Bola.net - Pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi mempertanyakan tingkat keamanan Sirkuit Sachsenring pasca MotoGP Jerman akhir pekan lalu. Selama pekan balap, terjadi banyak kecelakaan di tikungan ke-11.
Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa dan Andrea Iannone terpaksa absen dari balapan setelah mengalami kecelakaan di tempat yang sama pada sesi latihan bebas. Selain mereka, Andrea Dovizioso, Nicky Hayden, Cal Crutchlow dan Bryan Staring juga menjadi 'korban' tikungan tersebut.
"Setiap kecelakaan terjadi, kami menjadi semakin takut. Tikungan ke-11 sangat berbahaya. Tikungan itu sangat cepat dan menurun. Sebelum mencapainya, kami melewati 7-8 tikungan ke kiri, jadi sisi kanan ban lebih dingin," ujar Rossi.
The Doctor pun menegaskan bahwa jumlah kecelakaan yang terjadi tak bisa diabaikan begitu saja. Menurutnya, perlu diadakan peninjauan khusus di tikungan tersebut.
"Anda harus memasuki tikungan itu dengan kecepatan yang tepat. Hari Sabtu (13/7) pagi, saya mencoba lebih keras, namun ada bendera kuning untuk kecelakaan Iannone," tuturnya. "Saya tak menyangka Cal juga mengalaminya, karena motor kami sama. Saya pikir kemungkinan Yamaha kecelakaan di sana cukup kecil, namun hal ini terjadi pada Cal, jadi ini sangat menakutkan."
Rossi menambahkan tempat di mana Lorenzo mengalami kecelakaan, yakni tepat di akhir tikungan ke-10 juga merupakan area berbahaya. Setelah Lorenzo terjatuh, motornya tergeletak di tengah lintasan, dan tak terlihat oleh Rossi yang melaju ke arah tersebut.
"Saya sangat beruntung karena memutuskan untuk melambat, karena jika tidak, saya bisa melaju saat motornya berada di tengah lintasan, jadi ini sangat berbahaya. Saya sendiri tak tahu cara apa yang bisa mengatasi situasi ini," tutupnya. (as/kny)
Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa dan Andrea Iannone terpaksa absen dari balapan setelah mengalami kecelakaan di tempat yang sama pada sesi latihan bebas. Selain mereka, Andrea Dovizioso, Nicky Hayden, Cal Crutchlow dan Bryan Staring juga menjadi 'korban' tikungan tersebut.
"Setiap kecelakaan terjadi, kami menjadi semakin takut. Tikungan ke-11 sangat berbahaya. Tikungan itu sangat cepat dan menurun. Sebelum mencapainya, kami melewati 7-8 tikungan ke kiri, jadi sisi kanan ban lebih dingin," ujar Rossi.
The Doctor pun menegaskan bahwa jumlah kecelakaan yang terjadi tak bisa diabaikan begitu saja. Menurutnya, perlu diadakan peninjauan khusus di tikungan tersebut.
"Anda harus memasuki tikungan itu dengan kecepatan yang tepat. Hari Sabtu (13/7) pagi, saya mencoba lebih keras, namun ada bendera kuning untuk kecelakaan Iannone," tuturnya. "Saya tak menyangka Cal juga mengalaminya, karena motor kami sama. Saya pikir kemungkinan Yamaha kecelakaan di sana cukup kecil, namun hal ini terjadi pada Cal, jadi ini sangat menakutkan."
Rossi menambahkan tempat di mana Lorenzo mengalami kecelakaan, yakni tepat di akhir tikungan ke-10 juga merupakan area berbahaya. Setelah Lorenzo terjatuh, motornya tergeletak di tengah lintasan, dan tak terlihat oleh Rossi yang melaju ke arah tersebut.
"Saya sangat beruntung karena memutuskan untuk melambat, karena jika tidak, saya bisa melaju saat motornya berada di tengah lintasan, jadi ini sangat berbahaya. Saya sendiri tak tahu cara apa yang bisa mengatasi situasi ini," tutupnya. (as/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Banyak Kecelakaan, Rossi Akui Sachsenring Berbahaya
Otomotif 15 Juli 2013, 20:00
-
Galeri Foto Gelaran Balap MotoGP Jerman 2013
Open Play 15 Juli 2013, 19:50
-
Rossi: Jika Ingin Juara, Saya Harus Lebih Cepat
Otomotif 15 Juli 2013, 13:00
-
Start dari Pole, Marquez Menangi MotoGP Jerman
Otomotif 14 Juli 2013, 20:00
-
Rossi Sayangkan Absennya Lorenzo di MotoGP Jerman
Otomotif 14 Juli 2013, 14:00
LATEST UPDATE
-
Juventus Gagal Tikung Tottenham dalam Perburuan Andy Robertson
Liga Inggris 28 Mei 2026, 08:29
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR