
Bola.net - Indonesia kembali berbangga berkat torehan prestasi Aries Susanti Rahayu, atlet panjat tebing cantik asal Grobogan, Jawa Tengah yang sukses menyabet emas di ajang Piala Dunia Panjat Dinding atau IFSC World Cup 2019 di Xiamen, China, Sabtu (19/10/2019).
Selain menjadi juara, atlet berusia 24 tahun itu berhasil memecahkan rekor dunia yang sebelumnya dimiliki Yi Ling Song dengan catatan waktu 7,101 detik. Sementara Aries Susanti menorehkan rekor baru 6,995 detik.
Berikut cuplikan momen membanggakan Aries saat membubuhkan rekor dunia tersebut.
Baca Juga:
- 5 Fakta Unik Aries Susanti, Atlet Panjat Dinding yang Pecahkan Rekor Dunia
- Lucunya Momen Alex Marquez dan Fans Cilik di Moto2 Jepang
- Pesona 9 Wanita Cantik yang Pernah Mengisi Hati Valentino Rossi
- Sederet Kesalahan Ed Woodward di Manchester United
- Sebelum Alexander-Arnold Sukses, Ini 5 Wonderkid yang Gagal Bersinar di Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video: Momen Membanggakan Saat Aries Susanti Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing
Open Play 20 Oktober 2019, 16:55
-
5 Fakta Unik Aries Susanti, Atlet Panjat Dinding yang Pecahkan Rekor Dunia
Olahraga Lain-Lain 20 Oktober 2019, 15:50
-
Aries Susanti Pecahkan Rekor Dunia di IFSC World Cup
Lain Lain 19 Oktober 2019, 22:06
-
Federasi Panjat Tebing Jalin Kerja Sama dengan Supersport Sensation International
Lain Lain 20 September 2019, 20:06
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR