Bola.net - Masih ingat ketika Greysia Polii didiskualifikasi dari ajang Olimpiade 2012 silam. Dalam acara Jebret Media Awards yang berlangsung, Rabu (19/7/2023) ia menceritakan kegagalannya di Olimpiade 2012.
Greysia Polii/Meiliana Jauhari menjadi satu dari empat pasangan ganda putri yang didiskualifikasi dari Olimpiade London 2012. Mereka dicoret dari dinilai memanipulasi permainan dengan tujuan mendapatkan hasil tertentu. Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menyebut keempat ganda itu tidak sportif dan tidak bermain sepenuh hati di fase grup. BWF juga menuding keempatnya "main sabun" supaya mendapatkan undian tertentu di perempat final.
Selain Greysia/Meiliana, ganda putri lainnya yang didiskualifikasi adalah Wang Xiali/Yu Yang (unggulan pertama dari China), Ha Jung-eun/Kim Min-jung (Korea Selatan), dan Jung Kyung-eun/Kim Ha-na (Korea Selatan).
Skandal tersebut berawal pada laga antara ganda China, Wang/Yu, menghadapi pasangan Korsel, Jung/Kim. Wang/Yu dinilai sengaja kalah supaya tidak bertemu sesama ganda China, Tian Qing/Zhao Yunlei, di perempat final. Di sisi lain, Jung/Kim juga sama-sama terlihat ogah-ogahan. Tujuannya juga sama, supaya tidak berjumpan Tian/Zhao, yang saat itu jadi favorit merebut medali emas.
Ternyata, duel yang hampir mirip juga disuguhkan pasangan Greysia/Meiliana kontra Ha/Kim. Kedua pasangan dinilai tidak bermain sepenuh hati.
Tindakan keempat pasangan tersebut tentu tidak didiamkan begitu saja. BWF memutuskan mendiskualifikasi keempat pasangan tersebut karena dinilai bertingkah tidak sportif.
Disadur dari: Bola.com (Bagaskara Lazuardi, 19/7/2023)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cerita Greysia Polii Soal Insiden Diskualifikasi pada Olimpiade 2012
Open Play 20 Juli 2023, 15:20
-
Fans Sepak Bola Inggris Harus Belajar Dari Olimpiade
Liga Inggris 15 Agustus 2012, 15:30
-
Highlights Perebutan Perunggu Olimpiade: Korsel 2-0 Jepang
Open Play 11 Agustus 2012, 09:30 -
Olimpiade: Libas Jepang, Perunggu Untuk Korea Selatan
Bola Dunia Lainnya 11 Agustus 2012, 04:38
-
Bola Dunia Lainnya 10 Agustus 2012, 17:34

LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR