Bola.net - Kasus warga Indonesia positif terpapar Covid-19 masih bertambah. Kasus penyebaran virus Corona penyebab Covid-19 tak bisa dianggap enteng. Penyebaran virus Corona telah menjadi persoalan tingkat dunia. Virus ini menyebar hampir di seluruh negara di dunia dan bisa menjangkiti masyarakat dengan jumlah yang besar.
Di Indonesia, Pemerintah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengeluarkan Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat Covid-19 di Indonesia.
Pedoman yang diterbitkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini bertujuan memberikan panduan panduan kepada tenaga kesehatan dan masyarakat umum dalam mencegah dan menangani kasus Covid-19. Pedoman ini telah disesuaikan oleh Kementerian Kesehatan yang diperuntukkan kepada tenaga medis dengan perkembangan penyakit Covid-19 yang terjadi.
Penyusunan Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat Covid-19 adalah satu di antara respons cepat Gugus Tugas Covid-19 terhadap munculnya pandemi global Covid-19 di Indonesia, yang telah menjadi perhatian dunia.
Berikut alur penanganan Covid-19 dari sisi tenaga medis dari Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat Covid-19. Masyarakat diharapkan mengetahui prosedur ini sehingga bisa turut membantu para tenaga medis yang sekarang berjuang di baris terdepan memerangi virus Corona, meski tidak secara langsung.
Langkah-Langkah Cek Status Kesehatan
Masyarakat yang ingin mengetahui tentang virus Corona atau penyakit Covid-19 bisa menghubungi call center yang telah disediakan, yakni BNPB di 117, Kemenkes ke 119 ext 9, kanal info digital lainnya.
Jika memiliki riwayat kontak dengan terduga pasien Covid-19 atau memiliki gejala, seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, dan sesak napas, Anda akan mendapatkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh Kemenkes.
Jika Anda termasuk golongan tidak terindikasi terpapar virus Corona, dapat melakukan berbagai pencegahan, seperti melakukan PHBS, dilarang berdekatan atau jaga jarak (social distancing), dan dilarang berkumpul dengan jumlah banyak dikarenakan akan membuat Anda memiliki risiko terpapar virus Corona.
Anda yang telah terindikasi terpapar virus Corona, akan ada jadwal untuk pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat. Fasilitas kesehatan dibagi sesuai dengan kategori gejala yang dialami.
Ada tiga istilah yang telah ditentukan oleh pemerintah Indonesia bagi terduga Covid-19, yakni OTG (Orang Tanpa Gejala), ODP (Orang Dalam Pemantauan), dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Pembagian status pasien ini berguna untuk memantau kondisi kesehatan dengan bantuan fasilitas kesehatan.
Protokol Rapid Test
Sebelum terduga dibagi sesuai kategori, ada protokol kesehatan dengan melakukan rapid test (tes cepat) untuk mengetahui kondisi terduga apakah positif atau negatif terinfeksi virus Corona. Berikut langkah-langkahnya:
- Jika terduga terindikasi negatif akan diarahkan untuk mengisolasi diri selama 10 hari.
- Jika selama menjalani isolasi diri mengalami gejala berat, segera ke FKTP lakukan rapid test ulang untuk memastikan statusnya.
- Jika hasilnya positif pada tahap tes cepat ulang, namun tanpa gejala, direkomendasikan menjalani masa isolasi di rumah.
Penanganan OTG, ODP, dan PDP dengan Hasil Rapid Test Positif
Sementara bagi OTG, ODP, dan PDP yang memiliki hasil tes cepat positif atau terkonfirmasi Covid-19, akan dibagi dalam tiga kategori, yakni ringan, sedang, berat. Berikut langkah-langkah pengotakannya:
- Jika ringan, tenaga medis akan merekomendasikan isolasi diri di rumah.
- Jika sedang, maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit darurat.
- Jika berat, pasien akan langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 26 Maret 2020
Video: Tips Hidup Sehat dan Terhindar dari Virus Corona
Baca Juga:
- Pahami 5 Jenis Tata Kelola Karantina Menurut Gugus Tugas Covid-19
- Video: Mengenal Status Pasien Terkait COVID-19 Seperti OTG, ODP, dan PDP
- Terapkan 9 Kebiasaan Ini untuk Cegah Penyebaran Virus Corona
- Jenis-jenis Golongan Darah dan Kemungkinannya Terinfeksi Virus Corona
- Mengapa Sabun, Sanitizer, dan Air Hangat Ampuh Tangkal Virus Corona?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cerita Klenik dari Persib vs Barito di Semifinal Ligina 1994/95
Bola Indonesia 27 Maret 2020, 15:12
-
Bali United Menggalang Dana di Tengah Pandemi Virus Corona
Bola Indonesia 27 Maret 2020, 11:52
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR