Bola.net - Setelah dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo pun berjanji untuk memaksimalkan potensi cabang-cabang olahraga yang pernah membuat Indonesia berjaya.
Ia pun menyatakan telah kembali menjalin komunikasi dengan beberapa calon staf khusus yang akan memperkuat Kemenpora dan memperhatikan cabang-cabang olahraga di indonesia.
"Bulutangkis dan sepakbola akan diperbaiki, begitu juga cabang atletik dan olahraga air, bahkan juga otomotif yang selama ini perhatiannya belum terlalu besar," ungkapnya.
Roy Suryo juga menjelaskan bahwa dirinya akan lebih memanfaatkan dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang sudah ada, alih-alih membangun fasilitas baru.
Mengenai target SEA Games 2013, Roy Suryo menyatakan bahwa Satlak Prima memang mengalami kekurangan dana, namun telah memiliki target tertentu, bahkan melebihi raihan di Palembang dan Jakarta pada 2011 silam.
Meski begitu, Roy Suryo mengaku belum berani menargetkan juara umum di event dua tahunan tersebut. "Saya tidak berani menargetkan juara umum. Jika kita melihat statistik setiap kali kita menjadi tuan rumah, biasanya kita juara umum," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Roy Suryo juga menegaskan bahwa dalam kepemimpinannya nanti, pihaknya tak akan membeda-bedakan asal partai para pejabat Kemenpora, karena menurutnya, untuk mewujudkan prestasi olahraga pihaknya harus bekerja bersama. “Tidak boleh lagi ada Menteri A, Menteri B. Ini wartawan A, ini wartawan B. Kita harus bekerja bersama,” tutupnya menegaskan. (hen/mdk/kny)
Ia pun menyatakan telah kembali menjalin komunikasi dengan beberapa calon staf khusus yang akan memperkuat Kemenpora dan memperhatikan cabang-cabang olahraga di indonesia.
"Bulutangkis dan sepakbola akan diperbaiki, begitu juga cabang atletik dan olahraga air, bahkan juga otomotif yang selama ini perhatiannya belum terlalu besar," ungkapnya.
Roy Suryo juga menjelaskan bahwa dirinya akan lebih memanfaatkan dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang sudah ada, alih-alih membangun fasilitas baru.
Mengenai target SEA Games 2013, Roy Suryo menyatakan bahwa Satlak Prima memang mengalami kekurangan dana, namun telah memiliki target tertentu, bahkan melebihi raihan di Palembang dan Jakarta pada 2011 silam.
Meski begitu, Roy Suryo mengaku belum berani menargetkan juara umum di event dua tahunan tersebut. "Saya tidak berani menargetkan juara umum. Jika kita melihat statistik setiap kali kita menjadi tuan rumah, biasanya kita juara umum," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Roy Suryo juga menegaskan bahwa dalam kepemimpinannya nanti, pihaknya tak akan membeda-bedakan asal partai para pejabat Kemenpora, karena menurutnya, untuk mewujudkan prestasi olahraga pihaknya harus bekerja bersama. “Tidak boleh lagi ada Menteri A, Menteri B. Ini wartawan A, ini wartawan B. Kita harus bekerja bersama,” tutupnya menegaskan. (hen/mdk/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roy Suryo Segera Temui PSSI dan KPSI
Bola Indonesia 15 Januari 2013, 22:35
-
Roy Suryo Janji Tingkatkan Potensi Olahraga Indonesia
Olahraga Lain-Lain 15 Januari 2013, 21:30
-
Roy Suryo Janji Gerak Cepat Selesaikan Kisruh
Bola Indonesia 15 Januari 2013, 19:30
-
Adhyaksa Optimis Roy Suryo Mampu Emban Tugas Berat Menpora
Bola Indonesia 15 Januari 2013, 15:01
-
Roy Suryo Diharapkan Mampu Membuat Gebrakan Nyata
Bola Indonesia 15 Januari 2013, 14:43
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR