Bola.net - Lewis Hamilton dipaksa untuk meminta maaf kepada rekan setimnya di McLaren, Jenson Button. Melalui akun Twitternya (@lewishamilton), Hamilton menuduh Button tidak menghormati dirinya. 'Kehebohan' ini terjadi tepat setelah Formula 1 GP Jepang usai..
Melalui akun Twitter, Hamilton telah beberapa kali tersandung masalah musim ini. Di F1 GP Belgia lalu, ia membuat para petinggi McLaren kebakaran jenggot setelah mengunggah foto perbedaan data telemtri miliknya dengan Button.
Pada hari Minggu (7/10), juara dunia tahun 2008 itu berpendapat bahwa Button telah berhenti mem-follow akunnya di Twitter.
"Saya baru menyadari bahwa @jensonbutton meng-unfollow saya, sangat disayangkan," tulis Hamilton. "Setelah tiga tahun menjadi rekan setim, saya pikir kami menghormati satu sama lain, namun ia jelas tidak menghormati saya. Lucunya, kami masih merupakan rekan setim! Meski begitu, semua baik-baik saja. Saya tetap akan memberikan hasil terbaik untuk tim ini dan penggemar hingga garis finis di Brazil (seri terakhir)!"
Satu jam setelah menuliskan pernyataan tersebut, Hamilton kembali muncul dan menuliskan satu tweet lagi. "Saya salah. Saya baru tahu bahwa Jenson tak pernah mem-follow saya. Jangan salahkan dia! Saya butuh lebih sering online di Twitter."
Button sendiri tidak menuliskan tweet apapun hingga hari Senin pagi. Ia pun lebih memilih mengabaikan tweet Hamilton dan malah memberi selamat kepada Kamui Kobayashi yang mengalahkannya tepat di garis finis Sirkuit Suzuka. Pebalap Jepang tersebut finis di posisi ketiga dan meraih podium perdananya di F1.
"Selamat @Kamui_Kobayashi atas podium perdanamu di F1. Lebih spesial karena kau meraihnya di hadapan pendukungmu," tulis Button. (gpu/kny)
Melalui akun Twitter, Hamilton telah beberapa kali tersandung masalah musim ini. Di F1 GP Belgia lalu, ia membuat para petinggi McLaren kebakaran jenggot setelah mengunggah foto perbedaan data telemtri miliknya dengan Button.
Pada hari Minggu (7/10), juara dunia tahun 2008 itu berpendapat bahwa Button telah berhenti mem-follow akunnya di Twitter.
"Saya baru menyadari bahwa @jensonbutton meng-unfollow saya, sangat disayangkan," tulis Hamilton. "Setelah tiga tahun menjadi rekan setim, saya pikir kami menghormati satu sama lain, namun ia jelas tidak menghormati saya. Lucunya, kami masih merupakan rekan setim! Meski begitu, semua baik-baik saja. Saya tetap akan memberikan hasil terbaik untuk tim ini dan penggemar hingga garis finis di Brazil (seri terakhir)!"
Satu jam setelah menuliskan pernyataan tersebut, Hamilton kembali muncul dan menuliskan satu tweet lagi. "Saya salah. Saya baru tahu bahwa Jenson tak pernah mem-follow saya. Jangan salahkan dia! Saya butuh lebih sering online di Twitter."
Button sendiri tidak menuliskan tweet apapun hingga hari Senin pagi. Ia pun lebih memilih mengabaikan tweet Hamilton dan malah memberi selamat kepada Kamui Kobayashi yang mengalahkannya tepat di garis finis Sirkuit Suzuka. Pebalap Jepang tersebut finis di posisi ketiga dan meraih podium perdananya di F1.
"Selamat @Kamui_Kobayashi atas podium perdanamu di F1. Lebih spesial karena kau meraihnya di hadapan pendukungmu," tulis Button. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berulah di Twitter, Hamilton Dipaksa Minta Maaf Pada Button
Otomotif 8 Oktober 2012, 20:00
-
Akui Buat Salah, Perez Minta Maaf ke Tim Sauber
Otomotif 8 Oktober 2012, 15:00
-
Duet Mercedes Gagal Raih Poin di Formula 1 GP Jepang
Otomotif 8 Oktober 2012, 13:00
-
Webber: Grosjean Perlu Dihukum Lagi!
Otomotif 8 Oktober 2012, 11:00
-
Button-Hamilton: McLaren Tak Cukup Cepat di Jepang
Otomotif 8 Oktober 2012, 09:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR