Bola.net - Apakah Anda pernah merasakan sakit kepala parah? Sebaiknya Anda perlu memeriksakan ke dokter dan jangan dianggap sepele. Sakit kepala ekstra menjadi satu di antara gejala penyakit meningitis. Meningitis merupakan infeksi akibat radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meninges).
Meningitis jadi salah satu penyakit berbahaya dan menyebabkan kematian, hingga perlu ditangani sesegera mungkin. Penyakit ini banyak disebabkan virus, bakteri, parasit, atau jamur. Kendati beberapa kasus bisa sembuh dalam jangka waktu cepat, tetapi banyak pula pasien meningitis yang tidak bisa tertolong.
Meningitis tidak memandang umur. Penyakit ini bisa mengancam siapa pun, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Penyakit ini juga terkadang sulit dikenali, karena memiliki gejala awal seperti flu atau demam. Sehingga tak jarang orang yang mengiranya sekadar meriang, bukan meningitis.
Kendati gejalanya serupa dengan flu, meningitis tetap perlu diwaspadai. Penyakit ini juga bisa menimbulkan kejang dan kaku pada leher. Bahkan pada bayi di bawah usia dua tahun, meningitis kerap memunculkan benjolan di kepala atau leher.
Pengobatan meningitis tergantung pada penyebab dan gejalanya. Misalnya, dokter akan memberi resep obat antimikroba, atau menawarkan terapi lain apabila meningitis disebabkan kanker atau lupus. Lantas apa saja gejala dan penyebab meningitis? Berikut rangkumannya dari berbagai sumber.
15 Gejala Meningitis
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, meningitis secara umum dapat membuat pengidapnya mengalami sakit kepala parah yang tak kunjung membaik disertai dengan nyeri leher. Anda tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat, melainkan harus memeriksanya ke dokter.
Selain sakit kepala parah, meningitis juga bisa ditandai dengan kondisi sebagai berikut:
- Sering demam dan menggigil tanpa sebab
- Sakit kepala ekstra berhari-hari atau berminggu-minggu
- Mudah lemas, lelah, dan malas berolahraga
- Leher sering kaku dan nyeri
- Nyeri sendi dan otot
- Kaki dan tangan terasa dingin meski cuaca sedang panas
- Bernapas dengan cepat
- Sensitif terhadap kilau cahaya
- Mudah marah dan sulit konsentrasi
- Sering pingsan
- Keram perut
- Penglihatan kabur
- Sakit perut, mual, dan muntah
- Tidak bisa menekuk lutut
- Ruam kulit yang sulit hilang
Penyebab Meningitis
1. Infeksi Virus dan Bakteri
Meningitis pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Hampir 85 persen kasus radang selaput otak disebabkan entervirus yang diikuti oleh coxsackievirus A, coxsackievirus B, dan echoviruses. Selain itu, meningitis bisa disebabkan virus herpes simplex, HIV/AIDS, gondong, hingga virus West Nile.
Infeksi bakteri juga menjadi satu di antara penyebab meningitis. Bakteri mampu memasuki aliran darah di otak serta sumsum tulang belakang, sehingga menyebabkan radang selaput otak.
2. Infeksi Jamur dan Parasit
Menigitis atau radang selaput otak bisa disebabkan infeksi jamur yang dapat mengancam jiwa apabila tidak diobati dengan segera. Saat infeksi terjadi, meninges akan membengkak serta menekan otak dan sumsum tulang belakang.
Kondisi ini biasanya akan menyebabkan gejala sementara, seperti sakit kepala dan saraf, serta menghambat aliran darah ke otak sehingga bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang pada sistem saraf dan otak.
Faktor Risiko Meningitis
Faktor tertentu yang bisa meningkatkan risiko mengidap penyakit meningitis adalah:
- Tidak pernah atau jarang vaksin meningitis
- Sebagian besar kasus, meningitis akibat virus terjadi pada anak-anak
- Lemahnya sistem kekebalan tubuh
- Orang yang baru saja menjalani transplantasi sumsum tulang
- Memiliki riwayat penyakit diabetes
Disadur dari: Bola.com/Penulis: Novie Rachmayanti/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 31 Oktober 2019
Baca Juga:
- Wanita AS Berhenti Kerja demi Nonton 60 Pertandingan Bola di 13 Negara
- PSSI: Alfin Lestaluhu Meninggal karena Encephalitis
- Jenis-Jenis Penyakit Kulit dan Cara Mengatasinya Secara Alami
- Deretan Pemain Bola Dunia Miliki Anak dari Lebih Satu Wanita
- Inilah Harapan Besar Aries Susanti Rahayu Jelang Olimpiade Tokyo 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Kalteng Putra vs Persib Bandung: Skor 0-2
Bola Indonesia 1 November 2019, 20:38
-
Terungkap! Inilah yang Sebenarnya Terjadi pada Todd Rivaldo Ferre di Timnas U-22
Tim Nasional 1 November 2019, 14:54
-
Doa dan Duka Dari Pesepak Bola Indonesia untuk Alfin Lestaluhu
Tim Nasional 1 November 2019, 14:33
-
Tingginya Tarif Endorse Georgina Rodriguez, Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo
Bolatainment 1 November 2019, 13:25
-
Selain Punya 4 Manfaat Penting, Ini Efek Samping Daun Sirsak
Lain Lain 1 November 2019, 12:17
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR