Bola.net - - Rekan setim Thomas Muller di Jerman, Sami Khedira, mengaku ikut prihatin dengan situasi yang dialami oleh pemain Bayern Munchen tersebut.
Kerap menjadi andalan di era Josep Guardiola, Muller kini perannya sedikit terpinggirkan sejak kedatangan manajer Carlo Ancelotti.
Di pertandingan melawan Werder Bremen pekan lalu, Bayern menang 2-0 namun Muller baru masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-72. Padahal kala itu James Rodriguez absen karena cedera.
Khedira kemudian memberikan dukungan pada Muller, yang menurutnya memiliki gaya bermain dan kemampuan unik.
Sami Khedira
"Thomas adalah salah satu pemain paling rileks ketika menghadapi semua isu seperti ini," tutur Khedira menurut Goal International.
"Saya kini inilah untuk kali pertama dia mengumumkan bahwa ia tidak bahagia - dan kredit untuknya, karena dia memang selalu ingin memberikan yang terbaik."
"Saya bukan agennya atau ayahnya, namun saya pikir anda takkan menjual seseorang seperti Thomas Muller, bos di Bayern dan Carlo Ancelotti tahu itu. Dengan cara bermainnya, dia adalah sosok yang unik di dunia sepakbola."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern Tidak Butuh Julian Draxler
Liga Eropa Lain 30 Agustus 2017, 19:02
-
Bukan ke Inggris, Renato Sanches Malah Tuju Liga Prancis
Liga Eropa Lain 30 Agustus 2017, 15:00
-
Henderson Puas Dengan Pembelian Naby Keita
Liga Inggris 30 Agustus 2017, 11:00
-
Khedira Ikut Prihatin dengan Situasi Muller di Bayern
Liga Eropa Lain 30 Agustus 2017, 09:00
-
Hitzfeld: Wajar Jika Muller Keluhkan Ancelotti
Liga Eropa Lain 30 Agustus 2017, 08:50
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR