Bola.net - Pebalap Marc VDS Racing Moto2, Scott Redding mengaku strateginya di sisa musim ini adalah konsisten finis di depan pebalap Tuenti 40 HP, Pol Espargaro.
Dengan enam seri tersisa musim ini, Redding memimpin klasemen pebalap dengan 192 poin. Ia unggul 38 poin dari Espargaro dan 57 poin dari Esteve 'Tito' Rabat.
Redding pun berpeluang menggores sejarah baru dengan menjadi pebalap Inggris pertama yang mampu meraih gelar dunia Grand Prix sejak Barry Sheene di GP500 1977.
"Strategi adalah teori yang baik, namun sangat jarang berhasil. Target kami adalah tetap berada di depan Pol dan tetap mengawasi Tito, karena ia sangat kuat. Saya juga ingin memenangkan beberapa balapan lagi, namun yang terpenting adalah finis di depan Pol," ujar Redding.
Pebalap berusia 20 tahun ini mengaku tak terlalu menyukai Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia yang akan menggelar seri terakhir musim ini. Ia pun ingin meraih gelar sebelum seri tersebut digelar.
"Satu-satunya tempat yang tidak saya sukai adalah Valencia, namun itu karena saya merasa bosan atas betapa banyaknya lap yang kami lakukan dalam uji coba di sana. Jika saya mampu meraih gelar dunia sebelum Valencia, maka sempurna. Jika tidak, kami akan berusaha keras untuk merebut gelar," pungkasnya. (mcn/kny)
Dengan enam seri tersisa musim ini, Redding memimpin klasemen pebalap dengan 192 poin. Ia unggul 38 poin dari Espargaro dan 57 poin dari Esteve 'Tito' Rabat.
Redding pun berpeluang menggores sejarah baru dengan menjadi pebalap Inggris pertama yang mampu meraih gelar dunia Grand Prix sejak Barry Sheene di GP500 1977.
"Strategi adalah teori yang baik, namun sangat jarang berhasil. Target kami adalah tetap berada di depan Pol dan tetap mengawasi Tito, karena ia sangat kuat. Saya juga ingin memenangkan beberapa balapan lagi, namun yang terpenting adalah finis di depan Pol," ujar Redding.
Pebalap berusia 20 tahun ini mengaku tak terlalu menyukai Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia yang akan menggelar seri terakhir musim ini. Ia pun ingin meraih gelar sebelum seri tersebut digelar.
"Satu-satunya tempat yang tidak saya sukai adalah Valencia, namun itu karena saya merasa bosan atas betapa banyaknya lap yang kami lakukan dalam uji coba di sana. Jika saya mampu meraih gelar dunia sebelum Valencia, maka sempurna. Jika tidak, kami akan berusaha keras untuk merebut gelar," pungkasnya. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
14 Tahun di MotoGP, Elias Pindah ke WSBK?
Otomotif 10 September 2013, 18:00
-
Bidik Gelar Moto2, Redding Ingin Konsisten di Depan Espargaro
Otomotif 10 September 2013, 11:00
-
Doni Tata Pradita Latihan Bareng Marco Melandri di Italia
Otomotif 9 September 2013, 20:00
-
Kenang Simoncelli, Pebalap MotoGP Balapan Gokart
Otomotif 8 September 2013, 17:30
-
Bos Tech 3: Smith-Espargaro Bakal Diperlakukan Sama
Otomotif 7 September 2013, 09:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR