak bekerja dengan baik di Juventus.
Hal itu dibuktikan dengan menurunnya kinerja permainan sejak ditinggal Massimiliano Allegri. Pada era Allegri, Bianconeri mengawali permainan dengan sangat baik.
Hal itu pun sebanding dengan hasil akhir berupa kemenangan. Sementara, bersama Sarri harus berjuang keras saat menghadapi klub-klub yang musim lalu mudah dikalahkan.
Banyak yang beranggapan, para pemain Juventus tak memiliki fisik yang cukup baik untuk menerapkan gaya Sarriball. Mungkin Sarri harus mengganti skemanya untuk kembali meningkatkan performa anak asuhnya.
Sumber: Ronaldo.com
Disadur dari: Bola.com/Penulis Faozan Tri Nugroho/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 18 Februari 2020
Baca Juga:
- Meme-Meme Kocak soal Diego Simeone Setelah Atletico Madrid Berhasil Bungkam Liverpool
- Andai Tak Jual Pemain Terbaiknya, 3 Klub Medioker Ini Bisa Punya Skuad Hebat
- Ini Klub dengan Rata-rata Jumlah Penonton Terbanyak di Eropa, Bukan Barcelona atau MU
- Hadapi Real Madrid, Suporter Manchester City Siapkan Aksi Protes ke UEFA
- Starting XI Terbaik Gabungan MU 1999 dan Liverpool Saat Ini, Begini Penampakannya
- Trofi Khusus Menanti Liverpool Jika Juarai Premier League Tanpa Kekalahan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agar Jadi yang Terbaik, Haaland Tiru Diet Cristiano Ronaldo
Bundesliga 19 Februari 2020, 23:45
-
Terungkap, Juventus Ternyata Nyaris Dapatkan Erling Haaland
Liga Italia 19 Februari 2020, 22:00
-
Juventus Tertarik Bajak Gabriel Jesus
Liga Italia 19 Februari 2020, 21:40
-
Tiga Kandidat Juara UCL Versi Morata, Salah Satunya Juventus
Liga Champions 19 Februari 2020, 21:19
-
Juventus Coba Rekrut Chris Smalling
Liga Italia 19 Februari 2020, 18:40
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR