Bola.net - Ketua Umum Pengurus Daerah (Pengda) Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Jawa Barat (Jabar), Budi Mustofa Muhammad, mengaku siap memprakarsai berdirinya cabang olahraga asal Perancis tersebut. Dirinya berharap, Cabor petanque dapat menggeliat di semua lapisan masyarakat Indonesia.
"Meski belum mendapatkan Surat Keputusan (SK), namun saya sudah dihubungi dan diminta oleh pengurus pusat FOPI untuk mendirikan Pengda FOPI se-Indonesia. Langkah tersebut, juga menjadi bagian program kerja yang akan saya lakukan," ujarnya.
"Pada tahun ini, Pengda FOPI se-Indonesia diharapkan sudah terbentuk dan menyelesaikan kegiatan administrasi serta kelengkapannya. Saya akan bergerilya untuk mendirikan FOPI di setiap Pengda se-Indonesia," sambung Budi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi tersebut.
Budi Mustofa berharap, Cabor petanque bisa menggelar kualifikasi diajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Petanque merupakan sebuah permainan melempar bola yang terbuat dari timah, dan harus dilemparkan sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonnet. Sementara kaki si pelempar, harus tetap berada dalam lingkaran kecil.
Permainan tersebut, biasanya dimainkan di tanah keras, rerumputan, pasir atau permukaan tanah lainnya. Bentuk asli permainan tersebut, muncul tahun 1907 di La Ciota, Provence, di Selatan Perancis. Namanya berasal dari Les Ped Tanco dalam dialek Provencal di bahasa Occitan yang berarti kaki rapat.
Bentuk kasual petanque dimainkan sekitar 17 juta orang di Perancis, kebanyakan selama liburan musim panas. Terdapat 375.000 pemain dengan lisensi dari Federation Francaise De Petanque Et Jeu Provencal (FFP JP) dan 3000 di Inggris.
Pada ajang SEA Games XXVI/2011, Cabor petanque memperebutkan 6 medali emas di lapangan petanque, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan. Kala itu, posisi pertama diraih Thailand dengan tiga medali emas, Kamboja (dua emas) dan Vietnam (satu emas). Sedangkan Laos dan Malaysia, masing-masing memperoleh satu perak dan perunggu. Kemudian, Indonesia yang tampil di tiga nomor, perseorangan, ganda dan menembak, berada di bawah Filipina, Singapura dan Brunei Darussalam.
Di SEA Games XXVI/2011, Cabor Petanque masuk dalam kategori olahraga konsentrasi yang memiliki persyaratan tertentu, yakni di atas lapangan berdimensi empat meter kali 15 meter.
Cabor petanque pertama kali dipertandingkan dalam SEA Games 2001 di Kuala Lumpur. Kini, baru Pengda Sumatera Selatan yang memiliki kepengurusan secara resmi.
Namun, Budi juga menyadari jika menghadapi kesulitan akibat bola hanya dijual di Singapura. Bola yang dibuat dari bahan timah tersebut, sedikit lebih besar dari bola kasti dan beratnya sekitar 600-800 gram, harganya mencapai Rp5 juta per buah.
"Setelah ada Pengda, maka diharapkan mampu menggelar pertandingan secara berkesinambungan. Ke depannya, Cabor petanque diupayakan disosialisasikan ke tengah-tengah lembaga pendidikan. Mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga SMA serta masyarakat," tukasnya. (esa/bgn)
"Meski belum mendapatkan Surat Keputusan (SK), namun saya sudah dihubungi dan diminta oleh pengurus pusat FOPI untuk mendirikan Pengda FOPI se-Indonesia. Langkah tersebut, juga menjadi bagian program kerja yang akan saya lakukan," ujarnya.
"Pada tahun ini, Pengda FOPI se-Indonesia diharapkan sudah terbentuk dan menyelesaikan kegiatan administrasi serta kelengkapannya. Saya akan bergerilya untuk mendirikan FOPI di setiap Pengda se-Indonesia," sambung Budi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi tersebut.
Budi Mustofa berharap, Cabor petanque bisa menggelar kualifikasi diajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Petanque merupakan sebuah permainan melempar bola yang terbuat dari timah, dan harus dilemparkan sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonnet. Sementara kaki si pelempar, harus tetap berada dalam lingkaran kecil.
Permainan tersebut, biasanya dimainkan di tanah keras, rerumputan, pasir atau permukaan tanah lainnya. Bentuk asli permainan tersebut, muncul tahun 1907 di La Ciota, Provence, di Selatan Perancis. Namanya berasal dari Les Ped Tanco dalam dialek Provencal di bahasa Occitan yang berarti kaki rapat.
Bentuk kasual petanque dimainkan sekitar 17 juta orang di Perancis, kebanyakan selama liburan musim panas. Terdapat 375.000 pemain dengan lisensi dari Federation Francaise De Petanque Et Jeu Provencal (FFP JP) dan 3000 di Inggris.
Pada ajang SEA Games XXVI/2011, Cabor petanque memperebutkan 6 medali emas di lapangan petanque, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan. Kala itu, posisi pertama diraih Thailand dengan tiga medali emas, Kamboja (dua emas) dan Vietnam (satu emas). Sedangkan Laos dan Malaysia, masing-masing memperoleh satu perak dan perunggu. Kemudian, Indonesia yang tampil di tiga nomor, perseorangan, ganda dan menembak, berada di bawah Filipina, Singapura dan Brunei Darussalam.
Di SEA Games XXVI/2011, Cabor Petanque masuk dalam kategori olahraga konsentrasi yang memiliki persyaratan tertentu, yakni di atas lapangan berdimensi empat meter kali 15 meter.
Cabor petanque pertama kali dipertandingkan dalam SEA Games 2001 di Kuala Lumpur. Kini, baru Pengda Sumatera Selatan yang memiliki kepengurusan secara resmi.
Namun, Budi juga menyadari jika menghadapi kesulitan akibat bola hanya dijual di Singapura. Bola yang dibuat dari bahan timah tersebut, sedikit lebih besar dari bola kasti dan beratnya sekitar 600-800 gram, harganya mencapai Rp5 juta per buah.
"Setelah ada Pengda, maka diharapkan mampu menggelar pertandingan secara berkesinambungan. Ke depannya, Cabor petanque diupayakan disosialisasikan ke tengah-tengah lembaga pendidikan. Mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga SMA serta masyarakat," tukasnya. (esa/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jabar Siap Prakarsai Berdirinya Petanque se-Indonesia
Olahraga Lain-Lain 8 Januari 2013, 07:15
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR