Bola.net - Adrien Rabiot memilih Juventus sebagai klub labuhan selanjutnya setelah lepas dari klub kaya raya Prancis, PSG. Dan ternyata, ada sosok Gianluigi Buffon dalam pengambilan keputusan pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut.
Rabiot dan Buffon bermain bersama di PSG pada musim 2018-2019 lalu. Sayangnya, mereka jarang terlihat di satu lapangan yang sama lantaran status Rabiot yang dibekukan oleh klub lantaran menolak tawaran kontrak baru.
Per tanggal 30 Juni kemarin, pemain berumur 24 tahun tersebut resmi lepas dari genggaman PSG. Setelah dihadapkan dengan dua pilihan berat, yakni Manchester United dan Juventus, Rabiot pun memilih berlabuh di Turin pada musim panas ini.
Bisa dibilang, terjebak dalam dua pilihan antara Manchester United dan Juventus itu berat bagi satu pemain. Tapi Rabiot jadi merasa mantap memilih Bianconeri karena pengaruh dari Gianluigi Buffon, yang kemudian menyusulnya ke Turin pada bulan Juli ini.
"Saya berbicara dengan banyak orang sebelum menerima Juventus, termasuk Gianluigi Buffon," buka Rabiot saat diwawancarai oleh JTV, dikutip dari Calciomercato.com.
"Dia paham klub dengan sangat baik dan kami berbicara soal kehidupan di sini. Sangat penting untuk meminta bantuan serta saran untuk membuat keputusan yang tepat dalam karir," lanjutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alasan Rabiot Pilih Juventus
Rabiot pun tidak menyesal memilih Juventus sebagai klub labuhan berikutnya. Baginya, bergabung dengan sang juara bertahan Serie A tersebut bisa membawa karir sepak bolanya ke jenjang yang lebih tinggi lagi dari sebelumnya.
"Saya sangat senang bisa berada di sini. Juventus adalah klub yang hebat dengan martabat serta sejarahnya," tambah pemain binaan tim muda Les Parisiens itu.
"Salah satu alasan saya datang ke Juventus adalah keinginan untuk mengembangkan diri sendiri dan membawa karir saya ke jenjang yang lebih tiggi lagi. Ini adalah tempat yang tepat untuk melakukan itu dan bermain bersama pemain hebat," tandasnya.
Rabiot punya peluang untuk melakoni laga debutnya bersama Juventus pada hari Minggu (21/7) nanti. Seperti yang diketahui, skuat besutan Maurizio Sarri tersebut akan tampil di ajang International Champions Cup dengan Tottenham sebagai lawannya.
Baca Juga:
- Jangan Kaget, Nama Juventus Takkan Ada di FIFA 20
- Gabung Juventus, Aaron Ramsey Harus Siap Jadi Pemain Cadangan
- Gabung Juventus, Maurizio Sarri Dicap Sebagai Pengkhianat
- Aaron Ramsey Tentang Peran di Lini Tengah: Saya Gelandang Box-to-Box
- Rayu Gonzalo Higuain, Roma Tawarkan Peran Layaknya Francesco Totti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tuntas Tes Medis, Matthijs De Ligt Sapa Fans Juventus
Liga Italia 17 Juli 2019, 22:26
-
Bersama Juventus, De Ligt Akan Jadi yang Terbaik di Dunia
Liga Italia 17 Juli 2019, 21:52
-
Real Madrid Tetapkan Harga Jual Isco
Liga Spanyol 17 Juli 2019, 21:00
-
Sejak Semula, Tidak Ada Barcelona di Hati Matthijs De Ligt
Liga Italia 17 Juli 2019, 19:40
-
Barcelona Susah, Neymar Merapat ke Juventus
Liga Italia 17 Juli 2019, 19:26
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR