
Bola.net - Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso, merasa frustrasi karena belum juga bisa tampil kompetitif dengan YZR-M1 di MotoGP musim ini. Dalam tes tengah musim di Catalunya, Spanyol, Senin (6/6/2022), ia menjajal perangkat baru, namun kemajuannya juga tak dirasa signifikan.
Hasil finis terbaik Dovizioso musim ini adalah finis ke-11 di Portimao, Portugal. Sayangnya, tiga kali runner up MotoGP ini dua kali gagal finis dan empat kali finis tanpa poin. Segala upaya mengubah setup M1 sudah ia lakukan, namun tak ada lonjakan performa, dan perbedaannya dengan Fabio Quartararo juga tak kunjung menipis.
Selama berbulan-bulan ia merasa memahami masalah yang ia hadapi, namun yakin tak ada solusi nyata tanpa perubahan radikal dari pihak Yamaha. Sayangnya, perubahan strategi teknis takkan bisa dilakukan dalam waktu dekat, karena pabrikan Garpu Tala mengikuti arahan Quartararo, yang merupakan rider utama mereka.
Jajal Swingarm dan Fairing Baru

Dalam tes Catalunya, Dovizioso pun menjalani 56 lap dengan menjajal berbagai perangkat yang digunakan Quartararo dan Franco Morbidelli. Rider Italia ini merasakan kemajuan, namun hanya sedikit. Ia pun berharap bisa memakainya di MotoGP Jerman, yang bakal digelar di Sirkuit Sachsenring pada 17-19 Juni 2022.
"Kami tak menjajal hal-hal gila, tapi saya coba perangkat yang dipakai rider-rider tim pabrikan: swingarm dan fairing, dan saya merasa lebih baik. Kita lihat saja nanti apakah saya akan mendapatkannya di seri berikutnya. Saya juga menjajal beberapa posisi berbeda di atas motor, hasilnya juga lebih baik," ujarnya via Corsedimoto.
Dalam balapan di Catalunya, Dovizioso juga dihadapkan masalah tekanan ban depan yang kian parah. Inovasi kecil yang ia jajal dalam tes juga dirasa tak cukup jadi solusi. Pembalap berusia 36 tahun ini juga pesimistis Yamaha akan memberikan bantuan lebih jauh, karena Quartararo membuktikan dirinya bisa berkendara tanpa masalah.
Maklum Yamaha Turuti Permintaan Fabio Quartararo

"Yamaha mencoba mewujudkan apa yang diminta Fabio. Ini normal saja, dan juga tepat, karena ia sedang memimpin klasemen dan meraih gelar dunia tahun lalu. Tapi Fabio meminta hal-hal yang berbeda dari yang dibutuhkan kebanyakan rider. Pasalnya, ia bisa mengeluarkan potensi motor di area yang baik," ujar 'Dovi'.
"Rider Yamaha lainnya tak bisa melakukan apa yang dilakukan Fabio. Alhasil, kami minta hal berbeda. Tapi yang saya butuhkan juga sulit diimplementasikan. Sangat sulit memahami apa yang harus saya ubah. Ini butuh waktu dan uang. Jika saya berada di posisi Yamaha, saya juga akan mengambil keputusan yang sama," lanjutnya.
Performa Dovizioso yang jeblok ini juga membuatnya bersitegang dengan Team Principal RNF, Razlan Razali, yang menyebutnya merasa seperti 'insinyur' dan lupa statusnya sebagai pembalap. Ketika ditanya apakah ia akan tetap balapan usai liburan musim panas meski dirundung gosip pensiun, Dovizioso menjawab singkat, "Saya rasa begitu."
Sumber: Corsedimoto
Baca Juga:
- LCR Honda Heran Taka Nakagami Lolos Hukuman, Sebut FIM Stewards Plin-Plan
- Honda: Pemulihan Marc Marquez Pelan-Pelan Saja, Diperiksa Tiap 2-3 Pekan Sekali
- Miguel Oliveira Ngaku Incar Slot di Gresini, Tergiur Karena Ducati Kompetitif
- Yamaha VR46 Master Camp Ke-11: Wakil Indonesia Jadi yang Termuda, Anak Norick Abe Juga Ikut
- Kondisi Terkini Taka Nakagami: Pakai Penopang Leher, Wajah Memar dan Lebam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andrea Dovizioso Bantah Pensiun dari MotoGP Usai Musim Panas
Otomotif 8 Juni 2022, 13:38
-
Andrea Dovizioso Sebut Yamaha Minta Maaf Gara-Gara Tak Kompetitif
Otomotif 22 April 2022, 15:00
-
Andrea Dovizioso Soal Kans Digantikan Jake Dixon: Cuma Rumor, Bodo Amat!
Otomotif 22 April 2022, 13:40
-
Yamaha RNF Bantah Depak Andrea Dovizioso Lebih Awal demi Gaet Jake Dixon
Otomotif 21 April 2022, 14:25
-
Andrea Dovizioso Tak Iri Lihat Aprilia Kini Kompetitif di MotoGP
Otomotif 17 April 2022, 22:22
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:52
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 2 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 22 Februari 2026, 12:51
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR