
Bola.net - Inter Milan menutup musim dengan sempurna setelah memastikan gelar Serie A dan Coppa Italia jatuh ke tangan mereka. Skuad asuhan Cristian Chivu tampil konsisten sepanjang musim, meski laga terakhir kontra Bologna di Stadio Dall’Ara berakhir dramatis dengan skor 3-3.
Pertandingan itu berjalan ketat hingga menit akhir. Di balik hasil imbang tersebut, Inter justru mendapat kabar kurang menyenangkan setelah Stefan de Vrij mengalami masalah pada paha bagian atas dan terlihat tertatih meninggalkan lapangan.
Situasi itu langsung menjadi perhatian Chivu. Sang pelatih juga mulai berbicara soal rencana transfer klub sekaligus target Inter untuk tetap kompetitif musim depan.
Rencana Transfer Nerazzurri

Manajemen Inter mulai menyusun langkah untuk memperkuat skuad demi menjaga konsistensi performa musim depan. Chivu merasa timnya sudah punya fondasi kuat, tetapi tetap membutuhkan tambahan pemain agar level persaingan tetap terjaga.
Beberapa nama seperti Josep Martinez dan Andy Diouf diproyeksikan masuk lebih dalam ke skuad utama. Kehadiran mereka dinilai bisa menambah kualitas sekaligus energi baru di ruang ganti.
"Ini adalah tim dengan banyak jaminan, jadi alih-alih kehilangan hal itu, apa yang ingin kami lakukan adalah menambahkan sedikit lagi di atasnya," kata Chivu.
"Josep Martinez dan Diouf bisa menjadi bagian dari skuad ini, untuk mengembangkan kualitas dan ambisi. Musim lalu kami mengikuti Piala Dunia Antarklub untuk memenuhi kewajiban kami, tetapi sembilan bulan kemudian kami memiliki dua trofi dan membutuhkan liburan yang menyenangkan," lanjutnya.
Meski puas dengan pencapaian tim, Chivu menegaskan bahwa evaluasi tetap berjalan. Inter ingin memastikan momentum juara ini tidak berhenti hanya dalam satu musim.
Istirahat Musim Panas

Setelah musim panjang yang melelahkan, Chivu memilih mengambil jeda sejenak dari rutinitas sepak bola. Fokus utamanya musim panas ini bukan taktik atau transfer, melainkan keluarga.
Ia mengaku hampir tidak punya waktu luang sejak menangani Parma hingga Inter dalam satu tahun tiga bulan terakhir. Karena itu, liburan kali ini ingin benar-benar dimanfaatkan untuk beristirahat. Bahkan untuk bemain ponsel sekalipun.
"Untuk keluarga saya, karena mereka layak mendapatkan satu bulan dari waktu saya," aku Chivu saat ditanya mengenai tim yang akan didukungnya selama Piala Dunia.
"Ini merupakan waktu yang sangat sibuk antara Parma dan Inter selama satu tahun tiga bulan terakhir, tanpa memiliki waktu bersama keluarga, sehingga mereka menjadi prioritas musim panas ini. Saya akan memaksa diri saya untuk berhenti bekerja, setelah menghabiskan begitu banyak energi demi mencapai target kami. Saya juga akan mencoba, jika memungkinkan, untuk tidak selalu menggunakan telepon," tambahnya.
Drama Enam Gol dan Kecemasan Cedera Stefan de Vrij
Laga terakhir melawan Bologna menyuguhkan drama penuh gol. Inter sempat unggul lewat tendangan bebas Federico Dimarco, tetapi Bologna kemudian membalikkan keadaan hingga skor berubah menjadi 3-1, termasuk lewat gol bunuh diri Piotr Zielinski.
Inter akhirnya terhindar dari kekalahan berkat gol Francesco Pio Esposito dan Andy Diouf di menit-menit akhir. Namun, hasil itu tetap dibayangi cedera Stefan de Vrij yang memicu kekhawatiran menjelang agenda internasional musim panas nanti.
"Kami harus selalu menghormati jersei ini, dan para pemain hari ini kembali memberikan kemampuan terbaik mereka, menempatkan diri untuk kepentingan tim. Para pemain pengganti juga menunjukkan kualitas mereka, jadi saya senang untuk Cocchi, Topalovic, dan Diouf, bersama dengan Pio yang mencetak gol ke-10 musim ini. Mereka semua adalah pemain bagus yang layak bermain untuk Inter, kami memberi mereka kesempatan untuk merasakan sepak bola Serie A dan membantu mereka berkembang. Ini bukan liga yang mudah untuk dimainkan," cetus Chivu kepada DAZN Italia.
"Kami berharap ini bukan sesuatu yang terlalu serius dan dia bisa pulih tepat waktu untuk Piala Dunia, karena dia layak bermain di turnamen tersebut," pungkas Chivu.
Hasil imbang itu juga menambah catatan unik Inter musim ini. Nerazzurri kembali menutup musim juara Serie A dengan total 89 gol, angka yang sama seperti dua musim Scudetto mereka sebelumnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Torino dan Juventus Membentuk Bremer Jadi Bek Elite
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:31
-
Penghargaan Rising Star Serie A untuk Kenan Yildiz
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:23
-
Prediksi Hellas Verona vs AS Roma 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 16:58
-
Prediksi Cremonese vs Como 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 16:50
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR