
Bola.net - Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, yakin rider barunya, Alex Marquez, serta rider anyar Esponsorama Racing, Luca Marini, tak perlu terbebani status bintang kakak-kakak mereka di MotoGP, yakni Marc Marquez dan Valentino Rossi. Lewat GPOne, Rabu (23/12/2020), Cecchinello mengaku yakin harusnya hal ini jadi motivasi.
Tahun ini, Alex naik ke MotoGP bersama Repsol Honda, menjadi tandem sang kakak. Namun, belum juga musim dimulai, ia terdepak dari tim pabrikan pada 2021 demi memberi jalan kepada Pol Espargaro. Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini dipindahkan ke LCR Honda, menggantikan posisi Cal Crutchlow.
Cecchinello pun dapat kesan baik dari Alex saat ia bekerja dengan kru rider LCR lainnya, Takaaki Nakagami, di uji coba pascamusim Valencia 2019. "Kami masih belum terlalu mengenalnya. Tapi Alex anak baik, sangat sopan, sangat fokus pada hal-hal yang harus ia lakukan. Ia sudah banyak berkorban," ungkap pria asal Italia ini.
Minta Alex Marquez Ulang Podium

Melihat Alex sukses dua kali naik podium tahun ini, asa Cecchinello pun melambung. "Yang saya harapkan dari Alex adalah podium. Tahun ini ia mampu melakukannya. Jika kami tak bisa melakukannya tahun depan, maka itu akan jadi hasil negatif. Tapi kami akan melakukan segalanya demi mewujudkan target ini," tuturnya.
Namun, tentu Cecchinello telah mengamati kiprah Alex secara keseluruhan musim ini. Masih berstatus debutan, El Pistolas tentu masih punya banyak ruang untuk berkembang dan belajar. Cecchinello pun berharap ia bisa menggali pengalaman lebih banyak, karena ia yakin Alex punya potensi yang cukup besar di MotoGP.
"Alex masih muda, ia masih harus berkembang dan menggali pengalaman. Saat ini, Alex hanya kurang konsisten tampil kompetitif. Ia memang kompetitif tahun ini, namun hanya pada paruh kedua musim. Tapi ada kalanya ia terjatuh. Jika mampu menemukan ritme yang tepat, ia bisa melakukan hal-hal hebat," ungkapnya.
Prestasi Kakak Harusnya Jadi Lecutan Motivasi

Akankah status bintang Marc sebagai delapan kali juara dunia menjadi beban tersendiri bagi Alex? Cecchinello pun mengaku ragu. Menurutnya, Alex, seperti Marini yang akan menjalani debut MotoGP tahun depan, harusnya justru memanfaatkan status bintang kakak-kakak mereka sebagai lecutan untuk tampil kompetitif di kelas para raja.
"Ini tergantung mentalitas, pendekatan, dan karakter. Bisa saja ini jadi masalah. Tapi dalam kasus Alex, atau Luca, saya rasa takkan jadi kendala. Bagi Alex dan Luca, seharusnya ini jadi motivasi tampil baik, mengerahkan segalanya, manfaatkan semua kesempatan. Saya rasa sikap ini justru bakal membuat mereka sukses," tutupnya.
Setelah kerap bertarung sengit di Moto2 pada 2019, Alex dan Marini yang uniknya tak punya rivalitas pahit seperti yang terjadi di antara kedua kakak mereka, akan kembali berjumpa di lintasan yang sama dalam uji coba pramusim MotoGP yang rencananya digelar pada Februari di Sepang, Malaysia.
Sumber: GPOne
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- 'Akur Seperti Tim Sepak Bola, Kunci Sukses Suzuki di MotoGP'
- Dipuji Valentino Rossi, Suzuki: Kami Seperti Yamaha 15-20 Tahun Lalu
- Akhirnya Saling Jumpa, Joan Mir Sedih Marc Marquez Alami Masa Kelam
- 2 Rider Saja Tidak Cukup, Suzuki Tentukan Tim Satelit pada Awal 2021
- 6 Kali Juarai WorldSBK, Jonathan Rea Rilis Film Dokumenter 'Step by Step'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Alex Marquez dan Luca Marini Tak Perlu Terbebani Status Bintang Para Kakak'
Otomotif 23 Desember 2020, 17:45
-
Alex Marquez: Para Rival di Moto2 Bikin Saya Termotivasi di MotoGP
Otomotif 22 Desember 2020, 16:18
-
Harapan Marquez Bersaudara di MotoGP 2021: Kompak Bebas Cedera
Otomotif 21 Desember 2020, 15:00
-
Marc Marquez: Saya dan Alex Tak Saling Bantu, Punya Target Berbeda
Otomotif 21 Desember 2020, 13:29
-
Alex Marquez: Tugas di MotoGP Jauh Lebih 'Gila' Ketimbang Moto2
Otomotif 17 Desember 2020, 16:03
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR