
Bola.net - Andrea Dovizioso mengaku senang Aleix Espargaro tampil kompetitif di MotoGP musim ini, apalagi dirinya pernah menyaksikan Aprilia Racing jatuh bangun selama bertahun-tahun mengembangkan RS-GP. Melihat Espargaro yang kini sudah berusia 33 tahun, Dovizioso pun melihat kemiripan di antara jalan karier mereka.
Dovizioso yang menjalani debut MotoGP pada 2008, kerap dianggap sebagai underdog. Meski kerap naik podium dan pernah menang bersama Repsol Honda, ia salah satu rider yang jarang diperbincangkan. Saat memilih membela Ducati pada 2013, ia juga dianggap akan merusak kariernya sendiri karena kala itu Desmosedici tak kompetitif.
Namun, kerja sama ini justru membuahkan sukses. Ducati bangkit dari keterpurukan, dan Dovizioso jadi runner up pada 2017, 2018, dan 2019. Pada 2019, ia juga berusia 33 tahun seperti Espargaro sekarang. Melihat kerja keras Espargaro mengembangkan RS-GP sejak 2017, Dovizioso pun bahagia melihatnya dan Aprilia kini jadi calon juara.
Seperti yang diketahui, menjelang Seri Inggris di Sirkuit Silverstone pada 5-7 Agustus 2022, Espargaro duduk di peringkat kedua pada klasemen. Ia hanya tertinggal 21 poin dari Fabio Quartararo. Pada 11 seri pertama musim ini, pembalap Spanyol itu juga tampil sangat konsisten di papan atas, meraih 5 podium dan 1 kemenangan.
Kisah yang Tak Jauh Berbeda

"Kisah Aleix dengan Aprilia dimulai dengan situasi yang tak baik, dengan defisit yang besar. Mereka pun bekerja sangat keras, sangat menderita, tetapi berhasil menjadi kompettif di MotoGP. Kisahnya tak terlalu berbeda dari sejarah saya di Ducati," ujar Dovizioso kepada Speedweek, Jumat (29/7/2022).
Dovizioso sendiri pernah jadi test rider Aprilia pada 2021, menjalani tes selama total 10 hari. Melihat perjuangan Aprilia, Dovizioso merasa mereka telah dapat imbalan. "Saya sangat bahagia untuk Aprilia. Aleix tampil impresif. Ia layak mendapatkannya. Ia benar-benar mampu mengendalikan motor itu, dengan gaya balap yang saya rasa sangat aneh," tuturnya.
"Jika Anda lihat caranya berkendara, ia melakukan segalanya dengan ban belakang. Tapi motornya menawarkan grip yang baik dan ia tahu cara menghentikan motornya. Ia tak melakukan kesalahan apa pun dan tak membiarkan ban belakangnya kehilangan traksi dalam fase pengereman," lanjut Dovizioso.
Gaya Balap Aleix Espargaro Efektif untuk Aprilia

Dovizioso sendiri sempat hampir menjadi tandem Espargaro di Aprilia Racing tahun ini. Namun, kesepakatan batal diraih karena Aprilia lebih memilih Maverick Vinales. Meski begitu, selama menjadi test rider, Dovizioso telah mendapatkan banyak pelajaran soal gaya balap Espargaro, yang menurutnya efektif untuk RS-GP.
"Aleix punya gaya balap yang selalu menggunakan ujung ban, baik saat masuk tikungan maupun keluar tikungan. Selain itu, jika membuntutinya, Anda akan tahu ia bukan rider yang mencoba keluar tikungan dengan margin yang rapat dan tak mengangkat motor demi menghemat ban atau berakselerasi," kisah 'Dovi'.
"Aleix mengerem dengan sangat kuat dan melebar dari tikungan. Metode ini sangat aneh, namun bekerja dengan baik, karena saya rasa itulah yang cocok dengan Aprilia," pungkas juara dunia GP125 2004 ini, yang memutuskan bakal meninggalkan MotoGP pada akhir musim nanti.
Klasemen Sementara MotoGP 2022

- Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172
- Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151
- Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
- Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106
- Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105
- Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93
- Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91
- Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
- Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75
- Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71
- Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70
- Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 62
- Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
- Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55
- Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52
- Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42
- Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40
- Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
- Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25
- Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18
- Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
- Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
- Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
- Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
Sumber: Speedweek
Baca juga:
- Fernando Alonso Gantikan Sebastian Vettel di Aston Martin, Ini Daftar Pembalap Formula 1 2023
- Bukan Mandalika, Portimao Gantikan Qatar Jadi Seri Pembuka MotoGP 2023
- Jadwal Lengkap MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, 5-7 Agustus 2022
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Silverstone, Inggris, di Trans7 dan MNC Sports, 5-7 Agustus 2022
- Klasemen Sementara Formula 1 2022 Usai Seri Hungaria di Budapest
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kini Loyo di Yamaha, Andrea Dovizioso: Untung Dulu Saya Kompetitif di Tech 3
Otomotif 13 Juli 2022, 12:21
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR