Asosiasi Polo Air Indonesia Segera Terbentuk, Target Tuntas Juni 2026!

Asosiasi Polo Air Indonesia Segera Terbentuk, Target Tuntas Juni 2026!
Pertandingan polo air dalam Kejuaraan Nasional Akuatik 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno Jakarta pada Selasa (28/4/2026). (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - PB Akuatik Indonesia mulai menunjukkan langkah serius untuk mendorong kemandirian cabang olahraga polo air di Indonesia. Rencana pembentukan Asosiasi Polo Air Indonesia kini sedang dipersiapkan secara matang dan ditargetkan rampung paling lambat Juni 2026. Upaya ini menjadi bagian dari perubahan besar dalam pengelolaan olahraga air di tanah air.

Kepastian arah tersebut menguat setelah digelarnya Focus Group Discussion di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertemuan yang berlangsung pada Jumat pagi itu menjadi titik awal yang lebih konkret bagi masa depan polo air nasional. Forum ini sekaligus menjalankan mandat organisasi yang sebelumnya telah disepakati bersama.

Rencana pembentukan asosiasi ini memiliki dasar yang jelas dan terstruktur. Keputusan tersebut merupakan hasil dari Musyawarah Nasional Akuatik Indonesia serta Rapat Kerja Nasional Akuatik 2026. Seluruh pemangku kepentingan menilai bahwa polo air membutuhkan wadah khusus agar pengembangannya bisa lebih terarah.

PB Akuatik Indonesia menargetkan manajemen yang lebih fokus melalui langkah ini. Dengan struktur yang mandiri, polo air diharapkan mampu mengelola pembinaan dan prestasi secara lebih efektif. Proses koordinasi internal juga diyakini akan menjadi lebih sederhana dan efisien.

1 dari 2 halaman

Mandat Munas dan Urgensi Kemandirian

Wakil Ketua Umum 2 PB Akuatik Indonesia, Sarman Simanjorang, menjelaskan latar belakang pembentukan asosiasi ini secara rinci. Ia menyebut bahwa forum diskusi yang digelar merupakan tindak lanjut dari rekomendasi resmi organisasi. Langkah tersebut diambil untuk menjawab tantangan perkembangan cabang olahraga air yang semakin beragam.

Selama ini, PB Akuatik Indonesia harus mengelola lima disiplin olahraga sekaligus dalam satu naungan. Kondisi tersebut membuat pembagian fokus menjadi tidak mudah bagi pengurus pusat. Karena itu, pemisahan manajemen polo air dinilai sebagai solusi yang cukup realistis.

"Hari ini kami melaksanakan focus group discussion untuk pembentukan Asosiasi Polo Air Indonesia. Ini merupakan rekomendasi Munas Akuatik kita yang terakhir, dan juga Rakernas Akuatik tahun 2026," katanya.

"Nah, urgensi pembentukan Asosiasi Polo Air Indonesia ini, pertama mengingat bahwa Akuatik ini kan membawahi lima cabang olahraga, ada renang, renang indah, loncat indah, polo air, dan juga open water swimming," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Target Prestasi Asia hingga Olimpiade

Sarman Simanjorang berharap pembentukan asosiasi baru ini bisa memberi dampak nyata bagi perkembangan atlet. Dengan fokus yang lebih jelas, peluang munculnya inovasi dalam sistem pembinaan akan semakin terbuka. Peningkatan kualitas kompetisi domestik juga diharapkan mengikuti perbaikan struktur organisasi.

Target jangka panjang yang dicanangkan pun cukup ambisius. Indonesia diharapkan mampu bersaing di level Asia hingga menembus ajang Olimpiade. Untuk mencapai itu, pembinaan atlet harus dilakukan secara konsisten dan terarah sejak tahap awal.

"Kami ingin polo air ini lebih fokus. Melalui asosiasi ini, diharapkan akan muncul inovasi-inovasi baru dalam pembinaan yang ujungnya adalah peningkatan prestasi menuju level Asia hingga Olimpiade," ujar Sarman.

Proses pembentukan asosiasi ini akan melibatkan banyak pihak terkait. Pengurus daerah, pelatih, wasit, hingga atlet akan diajak berdiskusi untuk merumuskan struktur yang tepat. Kolaborasi ini menjadi kunci agar organisasi baru tersebut benar-benar kuat dan siap menghadapi tantangan ke depan.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL