
Bola.net - Edin Dzeko ternyata hampir saja berseragam Juventus pada tahun 2020 silam. Kesepakatan antara sang striker dengan Si Nyonya Tua sudah tercapai sepenuhnya kala itu.
Namun, takdir berkata lain bagi penyerang asal Bosnia tersebut. Rencana kepindahannya ke Turin mendadak runtuh di menit-akhir akibat drama internal di AS Roma.
Kegagalan transfer ini mengubah sejarah perjalanan karier sang pemain di Serie A. Ia justru menyeberang ke rival bebuyutan Juventus pada musim berikutnya.
Kini, di usia yang menginjak 40 tahun, Dzeko masih menunjukkan taji luar biasa. Ia baru saja membawa negaranya melaju ke final play-off Piala Dunia 2026 dan bakal melawan Italia.
Mantan agennya, Silvano Martina, akhirnya buka suara soal kegagalan transfer legendaris tersebut. Ia mengungkap betapa dekatnya Dzeko dengan pintu masuk Allianz Stadium.
Plot Twist karena Arkadiusz Milik
Negosiasi antara Dzeko dan direktur Juventus saat itu, Fabio Paratici, sebenarnya sudah rampung. Sang pemain bahkan diklaim telah membubuhkan tanda tangannya di atas kontrak.
Masalah muncul saat AS Roma selaku pemilik klub kesulitan mencari pengganti sepadan. Roma awalnya membidik Arek Milik untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Dzeko.
"Dzeko sudah menandatangani kontrak dengan Juventus," kenang Silvano Martina kepada surat kabar La Stampa.
Kabar buruk datang dari ruang medis yang mengacaukan segalanya. Rencana Roma berantakan seketika karena kondisi fisik buruan mereka.
"Semuanya sudah beres dengan Fabio Paratici, tapi kemudian Roma menelepon. Mereka tidak membiarkannya pergi karena Arek Milik gagal tes medis," jelas Martina.
Pelarian ke Inter dan Opsi Morata
Juventus tidak bisa menunggu lebih lama karena kebutuhan mendesak di lini depan. Fabio Paratici akhirnya memutuskan untuk memutar haluan ke target lain.
"Paratici tidak bisa menunggu lagi, jadi dia melakukan kesepakatan untuk Alvaro Morata sebagai gantinya," tambah sang agen.
Dzeko sendiri tetap bertahan di ibu kota sebelum akhirnya hengkang secara gratis. Ia memilih bergabung dengan Inter Milan pada akhir musim tersebut.
Bersama Inter, Dzeko justru sukses meraih trofi domestik yang prestisius. Ia tercatat memenangkan dua gelar Coppa Italia dan dua trofi Supercoppa Italiana.
Monster 40 Tahun yang Belum Habis
Meski sudah berkepala empat, produktivitas Dzeko di lapangan hijau belum luntur. Rahasianya terletak pada profesionalisme luar biasa yang ia tunjukkan setiap hari.
Ia tetap konsisten berlari lebih dari 10 km dalam setiap pertandingan yang dijalani. Ketajaman di depan gawang menjadi senjata mematikan yang tetap ditakuti lawan.
"Dia masih bermain di usia ini karena dia adalah profesional yang luar biasa," tegas Martina.
Martina menilai Dzeko mungkin kehilangan sedikit kecepatan larinya sekarang. Namun, insting golnya tetap berada di level tertinggi jika mendapat servis yang tepat.
"Jika dia mendapat umpan yang benar, dia akan menjebol gawang. Dia akan sangat bersemangat untuk pertandingan ini," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Douglas Costa Sarankan Robert Lewandowski Pindah ke Juventus
Liga Italia 30 Maret 2026, 14:22
-
Juventus Siapkan Revolusi Skuad, 6 Posisi Jadi Prioritas Transfer Musim Panas
Liga Italia 30 Maret 2026, 06:04
-
Negosiasi Kontrak Dusan Vlahovic di Juventus Alami Hambatan Serius
Liga Italia 30 Maret 2026, 03:08
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR