
Bola.net - Keraguan terhadap Sergio Ramos untuk jadi pilihan utama di Paris Saint-Germain mulai menguat. Penyebab utamanya diyakini karena 'faktor u' alias faktor usia.
Ramos dikenal sebagai pemain belakang yang tegas dan menyeramkan untuk dihadapi para pemain depan lawan. Lionel Messi mungkin sering merasakan bagaimana harus dihantam pemain berpostur 184 cm itu saat laga-laga El Clasico. Mohamed Salah pun begitu saat ia menderita cedera lengan.
Namun, Ramos yang semakin dimakan usia mulai mengalami masalah. Pemain berusia 36 tahun itu kini dianggap tidak lagi segesit dulu.
Alhasil, dalam laporan AS, pemilik 180 caps bagi timnas Spanyol itu bakalan tidak nyaman bermain di sistem tiga bek PSG yang diusung oleh pelatih baru Christophe Galtier.
Sempat Cedera

Musim pertamanya di PSG memang tidak baik-baik saja. Ramos lebih banyak menghabiskan waktu berkutat dengan cedera.
Pada musim 2021/2022, Ramos hanya bisa bermain sebanyak 12 kali, khusus di Liga Prancis. Tercatat, Ramos absen karena cedera pada 25 pekan lainnya.
Ramos yang dulu jadi andalan Madrid sejak menit awal, sempat mengalami perubahan nasib di musim lalu. Tidak jarang, pelatih saat itu Maurichio Pochettino memasukkannya sebagai pemain pengganti.
Terbiasa Empat Bek

Selama di Madrid, Ramos bisa dihitung jari bermain di sistem tiga bek. Selebihnya ia lebih sering bermain dalam sistem empat bek.
Sementara itu, Galtier sejak datang ke PSG mengutarakan idenya untuk menggunakan sistem tiga bek lagi. Hal ini menuntut Ramos untuk harus bisa sesuai dengan sistem tersebut.
Dalam sistem tiga bek, dua bek sayap atau wing back dituntut untuk lebih ofensif. Sehingga dalam transisi negatif, dua bek tengah sisi terluar punya kewajiban untuk melakukan cover atau bertindak selayaknya bek sayap.
Kesulitan

Pelatih PSG Christophe Galtier menjelaskan bahwa Ramos tampak kesulitan dengan sistem tersebut kala PSG menang tipis 2-1 atas Kawasaki Frontale. Beberapa kali ia gagal mengamankan wilayahnya sendiri untuk beradu cepat untuk pemain lawan.
"Di sistem ini ia perlu melakukan penyesuaian. Terutama karena hakimi akan meninggalkan posisinya untuk menyerang," ungkap pelatih asal Prancis tersebut.
"Ramos memiliki masalah di sana. Ia dituntut untuk bisa bertahan proaktif di sayap dan di tengah hampir sepanjang waktu."
Sumber: AS
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harusnya Sergio Ramos yang Pimpin PSG!
Liga Eropa Lain 18 Juli 2022, 10:30
-
Pisah dengan PSG, Ini 5 Calon Klub Baru Sergio Ramos Musim Depan
Editorial 22 April 2022, 11:33
LATEST UPDATE
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















KOMENTAR