
Bola.net - Rekap hasil negara-negara ASEAN di Olimpiade Paris 2024. Posisi Indonesia meroket di klasemen medali Olimpiade 2024 berkat raihan dua medali emas, masing-masing dari Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah.
Olimpiade Paris 2024 sejauh ini mulai mendekati akhir. Sebagian olahraga sudan tuntas dan mencapai final, seperti badminton Olimpiade 2024 dan olahraga lainnya.
Meski begitu, masih ada pula beberapa olahraga yang belum memainkan babak final alias perebutan medali emas, seperti sepak bola, bola basket, bola voli, bola tangan, atletik, dan banyak lainnya.
Nah sejauh ini, update klasemen medali tidak begitu mengejutkan. Amerika Serikat unggul di puncak dengan 27 medali emas, lalu China mengekor dengan 26 medali emas.
Negara ASEAN dengan ranking terbaik di klasemen medali sejauh ini adalah Filipina, yaitu di peringkat 24 dengan dua medali emas. Lalu, Kamis 8 Agustus 2024 malam WIB, Indonesia akhirnya meraih emas perdana lewat kerja keras Veddriq Leonardo di olahraga sports climbing.
Tidak lama setelahnya, Jumat 9 Agustus 2024 dini hari WIB, Indonesia meraih medali emas kedua lewat upaya Rizki Juniansyah di cabor weightlifting 73 kg pria. Dua medali emas membuat posisi Indonesia meroket.
Yuk cek rekap hasil negara ASEAN selengkapnya di Olimpiade Paris 2024.
Filipina di Olimpiade 2024

Medali: Emas
Nama Atlet: Carlos Yulo
Olahraga: Gymnastics
Medali: Emas
Nama Atlet: Carlos Yulo
Olahraga: Gymnastics, Vault
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Aira Villegas
Olahraga: Tinju, wanita 50 kg
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Nsthy Petecio
Olahraga: Tinju, wanita 57kg
Thailand di Olimpiade 2024
Medali: Emas
Nama Atlet: Wongpattanakit Panipak
Olahraga: Taekwondo, 49kg
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Silachai Theerapong
Olahraga: Weightlifting, pria 61 kg
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Kunlavut Vitidsarn
Olahraga: Tunggal putra badminton
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Surodchana Khambao
Olahraga: Weightlifting, wanita 49kg
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Janjaem Suwannapheng
Olahraga: Tinju, wanita 66kg
Indonesia di Olimpiade 2024

Medali: Emas
Nama Atlet: Veddriq Leonardo
Olahraga: Sports climbing
Medali: Emas
Nama Atlet: Rizki Juniansyah
Olahraga: Weightlifting
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Gregoria Mariska Tunjung
Olahraga: Tunggal putri Badminton
Malaysia di Olimpiade 2024
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Lee Zii Jia
Olahraga: Tunggal putra badminton
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Soh Wooi Yik/Aaron Chia
Olahraga: Ganda putra badminton
Indonesia Samai Rekor

Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah adalah pahlawan Indonesia di Olimpiade 2024 kali ini. Dua medali emas yang mereka persembahkan akan jadi catatan istimewa.
Faktanya, terakhir kali Indonesia bisa meraih dua medali emas dalam satu edisi Olimpiade terjadi pada tahun 1992 silam, di Barcelona.
Saat itu, dua legenda bulu tangkis Indonesia berhasil meraih medali emas, yaitu Susi Susanti di nomor tunggal putri, dan Alan Budikusuma di nomor tunggal putra.
Kini, 32 tahun berselang, ada Vedrriq dan Rizki yang mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Raihan dua medali emas di Olimpiade sudah jadi catatan luar biasa bagi Indonesia, masih yang terbanyak sampai saat ini.
Posisi Indonesia di Klasemen Medali Olimpiade 2024
Kamis 8 Agustus 2024 pagi hari WIB, sebelum dua atlet di atas bertanding, Indonesia ada di peringkat ke-72 klasemen sementara perolehan medali Olimpiade 2024, yaitu dengan catatan satu perunggu.
Lalu, di malam harinya, setelah Veddriq Leonardo meraih medali emas, posisi Indonesia naik cukup tinggi, yaitu di peringkat ke-46 dengan torehan 1 medali emas dan 1 medali perunggu.
Nah terkini, Jumat 9 Agustus 2024 pagi hari WIB, posisi Indonesia kembali naik berkat medali emas yang diraih Rizki Juniansyah. Saat ini Indonesia ada di peringkat ke-28, dengan catatan dua medali emas dan satu medali perunggu.
Posisi Indonesia di klasemen medali Olimpiade Paris 2024, update Jumat 9 Agustus 2024 jam 05.30 WIB (c) Olympics/Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024: China Unggul Tipis dari USA
Olahraga Lain-Lain 6 Agustus 2024, 06:55
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia dan Bahrain: Dibayangi Rekor Buruk
Tim Nasional 29 Juni 2024, 06:25
-
Rekor Pertemuan Indonesia dan Arab Saudi: Inferior dan Nihil Kemenangan
Tim Nasional 29 Juni 2024, 06:21
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR