
Bola.net - Ada tiga sosok pelatih yang diklaim penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, tak pernah membohongi dirinya. Salah satu sosok tersebut adalah pelatihnya pada saat ini, Antonio Conte.
Dalam karirnya, Romelu Lukaku sudah memperkuat banyak klub. Dan di setiap klub yang ia singgahi terdapat sosok pelatih-pelatih hebat.
Baru-baru ini, ia memutuskan untuk meninggalkan Manchester United. Porsi bermainnya yang mulai sedikit selama diasuh Ole Gunnar Solskjaer memaksanya harus hengkang ke klub lain pada musim panas kemarin.
Inter Milan menjadi tim yang paling menginginkan jasanya. Dan pada akhirnya, harapan mereka terkabul. Mereka sukses mengikat Lukaku dengan kontrak berdurasi lima tahun usai menebusnya dari Manchester United dengan mahar mencapai 80 juta euro.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pelatih yang tak Pernah Berbohong
Di Inter, ia berkesempatan untuk bermain di bawah asuhan Antonio Conte. Perjalanannya sejauh ini cukup baik, di mana ia telah mencetak sembilan gol dari 12 penampilannya dalam ajang Serie A musim ini.
Performanya yang apik tak lepas dari fakta bahwa hubungannya dengan Conte berjalan baik. Satu hal yang membuat bomber asal Belgia tersebut kerasan dengan Conte adalah kejujurannya, sama seperti waktu dilatih oleh dua pelatih lainnya.
"Ini berkaitan dengan kejujuran. Saat semuanya berjalan tidak seperti semestinya, saya ingin dia memberi tahu saya. Saya masih berumur 26 tahun dan masih bisa berkembang," ujar Lukaku seperti yang dikutip dari Football Italia.
"[Ronald] Koeman, [Jose] Mourinho, dan [Antonio] Conte semuanya jujur terhadap saya dan tak pernah membohongi saya. Hubungan saya dengan Ole Gunnar Solskjaer pun baik, namun saya ingin pergi dan telah mengatakan itu sejak bulan Februari," lanjutnya.
Soal Rasisme di Italia
Baru beberapa bulan di Italia, Lukaku langsung disambut dengan aksi rasis dari pendukung Cagliari. Namun dirinya tidak kaget, sebab sejak sebelum kedatangannya ia sudah diberi tahu soal bagaimana kasus rasisme terjadi di Italia.
"Cagliari adalah masa-masa yang sulit. Mereka telah memperingati saya sebelum pergi ke Italia. Serie A dan UEFA harus melakukan yang lebih baik. Anda bisa menaruh sebuah penanda yang bertuliskan 'tidak untuk rasisme', tapi itu tidak cukup," tambahnya.
"Saya tetap menyukai Italia, orang-orang di jalanan sangat baik terhadap saya, dan keluarga saya juga menyenangi kehidupan di sini," tandasnya.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Conte, Ternyata Inter yang Mendapatkan Ancaman dari Pihak Asing
Liga Italia 16 November 2019, 22:25
-
Antonio Conte Dikirimi Peluru dan Surat Ancaman, Ada Apa?
Liga Italia 16 November 2019, 18:17
-
Tiga Pelatih Ini Tak Pernah Membohongi Lukaku, Siapa Saja?
Liga Italia 16 November 2019, 03:49
-
Antonio Conte: Saya Memang Terlalu Sering Menuntut
Liga Italia 13 November 2019, 08:08
-
Inter Milan, Mesin Pencetak Gol di Serie A
Liga Italia 10 November 2019, 13:31
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR