Bola.net - Mantan kepala mekanik Valentino Rossi, Jeremy Burgess berpendapat bahwa pebalap Moto3 yang musim depan membela Red Bull KTM Ajo, Jack Miller bisa menjadi suksesor Casey Stoner di masa depan.
Meski begitu, Burgess tak terlalu tertarik untuk kembali bekerja dengan pebalap belia berusia 18 tahun seperti Miller, mengingat usianya sendiri sudah tak lagi muda, yakni 60 tahun.
"Jika akan bekerja dengan pebalap muda, saya harus memastikan bahwa kami bisa bekerja sama dalam waktu lama, setidaknya 4-5 tahun," ujar Burgess. "Saya penggemar Jack. Ia punya potensi dan tak pernah menyerah. Tahun depan ia akan mendapat mesin yang lebih baik. Ia bisa menjadi masa depan Australia."
Sebagai orang Australia, Burgess pun yakin Miller bisa menjadi penerus Stoner yang merupakan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, seperti halnya Stoner yang dinobatkan sebagai penerus Mick Doohan, lima kali juara GP500.
"Ketika Jack naik ke MotoGP nanti, saya akan berusia 65 tahun. Jadi akan sangat terlambat bila kami bekerja sama. Ia bisa menjadi suksesor Casey, seperti halnya Casey sebagai suksesor Mick," lanjutnya. "Jack punya kecepatan yang baik, dan kemampuannya menikung juga menakjubkan. Hal itulah yang ia butuhkan di kelas balap yang lebih rendah," pungkas Burgess.
Bersama Caretta Technology-RTG, Miller mengakhiri musim 2013 di peringkat ketujuh pada klasemen pebalap Moto3 dengan 110 poin. (gpi/kny)
Meski begitu, Burgess tak terlalu tertarik untuk kembali bekerja dengan pebalap belia berusia 18 tahun seperti Miller, mengingat usianya sendiri sudah tak lagi muda, yakni 60 tahun.
"Jika akan bekerja dengan pebalap muda, saya harus memastikan bahwa kami bisa bekerja sama dalam waktu lama, setidaknya 4-5 tahun," ujar Burgess. "Saya penggemar Jack. Ia punya potensi dan tak pernah menyerah. Tahun depan ia akan mendapat mesin yang lebih baik. Ia bisa menjadi masa depan Australia."
Sebagai orang Australia, Burgess pun yakin Miller bisa menjadi penerus Stoner yang merupakan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, seperti halnya Stoner yang dinobatkan sebagai penerus Mick Doohan, lima kali juara GP500.
"Ketika Jack naik ke MotoGP nanti, saya akan berusia 65 tahun. Jadi akan sangat terlambat bila kami bekerja sama. Ia bisa menjadi suksesor Casey, seperti halnya Casey sebagai suksesor Mick," lanjutnya. "Jack punya kecepatan yang baik, dan kemampuannya menikung juga menakjubkan. Hal itulah yang ia butuhkan di kelas balap yang lebih rendah," pungkas Burgess.
Bersama Caretta Technology-RTG, Miller mengakhiri musim 2013 di peringkat ketujuh pada klasemen pebalap Moto3 dengan 110 poin. (gpi/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Burgess: Jack Miller Bisa Jadi Suksesor Casey Stoner
Otomotif 26 November 2013, 09:00
-
Honda Pamerkan RCV1000R untuk MotoGP 2014
Otomotif 8 November 2013, 18:00
-
Casey Stoner Kembali Jajal Honda di Sirkuit Sugo
Otomotif 30 Oktober 2013, 20:15
-
Stoner: Saya Tak Pernah Membalap Demi Uang!
Otomotif 26 Oktober 2013, 11:00
-
Stoner Sulit Prediksi Pemenang MotoGP Australia
Otomotif 19 Oktober 2013, 16:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR