Bola.net - Ben Spies mengaku gembira bisa bergabung dalam gelaran Wrooom Press Ski Meeting yang diadakan Ducati di Italia pada 14-18 Januari. Dalam acara tersebut, ia bersama Andrea Iannone meluncurkan motor Desmosedici GP13 milik timnya, Pramac Ducati.
Pebalap Amerika Serikat (AS) tersebut mengaku telah dapat merasakan atmosfer balap dan kekeluargaan yang kental dalam pabrikan asal Italia itu meski belum mengenal baik semua orang.
"Organisasinya sangat bagus. Saya segera dapat merasakan atmosfernya. Saya mulai merasa berada di 'rumah' meski belum mengenal semuanya," ujarnya. "Sejatinya saya kurang bersemangat terbang dari AS hanya untuk berada di Italia selama dua hari. Tapi kini saya tak menyesal."
Spies juga menjelaskan bahwa atmosfer dan gairah balap di Ducati sangat berbeda dengan tim sebelumnya, Yamaha Factory Racing. Menurutnya atmosfer di Ducati cukup mirip dengan timnya saat berlaga di World Superbike, Yamaha WSBK.
"Ducati terasa seperti keluarga besar, kini saya merasakannya. Selama ini saja juga berpikir mengapa penggemar Ducati begitu bergairah, dan kini saya telah melihatnya," katanya. "Orang-orang Jepang berbeda. Tidak berarti negatif, hanya saja berbeda. Atmosfer ini terasa seperti saat saya masih membalap di WSBK. Pabrikan asal Jepang, namun timnya berasal dari Italia," pungkas juara WSBK 2009 itu.
Sejak mengalami cedera bahu akibat kecelakaan di MotoGP Malaysia lalu, Spies belum pernah menjajal motor Desmosedici. Namun diperkirakan ia akan kembali turun lintasan pada uji coba pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia 5-8 Februari mendatang. (sp/kny)
Pebalap Amerika Serikat (AS) tersebut mengaku telah dapat merasakan atmosfer balap dan kekeluargaan yang kental dalam pabrikan asal Italia itu meski belum mengenal baik semua orang.
"Organisasinya sangat bagus. Saya segera dapat merasakan atmosfernya. Saya mulai merasa berada di 'rumah' meski belum mengenal semuanya," ujarnya. "Sejatinya saya kurang bersemangat terbang dari AS hanya untuk berada di Italia selama dua hari. Tapi kini saya tak menyesal."
Spies juga menjelaskan bahwa atmosfer dan gairah balap di Ducati sangat berbeda dengan tim sebelumnya, Yamaha Factory Racing. Menurutnya atmosfer di Ducati cukup mirip dengan timnya saat berlaga di World Superbike, Yamaha WSBK.
"Ducati terasa seperti keluarga besar, kini saya merasakannya. Selama ini saja juga berpikir mengapa penggemar Ducati begitu bergairah, dan kini saya telah melihatnya," katanya. "Orang-orang Jepang berbeda. Tidak berarti negatif, hanya saja berbeda. Atmosfer ini terasa seperti saat saya masih membalap di WSBK. Pabrikan asal Jepang, namun timnya berasal dari Italia," pungkas juara WSBK 2009 itu.
Sejak mengalami cedera bahu akibat kecelakaan di MotoGP Malaysia lalu, Spies belum pernah menjajal motor Desmosedici. Namun diperkirakan ia akan kembali turun lintasan pada uji coba pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia 5-8 Februari mendatang. (sp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Biaya Balap, Spies-Iannone Beda Sponsor
Otomotif 18 Januari 2013, 19:00
-
Belum Jajal Desmosedici, Spies Sudah Betah di Ducati
Otomotif 18 Januari 2013, 18:00
-
Spies Akui Ingin Bela Ducati Sejak Awal Karir
Otomotif 17 Januari 2013, 09:00
-
Spies dan Iannone Resmikan Motor Pramac Ducati
Otomotif 16 Januari 2013, 18:00
-
Ducati MotoGP Siap Rilis Desmosedici GP13
Otomotif 15 Januari 2013, 18:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bali United 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:38
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR