Derby Old Firm Berujung Chaos: Suporter Rangers dan Celtic Serbu Lapangan Usai Drama Adu Penalti

Derby Old Firm Berujung Chaos: Suporter Rangers dan Celtic Serbu Lapangan Usai Drama Adu Penalti
Pendukung Celtic FC menginvasi lapangan setelah kemenangan adu penalti atas Rangers FC pada perempat final Scottish Cup, Minggu (8/3/2026). (c) Steve Welsh/PA via AP

Bola.net - Derby Old Firm kembali menyajikan drama panas. Pertandingan antara Rangers dan Celtic pada perempat final Piala Skotlandia berakhir dengan kericuhan di Stadion Ibrox, Minggu (8/3) malam WIB.

Laga ini sebenarnya berlangsung sengit selama 120 menit. Namun, perhatian publik justru tertuju pada insiden setelah pertandingan selesai.

Celtic akhirnya memastikan tiket ke semifinal setelah menang melalui adu penalti. Hasil itu membuat para pendukung tim tamu merayakan kemenangan dengan cara yang berlebihan.

Situasi menjadi tidak terkendali ketika suporter dari kedua kubu masuk ke lapangan. Petugas keamanan dan polisi harus turun tangan untuk meredam kekacauan yang terjadi.

1 dari 2 halaman

Adu Penalti Kirim Celtic ke Semifinal

Fans Celtic FC masuk ke lapangan setelah timnya menang adu penalti atas Rangers FC pada perempat final Scottish Cup, Minggu (8/3/2026) (c) Steve Welsh/PA via AP

Fans Celtic FC masuk ke lapangan setelah timnya menang adu penalti atas Rangers FC pada perempat final Scottish Cup, Minggu (8/3/2026) (c) Steve Welsh/PA via AP

Pertandingan berjalan sangat ketat sejak menit awal. Rangers tampil dominan dalam penguasaan permainan, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih.

Celtic sendiri lebih banyak bertahan dan mengandalkan organisasi permainan yang disiplin. Kedua tim bahkan sempat mencetak gol yang kemudian dianulir oleh wasit.

Sundulan Daizen Maeda sempat membawa Celtic unggul, tetapi dianulir karena posisi offside sebelumnya. Di sisi lain, gol Emmanuel Fernandez pada babak tambahan juga dibatalkan karena handball.

Rangers terus menekan hingga akhir pertandingan. Namun, skor tetap bertahan 0-0 hingga laga berlanjut ke adu penalti.

Pada babak penentuan tersebut, Celtic tampil lebih tenang. Empat eksekutor mereka sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk memastikan kemenangan 4-2.

2 dari 2 halaman

Kericuhan Pecah Setelah Peluit Akhir

Polisi turun tangan setelah terjadi invasi lapangan usai laga perempat final Scottish Cup antara Rangers FC dan Celtic FC, Minggu (8/3/2026) (c) Steve Welsh/PA via AP

Polisi turun tangan setelah terjadi invasi lapangan usai laga perempat final Scottish Cup antara Rangers FC dan Celtic FC, Minggu (8/3/2026) (c) Steve Welsh/PA via AP

Drama justru terjadi setelah penalti terakhir dicetak oleh Tomas Cvancara. Tendangan tersebut memastikan Celtic lolos ke semifinal Piala Skotlandia.

Setelah bola masuk ke gawang yang dijaga Jack Butland, para suporter Celtic langsung masuk ke lapangan untuk merayakan kemenangan tim mereka.

Aksi itu kemudian diikuti oleh pendukung Rangers. Situasi berubah menjadi kacau ketika benda-benda mulai beterbangan di sekitar lapangan.

Polisi dan petugas keamanan berusaha mengendalikan keadaan di Ibrox. Hingga kini belum ada laporan resmi terkait korban atau jumlah penangkapan yang dilakukan.

Di sisi lain, pelatih Rangers Danny Rohl tetap memberikan apresiasi kepada timnya meski gagal lolos.

"Ketika Anda memiliki peluang 24 banding 1, ketika Anda menciptakan begitu banyak peluang bagus, maka saya harus mengatakan, saya bangga dengan tim saya, bagaimana kami bermain sepak bola," ucapnya.

Sumber: BBC Sport


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL