
Bola.net - Keputusan Max Biaggi untuk pensiun dari dunia balap membuat Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo merefleksi karir juara dunia World Superbike (WSBK) 2010 dan 2012 tersebut.
Rossi yang kerap bertarung dengan Biaggi sejak usia belia, selalu menjalani pertarungan sengit dengan rivalnya yang juga berasal dari Italia itu. Bahkan hubungan mereka pun sudah terkenal tak baik di luar lintasan.
"Persaingan dengan Max sangat istimewa karena kami sama-sama hebat. Kami memiliki rivalitas tinggi dalam jangka waktu yang lama. Kami selalu bertarung ketat ketika di GP500 dan MotoGP," ujar Rossi.
Meski sukses empat kali menjuarai GP250, Biaggi belum pernah mencicipi gelar dunia GP500/MotoGP. Raihan terbaiknya di kelas tertinggi itu adalah posisi runner-up pada tahun 1998 di belakang Mick Doohan serta pada tahun 2001 dan 2002 di belakang Rossi.
"Selalu menarik bertarung melawan Max. Saya rasa pertarungan tersengit kami adalah pada tahun 2001, yakni musim terakhir era GP500. Semua orang menginginkan gelar bersejarah itu. Pertarungan kami sangat keras baik di dalam maupun di luar lintasan," lanjutnya.
Sementara itu, Lorenzo yang merupakan juara dunia 2012, tak pernah membalap melawan Biaggi sepanjang karirnya. Pebalap Spanyol itupun terkenal sebagai penggemar pebalap berjuluk The Roman Emperor tersebut.
"Saya rasa Max merupakan pebalap yang istimewa. Ia memiliki teknik yang murni, sangat halus dan bahkan mungkin pebalap paling halus yang pernah saya lihat," ujar Lorenzo.
Pebalap berjuluk Por Fuera inipun mengaku sempat melakukan pembicaraan dengan Biaggi tentang keputusannya untuk pensiun. Menurutnya, Biaggi telah mengambil keputusan di waktu yang tepat.
"Saya sempat mengobrol dengannya tentang hal ini, dan saya rasa ia telah mengambil keputusan tepat. Ia sempat ragu untuk bertahan, namun saya bilang padanya agar meninggalkan dunia balap dalam kondisi fisik yang sempurna," lanjutnya. "Max memiliki kehidupan yang menakjubkan, memiliki banyak uang dan memiliki segalanya. Jadi saya rasa pensiun di usia 41 tahun merupakan waktu yang tepat," pungkas Lorenzo. (spd/kny)
Rossi yang kerap bertarung dengan Biaggi sejak usia belia, selalu menjalani pertarungan sengit dengan rivalnya yang juga berasal dari Italia itu. Bahkan hubungan mereka pun sudah terkenal tak baik di luar lintasan.
"Persaingan dengan Max sangat istimewa karena kami sama-sama hebat. Kami memiliki rivalitas tinggi dalam jangka waktu yang lama. Kami selalu bertarung ketat ketika di GP500 dan MotoGP," ujar Rossi.
Meski sukses empat kali menjuarai GP250, Biaggi belum pernah mencicipi gelar dunia GP500/MotoGP. Raihan terbaiknya di kelas tertinggi itu adalah posisi runner-up pada tahun 1998 di belakang Mick Doohan serta pada tahun 2001 dan 2002 di belakang Rossi.
"Selalu menarik bertarung melawan Max. Saya rasa pertarungan tersengit kami adalah pada tahun 2001, yakni musim terakhir era GP500. Semua orang menginginkan gelar bersejarah itu. Pertarungan kami sangat keras baik di dalam maupun di luar lintasan," lanjutnya.
Sementara itu, Lorenzo yang merupakan juara dunia 2012, tak pernah membalap melawan Biaggi sepanjang karirnya. Pebalap Spanyol itupun terkenal sebagai penggemar pebalap berjuluk The Roman Emperor tersebut.
"Saya rasa Max merupakan pebalap yang istimewa. Ia memiliki teknik yang murni, sangat halus dan bahkan mungkin pebalap paling halus yang pernah saya lihat," ujar Lorenzo.
Pebalap berjuluk Por Fuera inipun mengaku sempat melakukan pembicaraan dengan Biaggi tentang keputusannya untuk pensiun. Menurutnya, Biaggi telah mengambil keputusan di waktu yang tepat.
"Saya sempat mengobrol dengannya tentang hal ini, dan saya rasa ia telah mengambil keputusan tepat. Ia sempat ragu untuk bertahan, namun saya bilang padanya agar meninggalkan dunia balap dalam kondisi fisik yang sempurna," lanjutnya. "Max memiliki kehidupan yang menakjubkan, memiliki banyak uang dan memiliki segalanya. Jadi saya rasa pensiun di usia 41 tahun merupakan waktu yang tepat," pungkas Lorenzo. (spd/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Biaggi Pensiun, Rossi dan Lorenzo Beri Penghormatan Khusus
Otomotif 10 November 2012, 09:00
-
Rossi Tak Sabar Lakoni Uji Coba Dengan Yamaha
Otomotif 9 November 2012, 18:00
-
Momen Terakhir Bersama Ducati, Rossi Tak Suka Valencia
Otomotif 7 November 2012, 17:00
-
Rea Bangga Pernah Kalahkan Rossi di MotoGP
Otomotif 5 November 2012, 13:00
-
Rossi Tegaskan Ingin Jadi Masalah Buat Lorenzo
Otomotif 3 November 2012, 09:00
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR