Bola.net - Superstar PSG Kylian Mbappe kembali ngambek setelah ia ditarik keluar di tengah laga oleh pelatihnya, Thomas Tuchel.
PSG baru saja menjamu Montpellier pada laga matchday 22 Ligue 1, Sabtu (01/02/2020) di Parc des Princes. Laga itu berlangsung mudah bagi Les Parisiens.
Pablo Sarabia sudah membuat PSG unggul pada menit kedelapan. Montepellier kemudian bermain dengan 10 pemain saja setelah Dimitry Bertaud dikartu merah pada menit ke-17.
Angel Di Maria membuat PSG unggul 2-0 dan Daniel Congre mencetak gol bunuh diri yang membuat Montpellier tertinggal 3-0 di babak pertama.
Kylian Mbappe Ngambek
Kylian Mbappe kemudian berhasil membuat PSG unggul 4-0 pada menit ke-57. Luka sang tamu makin menganga setelah Layvin Kurzawa ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Namun pada menit ke-68, Mbappe ditarik keluar demi memasukkan Mauro Icardi. Saat melangkah keluar lapangan inilah, Mbappe terlihat ngambek.
Thomas Tuchel pun terlihat berusaha memberikan pengertian pada Mbappe. Akan tetapi tetap saja setelah itu pemain berusia 21 tahun itu tetap tidak puas.
Berikut videonya:
PSG manager Tuchel substituted Mbappe earlier today and he was absolutely fuming with the decision.
— FutbolBible (@FutbolBible) February 1, 2020
This isn't good at all, just a reminder that Mbappe still hasn't signed a new contract with PSG. 👀 pic.twitter.com/djRngUpyCD
Bukan Pertama Kali Ngambek
Montpellier setelah itu kehilangan satu pemain lagi. Joris Chotard dikartu merah setelah mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-88.
Pada akhirnya PSG mengakhiri laga ini dengan kemenangan besar 5-0. Kemenangan ini membuat Les Parisiens mengukuhkan diri di puncak klasemen Ligue 1 dengan raihan 55 poin dari 22 laga.
Sementara itu, insiden Kylian Mbappe ngambek ini bukan yang pertama kali terjadi di PSG. Ia sebelumnya juga pernah emosi saat ditarik keluar pada bulan Desember kemarin dan mengabaikan Thomas Tuchel di pinggir lapangan.
Situasi ini jelas tidak bagus bagi PSG. Sebab Kylian Mbappe sejauh ini belum meneken perpanjangan kontrak. Jika ini terus berlanjut, maka Real Madrid dan Liverpool, dua klub yang kerap dikaitkan dengannya, bisa memiliki keuntungan besar untuk membujuknya keluar dari Parc de Princes.
(football bible)
Jangan Lewatkan:
- Video: Datang ke Camp Nou, Griezmann Pakai Jersey Kobe Bryant
- Salam Perpisahan emosional Suso untuk AC Milan
- Bruno Fernandes Teteskan Air Mata Saat Ucapkan Salam Perpisahan Pada Sporting Lisbon
- Video: Gol Akrobatik Wonderkid Liverpool ke Gawang Wolves U-23
- Video: Kurang dari Tiga Bulan Pasca Alami Cedera Horor, Andre Gomes Berlatih Lagi
- Video: Tribute AC Milan untuk Kobe Bryant
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terulang Lagi, Kylian Mbappe Ngambek di PSG
Open Play 2 Februari 2020, 17:01
-
Quique Setien Buka Pintu bagi Neymar Kembali ke Barcelona
Liga Inggris 2 Februari 2020, 14:00
-
Kylian Mbappe, Binatang Kecil yang Bakal Bertambah Ganas
Liga Eropa Lain 1 Februari 2020, 03:27
-
Bukan Chelsea, Edinson Cavani Bakal Gabung Klub Ini
Liga Inggris 31 Januari 2020, 21:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Nottm Forest vs Liverpool 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 07:29
-
Kualitas Pemain Lokal Timnas Indonesia Bikin Kagum Shayne Pattynama: Sangat Bagus!
Tim Nasional 21 Februari 2026, 05:50
-
Hasil Sassuolo vs Verona 3-0: Jay Idzes Tampil Penuh, Berardi Jadi Pembeda
Liga Italia 21 Februari 2026, 05:18
-
Prediksi Atalanta vs Napoli 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:58
-
Prediksi Barcelona vs Levante 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 03:37
-
Michael Carrick Beri Sinyal Siap Bertahan Lebih Lama di Manchester United
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:34
-
Prediksi Roma vs Cremonese 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR