
Bola.net - Atlet paralayang putri asal Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur, Lis Andriana, berhasil merebut juara dunia ketepatan mendarat di kejuaraan Paragliding Accuraci World Cup (PAWC) 2012, di Australia 6 Oktober.
Kejuaraan ini merupakan kelanjutan dari super final dari 7 babak yang telah dilaksanakan di Indonesia, Malaysia, Montenegro, Albania, China, Jerman dan Australia (babak 1 di Indonesia dan babak IV di China tidak ada nilai karena hambatan cuaca).
Di kelas putra, gelar juara dunia direbut Matjas Feraric dari Slovenia, sedangkan Indonesia yang diwakili atlet Jawa Tengah Letkol Kes Dr.Elisa Manueke berhasil menempati rangking IV dunia.
"Kemandirian para atlet paralayang dalam memperjuangkan dan mengharumkan nama Indonesia, sangat menyentuh hati nurani para pembina olahraga," terang Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Paralayang, Djoko Bisowarno
"Karena itu, olahraga dirgantara harus mendapatkan perhatian dari semua pihak. Selain terbukti melahirkan prestasi, juga dapat menggairahkan wisata dirgantara dan tumbuhnya industri olahraga dirgantara di Tanah Air," sambungnya.
Dilanjutkannya, keberhasilan Lis merebut piala dunia ketepatan mendarat 2012, melengkapi deretan atlet putri yang meraih juara pada tahun sebelumnya, yakni Ifa Kurniawati tahun 2010 dan Milawati Sirin 2011.
Prestasi paralayang Indonesia telah menyumbangkan 7 medali emas pada Asian Beach Games 2008, dan 10 medali emas pada SEA Games 2011, juara Asia paralayang tahun 2012 serta tiga tahun berturut-turut menyandang supremasi juara dunia ketepatan mendarat putri. (esa/dzi)
Kejuaraan ini merupakan kelanjutan dari super final dari 7 babak yang telah dilaksanakan di Indonesia, Malaysia, Montenegro, Albania, China, Jerman dan Australia (babak 1 di Indonesia dan babak IV di China tidak ada nilai karena hambatan cuaca).
Di kelas putra, gelar juara dunia direbut Matjas Feraric dari Slovenia, sedangkan Indonesia yang diwakili atlet Jawa Tengah Letkol Kes Dr.Elisa Manueke berhasil menempati rangking IV dunia.
"Kemandirian para atlet paralayang dalam memperjuangkan dan mengharumkan nama Indonesia, sangat menyentuh hati nurani para pembina olahraga," terang Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Paralayang, Djoko Bisowarno
"Karena itu, olahraga dirgantara harus mendapatkan perhatian dari semua pihak. Selain terbukti melahirkan prestasi, juga dapat menggairahkan wisata dirgantara dan tumbuhnya industri olahraga dirgantara di Tanah Air," sambungnya.
Dilanjutkannya, keberhasilan Lis merebut piala dunia ketepatan mendarat 2012, melengkapi deretan atlet putri yang meraih juara pada tahun sebelumnya, yakni Ifa Kurniawati tahun 2010 dan Milawati Sirin 2011.
Prestasi paralayang Indonesia telah menyumbangkan 7 medali emas pada Asian Beach Games 2008, dan 10 medali emas pada SEA Games 2011, juara Asia paralayang tahun 2012 serta tiga tahun berturut-turut menyandang supremasi juara dunia ketepatan mendarat putri. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR