
Bola.net - Maurizio Sarri belakangan ini sering menerapkan formasi 4-3-1-2 di klub barunya, Juventus. Padahal ia dikenal sebagai pelatih yang mengusung 4-3-3 sebagai formasi andalannya.
Formasi itu mulai digunakan olehnya saat menukangi Napoli beberapa tahun lalu. Kemudian, pakem tersebut ia terapkan kembali saat melatih Chelsea musim lalu.
Sebenarnya, di beberapa pertandingan awal, Sarri sempat menerapkan formasi 4-3-3 untuk Juventus. Namun semenjak Douglas Costa cedera dan kurangnya pengganti yang sepadan, Sarri pun memutuskan untuk mengubah formasinya.
Kebetulan, pria berumur 60 tahun itu memiliki materi yang cukup melimpah di posisi trequartista. Ada Aaron Ramsey, Paulo Dybala, hingga Federico Bernardeschi yang siap mengisi peran tersebut. Sarri pun mengubah strateginya menjadi 4-3-1-2.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
4-3-1-2 Cocok untuk Juventus
Namun dalam beberapa kesempatan, Aaron Ramsey tidak bisa dimainkan karena mengalami cedera. Sementara itu, Federico Bernardeschi tampak kesulitan bermain di posisi tersebut.
Dengan kembalinya Douglas Costa, seharusnya Sarri bisa kembali mengusung formasi 4-3-3. Namun ia merasa formasi yang sekarang sudah jauh lebih baik dan enggan kembali ke pakem 4-3-3.
"Dari segi karakteristik, saya pikir tim ini lebih cocok bermain dengan satu orang di belakang striker ketimbang tiga penyerang. Ini sistem yang sedikit mengganggu Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo," ujar Sarri kepada Sky Sport Italia.
Nasib Douglas Costa?
Douglas Costa sendiri dikenal sebagai seorang penyerang sayap. Dengan formasi ini, otomatis pria asal Brasil tersebut kehilangan tempat di skuat inti Juventus. Namun Sarri menjamin bahwa Douglas Costa akan tetap digunakan.
"Douglas Costa juga bisa bermain sebagai trequartista, terutama di Shakhtar Donetsk. Dia baru kembali selama dua hari, jadi kami tak punya waktu untuk mencobanya dalam peran itu," lanjutnya.
"Ini adalah skuat yang memenangkan delapan gelar Serie A secara berturut-turut, jadi saya pikir mereka mungkin sedikit kekurangan determinasi, baik di depan maupun bertahan," tandasnya.
Berikutnya, Juventus akan menjalani laga derby yang sengit melawan musuh bebuyutannya, Torino, dalam laga pekan ke-11 Serie A hari Minggu (3/11/2019) nanti. Pertandingan tersebut digelar di Olimpico Torino.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Empat Pemain Manchester United yang Berjasa dalam Karir Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 31 Oktober 2019, 23:24
-
Juventus Seriusi Perburuan Erling Haaland
Liga Inggris 31 Oktober 2019, 22:00
-
Rodrigo Bentancur Masuk Radar Barcelona
Liga Spanyol 31 Oktober 2019, 21:20
-
Rumah Dibobol Maling, Claudio Marchisio Sempat Ditodong Senjata Api
Bolatainment 31 Oktober 2019, 19:44
-
3 Pemain Bintang yang Berpotensi Diboyong Juventus Musim Depan
Editorial 31 Oktober 2019, 15:12
LATEST UPDATE
-
Marc Klok Absen di Laga Penentuan Juara Persib Bandung
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 09:13
-
Aston Villa Juara, Pangeran William Menggila!
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 09:00
-
Bangganya Unai Emery Sampai Tak Berhenti Tersenyum
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 08:21
-
Daftar WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Mei 2026, 06:06
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR