
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, sangat kecewa harus finis ke-13 di MotoGP Jerez, Spanyol, pada Minggu (2/5/2021). Ia mencatat ritme yang sangat cepat dan konsisten pada paruh pertama balapan, namun lalu terjun bebas dari posisi pertama ke posisi 13 usai cedera arm pump pada lengan kanannya kambuh.
Quartararo sempat mengalami cedera ini pada 2019, dan telah menjalani operasi. Sejak itu, ia tak pernah lagi mengalaminya sampai Seri Portimao, Portugal, tahun lalu. Usai menang di Seri Doha pada awal April, Quartararo sempat terekam mengaku kepada Johann Zarco dan Jorge Martin bahwa lengan kanannya kesakitan akibat tendinitis.
Uniknya, cedera ini tak muncul saat ia merebut kemenangan di Portimao, dua pekan lalu. Ia juga mengaku biasanya sama sekali tak mengalami masalah fisik di Jerez, terbukti dari dua kemenangannya tahun lalu. Atas alasan ini, Quartararo mengaku bingung soal penyebab yang membuat arm pump-nya kambuh.
Tak Pernah Kambuh Tiap Balapan di Jerez
View this post on Instagram
"Saya mengalami masalah besar pada lengan. Saya sangat sedih, karena saya merasa sangat mudah melaju di depan. Kami punya ritme yang menakjubkan akhir pekan ini, dan kemudian saya tak punya kekuatan pada lengan. Saya sungguh kecewa. Namun, saya berjuang sampai akhir, meski hanya demi tiga poin," ujarnya via Crash.net.
"Tahun lalu di Portimao, situasinya sangat buruk untuk arm pump. Namun, tahun ini sempurna. Selain itu, semuanya oke-oke saja selama bertahun-tahun di Jerez. Pada 2020 semua sempurna, sama sekali tak ada masalah, bahkan tak ada rasa sakit sedikit pun. Tapi tahun ini benar-benar sebaliknya," lanjut El Diablo.
Quartararo yang start dari pole, turun ke posisi keempat pada lap pembuka, namun mengambil alih pimpinan balap dari Jack Miller pada Lap 4. Ia pun mencetak lap tercepat pada Lap 5, dan lalu melenggang dengan keunggulan lebih dari sedetik. Namun, cederanya kambuh pada Lap 14, dan akhirnya kembali tersalip Miller pada Lap 16.
Tetap Berjuang Meski Kesakitan
Sejak itu, rider Prancis ini terjun bebas dan tersalip rider lain. Meski kesakitan, Quartararo ngotot melanjutkan balapan, meski akhirnya hanya duduk di posisi 13. "Saya memimpin dengan margin sedetik, dan kemudian tak ada tenaga. Saya masih berjuang selama enam lap berikutnya sambil kesakitan, demi menjaga margin sedetik," ujarnya.
"Tapi akhirnya mustahil. Tak ada tenaga. Paruh kedua balapan sungguh berbahaya, namun saya tak mau berhenti karena saya tahu mungkin 1-2 poin akan sangat berharga. Jadi, saya mengerahkan segalanya," lanjut Quartararo, yang kini duduk di peringkat kedua pada klasemen dengan 64 poin, tertinggal dua poin dari Pecco Bagnaia.
"Saya harus mengerem dengan empat jari, padahal biasanya hanya dengan satu jari. Saya juga tak bisa membuka gas lebar-lebar di trek lurus. Namun, tak ada penjelasan soal arm pump ini. Saya latihan dengan cara yang sama, dan saya bahkan nyaman di atas motor. Entahlah," tutup Quartararo, yang terancam absen uji coba pascabalap pada Senin (3/5/2021).
Sumber: Crashnet
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Ketika Franco Morbidelli Lagi-Lagi Selamatkan 'Wajah' Yamaha Meski Pakai Motor Lama
- Ragu pada Diri Sendiri, Jack Miller dapat Dukungan dari Istri Cal Crutchlow
- Momen-Momen Haru Selebrasi Jack Miller di MotoGP Jerez: Seisi Paddock Ikut Senang
- Jack Miller Akui 'Nangis Seperti Bayi' Usai Menangi MotoGP Jerez
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Portimao, Portugal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tes Medis, Fabio Quartararo Resmi Absen dari Uji Coba MotoGP Jerez
Otomotif 3 Mei 2021, 17:10
-
Hasil Pemanasan MotoGP Jerez: Maverick Vinales Terdepan
Otomotif 2 Mei 2021, 15:31
LATEST UPDATE
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
-
Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:53
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Newcastle Menang, Inter Milan Tersingkir
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:42
-
Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:22
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR