Bola.net - Pebalap World Superbike (WSBK), Eugene Laverty mengaku nyaris menerima pinangan Pramac Ducati untuk MotoGP tahun depan. Setelah terdepak dari Aprilia, akhirnya Laverty menetap di WSBK bersama Suzuki.
Beberapa bulan terakhir, Laverty memang digosipkan akan turun di MotoGP tahun depan bersama Aspar Honda atau Pramac Ducati. Ia pun mengaku sempat nyaris mengendarai Ducati Desmosedici versi 'Open'.
"Awalnya saya tertarik membela Ducati jika itu adalah program pengembangan. Sayang, makin lama saya makin menyadari bahwa pilihan itu terlalu beresiko," ujarnya. Ducati sendiri belum meraih kemenangan sejak ditinggal Casey Stoner pada akhir 2010 lalu.
Laverty pernah membalap di kelas GP125 pada tahun 2004 dan turun di kelas GP250 pada tahun 2007 dan 2008. Pebalap asal Irlandia inipun mengaku ingin kembali ke Grand Prix dengan motor yang benar-benar layak.
"Saya selalu berkata, ketika saya kembali ke MotoGP suatu saat nanti, maka segalanya harus tepat, karena terakhir kali saya turun di sana, saya di-overlap oleh pebalap lain. Jadi mesin sangatlah penting," lanjutnya.
Desmosedici versi 'Open' akhirnya jatuh ke tangan pebalap Kolombia, Yonny Hernandez. Laverty sendiri diduga kuat akan kembali ke MotoGP pada tahun 2015 nanti, yakni ketika Suzuki juga akan kembali ke kejuaraan tersebut untuk pertama kali sejak tahun 2011. (mcn/kny)
Beberapa bulan terakhir, Laverty memang digosipkan akan turun di MotoGP tahun depan bersama Aspar Honda atau Pramac Ducati. Ia pun mengaku sempat nyaris mengendarai Ducati Desmosedici versi 'Open'.
"Awalnya saya tertarik membela Ducati jika itu adalah program pengembangan. Sayang, makin lama saya makin menyadari bahwa pilihan itu terlalu beresiko," ujarnya. Ducati sendiri belum meraih kemenangan sejak ditinggal Casey Stoner pada akhir 2010 lalu.
Laverty pernah membalap di kelas GP125 pada tahun 2004 dan turun di kelas GP250 pada tahun 2007 dan 2008. Pebalap asal Irlandia inipun mengaku ingin kembali ke Grand Prix dengan motor yang benar-benar layak.
"Saya selalu berkata, ketika saya kembali ke MotoGP suatu saat nanti, maka segalanya harus tepat, karena terakhir kali saya turun di sana, saya di-overlap oleh pebalap lain. Jadi mesin sangatlah penting," lanjutnya.
Desmosedici versi 'Open' akhirnya jatuh ke tangan pebalap Kolombia, Yonny Hernandez. Laverty sendiri diduga kuat akan kembali ke MotoGP pada tahun 2015 nanti, yakni ketika Suzuki juga akan kembali ke kejuaraan tersebut untuk pertama kali sejak tahun 2011. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Bela Ducati di MotoGP Terlalu Beresiko'
Otomotif 21 November 2013, 19:00
-
Laverty Akui Peluangnya ke Aspar Honda 'Direbut' Aoyama
Otomotif 20 November 2013, 20:00
-
Eugene Laverty Bantah Bakal Bela Suzuki MotoGP
Otomotif 15 November 2013, 20:00
-
Tertarik Aprilia, Aspar MotoGP Masih Nego Honda
Otomotif 6 Oktober 2013, 12:00
-
Terdepak dari Aprilia WSBK, Laverty Ingin ke MotoGP
Otomotif 2 Oktober 2013, 19:30
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR